Menu

Mode Gelap
Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran  Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota 38 Persen Transaksi QRIS Nasional Terpusat di Jakarta, Jadi Motor Ekonomi Sekaligus Sinyal Ketimpangan Digital 35 Negara dan Indonesia Adopsi Registrasi Biometrik, Pengamat: Tak Kebal Penipuan Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026

SUMBER DAYA

Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan, Dorong Nelayan Gorontalo Naik Kelas

badge-check


 Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan, Dorong Nelayan Gorontalo Naik Kelas Perbesar

Wartatrans.com, GORONTALO – Presiden RI Prabowo Subianto menyebut pemberdayaan nelayan dan pembangunan wilayah pesisir modern terus dilakukan pemerintah, salah satunya melalui program prioritas Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Sakti Wahyu Trenggono, Presiden Prabowo meninjau kesiapan infrastruktur dan fasilitas perikanan di KNMP Leato Selatan, Provinsi Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa bangunan dan fasilitas yang telah disediakan harus dimanfaatkan agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. Hadirnya KNMP harus menjadi motor penggerak ekonomi bagi masyarakat pesisir.

“Ini memang niat kita untuk memberdayakan nelayan di Indonesia. Agar semua nelayan di Indonesia kehidupannya tambah baik, penghasilannya harus tambah, karena para nelayan punya peran yang sangat penting dalam kehidupan bangsa” kata Presiden RI Prabowo Subianto pada kunjungannya di Gorontalo, Sabtu (9/5).

Di lokasi pembangunan KNMP, berbagai sarana prasarana disediakan untuk mendukung peningkatan produktivitas dan usaha nelayan yaitu sarana rantai dingin, operasional perikanan, serta sarana penunjang kawasan. Fasilitas yang disiapkan lengkap seperti pabrik es, cold storage, shelter pendaratan ikan, docking kapal, hingga kios perbekalan.

Lebih jauh, pada kesempatan ini juga dibahas program modernisasi kapal perikanan yang akan menambah dukungan bagi masyarakat untuk semakin produktif, khususnya di lokasi-lokasi Kampung Nelayan Merah Putih.

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu sektor yang terus didorong menjadi motor penggerak perekonomian Indonesia. Presiden menambahkan bahwa penguatan desa nelayan merupakan prioritas utama untuk memastikan kedaulatan pangan dan kesejahteraan rakyat.

“Pemerintah yang saya pimpin, kita akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan. Rakyat kita harus sejahtera. Saya ingin nelayan kita sejahtera, tersenyum tiap hari karena penghasilannya baik,” ujarnya.

Menteri Trenggono menjelaskan pada program Kampung Nelayan Merah Putih, pihaknya tidak hanya membangun dan memberikan fasilitas, namun juga memberikan pendampingan dan peningkatan keterampilan kepada masyarakat nelayan. Dukungan tersebut seperti memberikan pelatihan keterampilan, pendampingan oleh penyuluh, hingga dukungan pembiayaan modal melalui BLU LPMUKP KKP.

Ke depannya dalam rangka optimalisasi operasional kawasan dan peningkatan
pelayanan kepada masyarakat nelayan, direncanakan penambahan fasilitas berupa bengkel nelayan, shelter cool box, dan slurry ice untuk mendukung penyediaan perbekalan melaut, meningkatkan efisiensi penanganan hasil tangkapan, serta memperkuat sistem rantai dingin perikanan di kawasan KNMP Leato Selatan.

“Tidak hanya memberi fasilitas, berbagai dukungan ini penting agar nelayan mampu mengoperasionalisasikan dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” kata Menteri Trenggono.

Sebagai informasi, Kawasan KNMP Leato Selatan ini memiliki 3.895 m² ini menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi 835 keluarga nelayan setempat. Kawasan ini memiliki potensi perikanan tangkap yang cukup besar dengan komoditas utama berupa ikan selar, cakalang, dan tuna yang menjadi sumber utama pendapatan masyarakat sekaligus komoditas unggulan perikanan Kota Gorontalo. Selain di Gorontalo, terdapat 64 KNMP lainnya yang telah selesai dibangun.

Dengan berbagai fasilitas yang telah disediakan diharapkan memberikan kemudahan bagi nelayan agar dapat menghasilkan produk perikanan yang bermutu dan berkualitas tinggi.

Tidak hanya meningkatkan produktivitas, pembangunan KNMP di berbagai daerah juga diharapkan dapat membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, serta mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen dan penurunan tingkat kemiskinan secara berkelanjutan.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Kementerian Kehutanan, WCS Indonesia, dan CMA CGM Perkuat Kemitraan Logistik untuk Memberantas Perdagangan Ilegal Satwa Liar

3 Juli 2026 - 15:27 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berikan Wajah Baru Sarana Publik Masyarakat Ring 1 Terminal Teluk Lamong

3 Juli 2026 - 14:24 WIB

Pengoperasian QCC 004 Perkuat Daya Saing Pelabuhan Panjang sebagai Gerbang Logistik Sumatera

3 Juli 2026 - 13:35 WIB

BKKP-Institusi Pendidikan Maritim Perkuat Sinergi

2 Juli 2026 - 14:26 WIB

Gelar RUPS Tahunan, PT Pelindo Solusi Maritim Catat Pertumbuhan Kinerja Positif pada 2025

2 Juli 2026 - 13:06 WIB

KKP Perkuat Literasi Hukum Nelayan Perbatasan untuk Cegah Penangkapan Ikan Lintas Negara

2 Juli 2026 - 10:22 WIB

Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif

1 Juli 2026 - 17:36 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Pemkot Jakarta Utara Tanam 665 Pohon

1 Juli 2026 - 13:11 WIB

Trending di ANJUNGAN