Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

PERON

KAI Tutup 29 Perlintasan Sebidang Pascainsiden Bekasi Timur, Pemerintah Percepat Penertiban Nasional

badge-check


 KAI Tutup 29 Perlintasan Sebidang Pascainsiden Bekasi Timur, Pemerintah Percepat Penertiban Nasional Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pemerintah mempercepat penertiban perlintasan sebidang pascainsiden di Bekasi Timur pada 27 April 2026. Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan langkah percepatan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada Kamis (30/4/2026) menyampaikan, pemerintah akan melakukan penataan melalui skala prioritas, inventarisasi lapangan, serta penguatan sarana keselamatan bersama para pemangku kepentingan.

Saat ini terdapat 3.674 perlintasan sebidang di Indonesia dan sebanyak 1.810 titik menjadi fokus penanganan. Sebanyak 172 titik ditargetkan ditutup, sedangkan 1.638 lainnya akan ditingkatkan fasilitas keselamatannya secara bertahap.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan penataan perlintasan dilakukan untuk menekan risiko kecelakaan di jalur kereta api.

“Perlintasan sebidang merupakan titik pertemuan antara perjalanan kereta api dan aktivitas masyarakat di jalan raya. Karena itu, setiap titik yang dinilai membahayakan perlu segera ditata agar risiko keselamatan dapat ditekan,” ujar Anne.

KAI mencatat, sejak 27 April hingga 9 Mei 2026 telah dilakukan penutupan 29 titik perlintasan dan penyempitan lima titik di berbagai wilayah operasi.

Berikut rinciannya:

  • Daop 1 Jakarta: 9 titik penutupan
  • Daop 2 Bandung: 1 penutupan dan 1 penyempitan
  • Daop 5 Purwokerto: 1 penutupan
  • Daop 6 Yogyakarta: 5 penutupan
  • Daop 7 Madiun: 5 penutupan dan 2 penyempitan
  • Daop 9 Jember: 3 penutupan dan 2 penyempitan/normalisasi
  • Divre I Sumatra Utara: 1 penutupan
  • Divre II Sumatra Barat: 3 penutupan
  • Divre III Palembang: 1 penutupan

Anne menegaskan, pembuatan perlintasan liar tanpa izin melanggar aturan dan membahayakan keselamatan masyarakat maupun perjalanan kereta api.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka kembali perlintasan yang telah ditutup dan tidak membuat akses baru secara mandiri di jalur rel,” katanya.

KAI juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhenti sejenak dan memastikan kondisi aman sebelum melintasi perlintasan sebidang.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek

17 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Libur Panjang HUT RI, Penumpang Whoosh Tembus 45.889 Orang dalam Dua Hari

16 Agustus 2026 - 13:08 WIB

KAI Group Layani 307,86 Juta Pelanggan, Kereta Api Dorong Mobilitas Rendah Emisi

16 Agustus 2026 - 12:58 WIB

KAI Siapkan 3.740 Hunian di TOD Manggarai, 1.232 Unit untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah-Menengah

16 Agustus 2026 - 01:55 WIB

KAI Catat 9.614 Tiket Promo Diskon 17% untuk Keberangkatan 17 Agustus Terjual

16 Agustus 2026 - 01:31 WIB

Sambut Libur Panjang HUT ke-81 RI, Promo Naik Whoosh Cuma Rp8.800 dan Potongan hingga Rp200.000

15 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Perjalanan KA di Sumatra Tumbuh, KAI Layani 35,26 Juta Pelanggan

15 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Peringati Hari Kemerdekaan, Menhub Dudy Ajak Masyarakat Manfaatkan Tarif Spesial Angkutan Umum, cuma Rp8!

15 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Trending di JALUR