Menu

Mode Gelap
Angkutan Retail KAI Tumbuh 4,86 Persen pada Januari–April 2026 Diikuti Peserta dari 5 Negara, BPSDMP Sukses Gelar Pelatihan VCT PTPN I Beri 500 Masyarakat Langkat Gratis Berobat Wakaf Al-Qur’an Disalurkan untuk Warga Lhokseumawe, Relawan dan TNI Bersinergi Tebar Kebaikan KAI Perkuat Kesiapan Implementasi Biodiesel B50 pada Sarana Kereta Api KAI Layani 960.893 Pelanggan Selama Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus

Uncategorized

KAI Daop 7 Madiun Edukasi Pelajar Nganjuk tentang Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api

badge-check


 KAI Daop 7 Madiun Edukasi Pelajar Nganjuk tentang Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus berkomitmen menciptakan perjalanan kereta api yang aman, lancar, dan bebas dari gangguan eksternal. Sebagai langkah preventif menekan potensi gangguan keamanan, KAI Daop 7 Madiun kembali menggelar Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api kepada generasi muda di Madrasah MIS Al Fattah, Kabupaten Nganjuk.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Humas dan Tim Pengamanan (PAM) Daop 7 Madiun ini diikuti dengan antusias oleh sekitar 150 siswa. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah MIS Al Fattah Nganjuk, M. Munir Utama, beserta jajaran dewan guru.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan bahwa edukasi keselamatan perkeretaapian kepada pelajar merupakan investasi jangka panjang untuk membangun budaya disiplin dan kepedulian terhadap fasilitas publik.

“Pelajar merupakan agen perubahan keselamatan. Melalui sosialisasi ini, kami ingin menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas perkeretaapian serta memberikan pemahaman bahwa tindakan sekecil apa pun di jalur kereta api, seperti bermain di sekitar rel atau melempar benda ke kereta, dapat berakibat fatal dan membahayakan banyak nyawa,” ujar Tohari.

Dalam sesi materi, Tim Humas Daop 7 Madiun memaparkan transformasi KAI serta inovasi layanan perkeretaapian yang terus dikembangkan guna meningkatkan minat masyarakat, khususnya generasi muda, menggunakan transportasi publik. Sementara itu, Tim Pengamanan memberikan edukasi terkait larangan beraktivitas di jalur kereta api, bahaya pelemparan terhadap sarana kereta, serta risiko yang ditimbulkan bagi penumpang dan petugas.

Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai tata cara melintas yang aman di perlintasan sebidang dengan menerapkan prinsip “Berhenti, Tengok Kanan-Kiri, Aman, Jalan”. Tim Pengamanan juga menegaskan bahwa aksi vandalisme, seperti mencoret atau merusak fasilitas perkeretaapian, bukan sekadar kenakalan remaja, melainkan tindakan yang dapat mengganggu operasional dan keselamatan perjalanan kereta api.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan pembacaan Janji Komitmen Siswa. Seluruh siswa MIS Al Fattah bersama kepala sekolah dan dewan guru menyatakan kesediaan untuk tidak melakukan vandalisme serta berperan aktif menjaga keamanan jalur kereta api di lingkungan sekitar.

“Sinergi antara KAI dan institusi pendidikan sangat penting dalam membangun budaya keselamatan di masyarakat. Keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama,” tutup Tohari.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SBY Cup 2026 Berakhir Sukses, LavAni Meraih Juara dan Empat Penghargaan Individual

18 Mei 2026 - 15:55 WIB

Kartunis Imam Yunni Akan Meriahkan Pameran JAKARTUN

16 Mei 2026 - 19:50 WIB

Tim G-PEAT Pertanian UNRI Raih Medali Emas di Ajang Inovasi Internasional Malaysia

16 Mei 2026 - 16:54 WIB

Babak Penyisihan SBY Cup 2026 Berakhir Seru, Siapa Semi Finalis?

16 Mei 2026 - 07:21 WIB

UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat di SMK Taruna Bhakti, Dorong Siswa Jadi Influencer Budaya Lokal

15 Mei 2026 - 13:06 WIB

Diundang Wapres dan Tawaran Beasiswa ke China Buat Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar

15 Mei 2026 - 11:25 WIB

Catatan H. Erick Teguh M: Sarapan Pagi di Capitol Kopitiam, Kuala Lumpur

14 Mei 2026 - 10:39 WIB

Forum Kritik Seni Jakarta Soroti Tantangan Kritik Seni di Era Digital

13 Mei 2026 - 14:22 WIB

Iwan Piliang: Kartun Menjadi Arsip Sosial dan Bahasa Visual Perkotaan dalam JAKARTUN

12 Mei 2026 - 01:55 WIB

Kartun Tidak Harus Lucu (Mengenang Kartunis Rosyid)

8 Mei 2026 - 00:15 WIB

Trending di PERISTIWA