Menu ✖

Mode Gelap
Keributan Terjadi di Eskalator Stasiun Bekasi, Diduga Dipicu Perselisihan Pasangan Sambut Wamen Baru, Menteri Trenggono Tekankan Akselerasi 6 Program Prioritas Dua Hari 10 Ha TPA Ajibarang Semarang Terbakar, Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Pemkab Fakfak Siapkan Langkah Strategis Amankan Pala Tomandin dari Ancaman Kekeringan Catatan M. Mujiburrohman: MBG dan Cara Kita Membaca Uang Negara BGN Keluarkan Aturan Baru Tentang Insentif SPPG, Berlaku Mulai 5 Oktober 2026

PERON

KAI: Penumpang KA Bandara Adi Soemarmo Naik Hampir 25 Persen, Mobilitas Solo-Madiun Kian Bergantung pada Kereta

badge-check


 KAI: Penumpang KA Bandara Adi Soemarmo Naik Hampir 25 Persen, Mobilitas Solo-Madiun Kian Bergantung pada Kereta Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kereta Api Bandara Adi Soemarmo (KA BIAS) kian diminati masyarakat sebagai moda transportasi antarkota di wilayah Solo hingga Madiun. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, layanan yang dioperasikan PT Kereta Api Indonesia (Persero) itu mencatat pertumbuhan jumlah pelanggan hampir 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data KAI, KA BIAS melayani 375.032 pelanggan selama lima bulan pertama 2026 atau meningkat 24,90 persen dibandingkan periode Januari–Mei 2025 yang mencapai 300.271 pelanggan. Dengan demikian, terjadi penambahan sebanyak 74.761 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, peningkatan tersebut menunjukkan KA BIAS tidak lagi sekadar menjadi penghubung menuju Bandara Adi Soemarmo, tetapi telah berkembang menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas antarkota jarak dekat.

“KA BIAS hari ini berperan lebih luas dalam melayani mobilitas aglomerasi. Dari akses bandara, layanan ini berkembang menjadi penghubung aktivitas masyarakat Solo, Sragen, Ngawi, Magetan, dan Madiun. Kenaikan pelanggan sebesar 24,90 persen menjadi sinyal bahwa kereta api semakin relevan untuk perjalanan harian, perjalanan keluarga, pendidikan, pekerjaan, hingga aktivitas ekonomi lokal,” ujar Anne.

Rata-rata, KA BIAS melayani sekitar 2.483 pelanggan setiap hari selama periode Januari hingga Mei 2026. Angka tersebut mencerminkan semakin kuatnya basis pengguna layanan ini, terutama di kawasan Jawa Tengah bagian timur dan Jawa Timur bagian barat.

KA BIAS melayani sejumlah stasiun penting, mulai dari Bandara Adi Soemarmo, Kadipiro, Solo Balapan, Solo Jebres, Palur, Sragen, Walikukun, Ngawi, Magetan, hingga Madiun. Konektivitas tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses pusat kota, kawasan permukiman, pusat pendidikan, sentra ekonomi, maupun bandara.

Menurut Anne, layanan kereta aglomerasi memiliki peran strategis karena mampu menyediakan perjalanan yang cepat, nyaman, dan memiliki kepastian waktu dibandingkan transportasi jalan raya yang dipengaruhi kondisi lalu lintas.

“Mobilitas masyarakat di kawasan Solo–Madiun membutuhkan layanan yang fleksibel, terjangkau, dan mudah diakses. KA BIAS menjawab kebutuhan itu melalui perjalanan yang terjadwal dan terhubung dengan berbagai stasiun penting di sepanjang lintasnya,” katanya.

KAI menilai kehadiran KA BIAS juga mendukung pemerataan akses transportasi publik di wilayah Solo Raya hingga Madiun. Masyarakat di Sragen, Ngawi, Magetan, dan Madiun kini memiliki pilihan perjalanan yang lebih mudah menuju Solo maupun Bandara Adi Soemarmo. Sebaliknya, warga Solo juga semakin mudah menjangkau kawasan Madiun Raya menggunakan kereta api.

Dengan tarif yang terjangkau sesuai relasi perjalanan, KA BIAS menjadi alternatif transportasi bagi pelajar, pekerja, pelaku usaha, hingga masyarakat yang melakukan perjalanan rutin. Tiket KA BIAS dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun kanal penjualan resmi yang bekerja sama dengan KAI.

“KAI akan terus menjaga kualitas layanan KA BIAS agar semakin mudah digunakan masyarakat. Pertumbuhan pelanggan ini menjadi dorongan bagi kami untuk memperkuat layanan aglomerasi yang aman, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan perjalanan masyarakat,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Keributan Terjadi di Eskalator Stasiun Bekasi, Diduga Dipicu Perselisihan Pasangan

2 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan

1 Oktober 2026 - 19:07 WIB

KAI Percepat Implementasi Rekomendasi KNKT, 190 Titik Perlintasan Jadi Prioritas

1 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Netizen Jepang Soroti Petugas KAI Services Bersihkan KRL Saat Kereta Beroperasi

1 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Mulai Hari Ini, Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu Gunakan Satu Nama KA Muria, KAI Ingatkan Pelanggan Jangan Keliru

1 Oktober 2026 - 13:23 WIB

KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

1 Oktober 2026 - 09:56 WIB

KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

1 Oktober 2026 - 04:55 WIB

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

30 September 2026 - 22:52 WIB

Ranting Pohon Tumbang Timpa Kabel LAA, Perjalanan KRL Bogor Terganggu

30 September 2026 - 17:00 WIB

Tarif TransJakarta 2027 Diusulkan jadi Rp5.000

30 September 2026 - 14:56 WIB

Trending di PERON