Menu ✖

Mode Gelap
Tarif TransJakarta Disesuaikan 2027 Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% APJAPI Nilai Layanan Bagasi Citilink Bertentangan dengan Aturan Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private 8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

ANJUNGAN

IPC TPK Jambi Perkuat Ekspor Kayu Manis, Komoditas Unggulan Asal Jambi

badge-check


 IPC TPK Jambi Perkuat Ekspor Kayu Manis, Komoditas Unggulan Asal Jambi Perbesar

Wartatrans.com, JAMBI – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mendukung kelancaran ekspor kayu manis sebagai komoditas unggulan daerah melalui optimalisasi layanan di Terminal Petikemas Pelabuhan Talang Duku. Upaya ini sejalan dengan kerja sama strategis antara PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Jambi dan Cassia Co-Op dalam mendorong ekspor kayu manis asal Kerinci ke pasar global.

Melalui kolaborasi ini, ekspor kayu manis menggunakan petikemas ditargetkan mencapai 1.500 ton sepanjang tahun 2026, dengan tujuan pasar Amerika, Eropa, dan Asia. Indonesia merupakan salah satu produsen utama kayu manis dunia dengan kontribusi sekitar 20% terhadap pasokan global, sementara wilayah Kerinci di Provinsi Jambi menjadi salah satu sentra utama yang menyumbang sebagian besar produksi nasional dan dikenal sebagai penghasil kayu manis berkualitas ekspor.

Manager Operasi IPC TPK Area Jambi, Wedhar Tani Aji, menyampaikan bahwa kesiapan operasional terminal menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran arus ekspor.

“Sebagai operator terminal, kami memastikan kesiapan layanan logistik agar tetap efisien dan terintegrasi sehingga distribusi dapat berlangsung lebih lancar dan tepat waktu. Hal ini menjadi kunci dalam menjaga daya saing komoditas unggulan daerah di pasar global” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Jambi memiliki beragam potensi komoditas unggulan yang memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar internasional seperti kopi, karet, pinang, dan lainnya. Kehadiran pelabuhan dan sistem logistik yang andal diharapkan dapat menjadi penghubung bagi produk-produk lokal agar semakin dikenal di pasar dunia.

“Pada prinsipnya, pelabuhan siap mendukung geliat ekspor komoditas asli Jambi. Tidak hanya kayu manis, masih banyak potensi daerah yang dapat dikembangkan bersama. Tentunya hal ini membutuhkan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, petani, serta seluruh pemangku kepentingan agar potensi tersebut dapat dimaksimalkan,” tambahnya.

Kolaborasi ini tidak hanya memperlancar distribusi, tetapi juga memperluas akses pasar internasional bagi komoditas lokal serta meningkatkan nilai tambah bagi pelaku usaha dan petani di daerah. Dengan dukungan sistem logistik yang efisien, kayu manis Kerinci diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok rempah dunia.

Ke depan, IPC TPK Area Jambi akan terus meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan dan efisiensi operasional guna mendukung peran Pelabuhan Talang Duku sebagai gerbang ekspor komoditas unggulan Jambi ke pasar internasional.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal

6 Oktober 2026 - 17:04 WIB

BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85%

6 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private

6 Oktober 2026 - 14:35 WIB

8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

6 Oktober 2026 - 14:05 WIB

ASDP Nyatakan Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

6 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Becak Listrik Prabowo: Ketika Teknologi Datang ke Jalanan Rakyat

6 Oktober 2026 - 08:34 WIB

118 Bus Shuttle DAMRI Siap Layani Mobilitas Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

6 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

6 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Joumpa Masuk di Layanan wondr, BNI Perluas Ekosistem Perjalanan

6 Oktober 2026 - 04:54 WIB

KKP Perketat Perlindungan dan Perekrutan Awak Kapal Perikanan

5 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Trending di NASIONAL