Menu

Mode Gelap
PTP Nonpetikemas Raih Pengakuan ISRA 2026 Kategori Sustainability Report Kemenhub Perkuat SDM Keselamatan Transportasi Jalan, Lantik 205 Lulusan PKTJ Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya Semester I-2026, MR D.I.Y. Cetak Laba Rp590,7 Miliar KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan Garuda Indonesia Kembali Terbangi Rute Bandung–Bali

PERON

Dukung Transisi Energi, KAI Terapkan Biodiesel B50 pada Seluruh Sarana Diesel

badge-check


 Dukung Transisi Energi, KAI Terapkan Biodiesel B50 pada Seluruh Sarana Diesel Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh lokomotif dan sarana kereta berbasis diesel telah siap menggunakan biodiesel B50. Kesiapan tersebut mendukung kebijakan pemerintah yang mulai memberlakukan mandatori biodiesel B50 pada 1 Juli 2026.

Penerapan B50 dilakukan seiring kebijakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menetapkan masa transisi selama tiga bulan. Masa tersebut dimaksudkan untuk memberikan ruang penyesuaian di lapangan, termasuk pengelolaan stok bahan bakar lama dan proses menuju penggunaan B50 secara penuh.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, perusahaan mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam meningkatkan pemanfaatan energi nabati berbasis sumber daya dalam negeri melalui kesiapan sarana, uji teknis, serta penguatan aspek keselamatan operasional.

“KAI mendukung mandatori biodiesel B50 yang diberlakukan pemerintah mulai hari ini, 1 Juli 2026. Dari sisi sarana, seluruh lokomotif dan sarana diesel KAI telah siap menerapkan B50 setelah melalui uji teknis serta penguatan aspek keselamatan operasional,” ujar Anne.

Menurut Anne, kesiapan tersebut diperkuat melalui uji terap yang dilakukan bersama Kementerian ESDM terhadap sarana perkeretaapian berbasis diesel. Pengujian dilakukan untuk memastikan karakteristik biodiesel B50 sesuai dengan kebutuhan operasional kereta api, baik pada lokomotif maupun kereta pembangkit.

Pada lokomotif, pengujian difokuskan pada respons mesin saat menggunakan B50, meliputi performa mesin, stabilitas pembakaran, konsumsi bahan bakar, hingga kondisi komponen utama agar tetap andal dalam melayani perjalanan pelanggan.

Sementara itu, pada kereta pembangkit dilakukan pemeriksaan terhadap performa generator, konsumsi bahan bakar, tingkat emisi, kondisi filter, serta ketahanan operasional. Kereta pembangkit memiliki peran penting dalam menjaga pasokan listrik selama perjalanan sehingga kenyamanan pelanggan tetap terjamin.

“Penggunaan B50 pada sarana perkeretaapian membutuhkan kesiapan teknis yang terukur. Karena itu, KAI melakukan pengujian, pemantauan, dan evaluasi agar penerapannya tetap selaras dengan standar keselamatan operasi kereta api,” kata Anne.

Dari sisi keberlanjutan, penggunaan biodiesel B50 juga memperkuat kontribusi KAI terhadap program transisi energi nasional. Peningkatan campuran biodiesel diharapkan mampu memperbesar pemanfaatan energi terbarukan dalam negeri, mengurangi ketergantungan pada solar fosil, sekaligus mendukung penurunan emisi di sektor transportasi.

Sebelumnya, KAI telah menerapkan penggunaan biodiesel secara bertahap, mulai dari B35 hingga B40. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam mengimplementasikan B50 dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keandalan operasional, dan kualitas layanan.

“KAI siap menjalankan penggunaan B50 sesuai arahan pemerintah. Seluruh sarana diesel telah kami siapkan sehingga transisi energi ini dapat berjalan dengan tetap menjaga keselamatan perjalanan, keandalan operasi, dan kualitas layanan kepada masyarakat,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya

7 Agustus 2026 - 16:04 WIB

KAI Services Resmikan Kantor dan Gudang Regional 8 Surabaya, Perkuat Operasional dan Layanan Pelanggan

7 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Penumpang Whoosh Bisa Hemat hingga Rp1,5 Juta dengan Kartu Langganan

7 Agustus 2026 - 13:59 WIB

KAI Hemat 203,93 Juta Liter Air Sepanjang 2025, Penggunaan Turun 22,16 Persen

6 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Penumpang KRL Jabodetabek Tembus 210,47 Juta pada Januari–Juli 2026, Meningkat 30,72 Persen

6 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Obligasi Rp5,2 Triliun Buka Babak Baru Biaya LRT Jakarta

6 Agustus 2026 - 16:16 WIB

KAI Angkut 1,57 Juta Ton BBM hingga Juli 2026, Naik 4,01 Persen Dukung Ketahanan Energi Nasional

6 Agustus 2026 - 15:35 WIB

KAI Angkut 13.920 Ton Pupuk hingga Juli 2026, Perkuat Rantai Pasok Pertanian Nasional

6 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Di Balik Sajian Kuliner Kereta, Pegawai Produksi KAI Services Olah Puluhan Ribu Porsi Makanan Setiap Hari

6 Agustus 2026 - 14:52 WIB

KAI Perkuat Ekonomi Sirkular, Kelola 2.997 Ton Limbah Melalui Daur Ulang dan Guna Ulang

5 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Trending di PERON