Menu

Mode Gelap
Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan, Dorong Nelayan Gorontalo Naik Kelas KAI Tutup 29 Perlintasan Sebidang Pascainsiden Bekasi Timur, Pemerintah Percepat Penertiban Nasional Rayakan HUT Ke-53, ASDP Tumbuh dengan Layanan Berdampak Berkelanjutan OTP Keberangkatan Penerbangan Haji dari 14 Bandara InJourney Airports Capai 96% Catatan Halimah Munawir: Hidup Tak Selalu Lurus dan Sempurna Santri SMP MBS Zam-Zam Asah Empati di SLB Aisyiyah Al Walidah

SUMBER DAYA

Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan, Dorong Nelayan Gorontalo Naik Kelas

badge-check


 Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan, Dorong Nelayan Gorontalo Naik Kelas Perbesar

Wartatrans.com, GORONTALO – Presiden RI Prabowo Subianto menyebut pemberdayaan nelayan dan pembangunan wilayah pesisir modern terus dilakukan pemerintah, salah satunya melalui program prioritas Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Sakti Wahyu Trenggono, Presiden Prabowo meninjau kesiapan infrastruktur dan fasilitas perikanan di KNMP Leato Selatan, Provinsi Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa bangunan dan fasilitas yang telah disediakan harus dimanfaatkan agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. Hadirnya KNMP harus menjadi motor penggerak ekonomi bagi masyarakat pesisir.

“Ini memang niat kita untuk memberdayakan nelayan di Indonesia. Agar semua nelayan di Indonesia kehidupannya tambah baik, penghasilannya harus tambah, karena para nelayan punya peran yang sangat penting dalam kehidupan bangsa” kata Presiden RI Prabowo Subianto pada kunjungannya di Gorontalo, Sabtu (9/5).

Di lokasi pembangunan KNMP, berbagai sarana prasarana disediakan untuk mendukung peningkatan produktivitas dan usaha nelayan yaitu sarana rantai dingin, operasional perikanan, serta sarana penunjang kawasan. Fasilitas yang disiapkan lengkap seperti pabrik es, cold storage, shelter pendaratan ikan, docking kapal, hingga kios perbekalan.

Lebih jauh, pada kesempatan ini juga dibahas program modernisasi kapal perikanan yang akan menambah dukungan bagi masyarakat untuk semakin produktif, khususnya di lokasi-lokasi Kampung Nelayan Merah Putih.

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu sektor yang terus didorong menjadi motor penggerak perekonomian Indonesia. Presiden menambahkan bahwa penguatan desa nelayan merupakan prioritas utama untuk memastikan kedaulatan pangan dan kesejahteraan rakyat.

“Pemerintah yang saya pimpin, kita akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan. Rakyat kita harus sejahtera. Saya ingin nelayan kita sejahtera, tersenyum tiap hari karena penghasilannya baik,” ujarnya.

Menteri Trenggono menjelaskan pada program Kampung Nelayan Merah Putih, pihaknya tidak hanya membangun dan memberikan fasilitas, namun juga memberikan pendampingan dan peningkatan keterampilan kepada masyarakat nelayan. Dukungan tersebut seperti memberikan pelatihan keterampilan, pendampingan oleh penyuluh, hingga dukungan pembiayaan modal melalui BLU LPMUKP KKP.

Ke depannya dalam rangka optimalisasi operasional kawasan dan peningkatan
pelayanan kepada masyarakat nelayan, direncanakan penambahan fasilitas berupa bengkel nelayan, shelter cool box, dan slurry ice untuk mendukung penyediaan perbekalan melaut, meningkatkan efisiensi penanganan hasil tangkapan, serta memperkuat sistem rantai dingin perikanan di kawasan KNMP Leato Selatan.

“Tidak hanya memberi fasilitas, berbagai dukungan ini penting agar nelayan mampu mengoperasionalisasikan dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” kata Menteri Trenggono.

Sebagai informasi, Kawasan KNMP Leato Selatan ini memiliki 3.895 m² ini menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi 835 keluarga nelayan setempat. Kawasan ini memiliki potensi perikanan tangkap yang cukup besar dengan komoditas utama berupa ikan selar, cakalang, dan tuna yang menjadi sumber utama pendapatan masyarakat sekaligus komoditas unggulan perikanan Kota Gorontalo. Selain di Gorontalo, terdapat 64 KNMP lainnya yang telah selesai dibangun.

Dengan berbagai fasilitas yang telah disediakan diharapkan memberikan kemudahan bagi nelayan agar dapat menghasilkan produk perikanan yang bermutu dan berkualitas tinggi.

Tidak hanya meningkatkan produktivitas, pembangunan KNMP di berbagai daerah juga diharapkan dapat membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, serta mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen dan penurunan tingkat kemiskinan secara berkelanjutan.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Santri SMP MBS Zam-Zam Asah Empati di SLB Aisyiyah Al Walidah

10 Mei 2026 - 13:44 WIB

Siswa SMPIT Raudhatul Muttaqin Tampilkan Harmoni Budaya Nusantara

9 Mei 2026 - 10:31 WIB

Sinergi TPK Berlian–TKBM Tanjung Perak Tingkatkan Kompetensi 835 Pekerja Pelabuhan

9 Mei 2026 - 05:22 WIB

IPC TPK Jambi Perkuat Ekspor Kayu Manis, Komoditas Unggulan Asal Jambi

8 Mei 2026 - 16:01 WIB

PPI Curug Ajak Stakeholder Tingkatkan Keselamatan Operasi Helikopter

7 Mei 2026 - 13:37 WIB

Scoot Luncurkan Kampanye “Sambal si Petualang”, Angkat Budaya Kuliner Indonesia Lewat Aksesori Perjalanan

7 Mei 2026 - 12:57 WIB

Pojok Baca Edukasi Polsek Kalibaru: Menumbuhkan Minat Baca dan Kepedulian Gizi Anak Sejak Dini

6 Mei 2026 - 16:18 WIB

Uhamka Perluas Kolaborasi Global melalui Diskusi Bareng Sofia University Bulgaria

6 Mei 2026 - 14:14 WIB

Ribuan Kontainer Kosong Masuk IPC TPK Panjang, Topang Pergerakan Ekspor Sumatera

6 Mei 2026 - 14:12 WIB

SPJM Perkuat Komitmen Keselamatan Pelayaran

6 Mei 2026 - 14:02 WIB

Trending di ANJUNGAN