Menu ✖

Mode Gelap
Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan Perawatan Sistem Avionik, FL Technics Indonesia Gandeng GE Aerospace InJourney Airports dan SDhI Rampungkan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Garuda dan Yoowifi Hadirkan eSIM, Komunikasi  jadi Makin Terjangkau Saat di Luar Negeri Modernisasi PPN Pengambengan, Nelayan Lokal Harap Ada Lapangan Kerja Saat Paceklik El Nino Sangat Kuat, 669 Hotspot Terdeteksi di Fakfak

PERON

KAI dan DJKA Tutup 24 Perlintasan Usai Insiden Bekasi Timur

badge-check


 KAI dan DJKA Tutup 24 Perlintasan Usai Insiden Bekasi Timur Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan mempercepat penanganan perlintasan liar dan perlintasan berisiko tinggi pascainsiden di Bekasi Timur yang menelan banyak korban.

Dalam periode 27 April hingga 9 Mei 2026, tercatat sebanyak 24 perlintasan ditutup dan lima titik lainnya dilakukan penyempitan akses di berbagai daerah sebagai upaya menekan risiko kecelakaan di jalur kereta api.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan insiden di Bekasi Timur menjadi pengingat penting bahwa keselamatan di perlintasan sebidang membutuhkan perhatian bersama dari seluruh pihak.

“Insiden di Bekasi Timur memberikan duka mendalam bagi banyak pihak. Keselamatan di perlintasan menjadi perhatian serius karena kereta api memiliki jarak pengereman yang panjang dan tidak dapat berhenti mendadak saat terdapat hambatan di jalur,” ujar Anne.

Penanganan dilakukan di berbagai wilayah, mulai dari Jakarta dan sekitarnya, Jawa Barat, Yogyakarta dan Solo Raya, Jawa Timur, hingga Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan.

Di wilayah Jakarta dan sekitarnya, penutupan dilakukan di sejumlah titik perlintasan liar dan tidak terjaga, antara lain di lintas Tigaraksa–Cikoya, Parung Panjang–Cilejit, Sukabumi–Gandasoli, hingga sejumlah jalur di wilayah Tenjo, Daru, Rangkas Bitung, dan Maja.

Sementara di Jawa Barat, KAI melakukan penyempitan akses di lintas Cicalengka–Nagreg serta penutupan perlintasan tidak terjaga di lintas Cireungas–Lampegan. Penutupan akses pejalan kaki juga dilakukan di area Stasiun Patuguran, Brebes.

Di wilayah Yogyakarta dan Solo Raya, penutupan dilakukan pada lima titik perlintasan di lintas Purwosari–Wonogiri, Brambanan–Yogyakarta, dan Wates–Rewulu.

Adapun di wilayah Madiun, Blitar, dan Jombang, penutupan dilakukan di lima titik perlintasan, disertai penyempitan akses di beberapa jalur lain guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.

Penanganan serupa juga dilakukan di Jawa Timur bagian timur, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan dengan fokus pada perlintasan liar maupun tidak terjaga yang dinilai memiliki tingkat risiko tinggi.

KAI mencatat saat ini terdapat 3.674 perlintasan sebidang di Indonesia, dengan 1.810 titik menjadi fokus penanganan. Sebanyak 172 perlintasan diarahkan untuk ditutup karena kondisi jalan yang terbatas, sedangkan 1.638 titik lainnya memerlukan peningkatan fasilitas keselamatan secara bertahap.

Berdasarkan data evaluasi keselamatan, sepanjang 2023 hingga 2026 tercatat 948 korban akibat kecelakaan di perlintasan sebidang. Sekitar 80 persen kejadian terjadi di perlintasan yang belum terjaga.

Selain penutupan dan penyempitan akses, KAI bersama DJKA juga terus melakukan pendataan perlintasan, koordinasi dengan pemerintah daerah, sosialisasi keselamatan kepada masyarakat, serta peningkatan fasilitas keselamatan di titik prioritas.

Anne mengimbau masyarakat untuk disiplin saat melintas di perlintasan sebidang dan tidak kembali membuka akses liar yang telah ditutup.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan di sekitar jalur rel. Perlintasan liar yang telah ditutup diharapkan tidak dibuka kembali karena penutupan dilakukan berdasarkan evaluasi keselamatan dan potensi risikonya,” kata Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan

1 Oktober 2026 - 19:07 WIB

KAI Percepat Implementasi Rekomendasi KNKT, 190 Titik Perlintasan Jadi Prioritas

1 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Netizen Jepang Soroti Petugas KAI Services Bersihkan KRL Saat Kereta Beroperasi

1 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Mulai Hari Ini, Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu Gunakan Satu Nama KA Muria, KAI Ingatkan Pelanggan Jangan Keliru

1 Oktober 2026 - 13:23 WIB

KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

1 Oktober 2026 - 09:56 WIB

KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

1 Oktober 2026 - 04:55 WIB

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

30 September 2026 - 22:52 WIB

Ranting Pohon Tumbang Timpa Kabel LAA, Perjalanan KRL Bogor Terganggu

30 September 2026 - 17:00 WIB

Tarif TransJakarta 2027 Diusulkan jadi Rp5.000

30 September 2026 - 14:56 WIB

KAI-INKA Bakal Disatukan

30 September 2026 - 13:00 WIB

Trending di PERON