Menu

Mode Gelap
Dua Insiden Ganggu Perjalanan KRL Bogor dan Tangerang, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Operasi Pascagempa NTT, InJourney Group Gercep Salurkan Bantuan Desa Linge Bangkit Lewat “Asal Linge Awal Serule”, Semarak HUT RI ke-81 3 Dekade Bersama, Sefas Akhirnya Akuisisi 100% SPBU Shell SBY Art Community Menggelar Pameran Lukisan, Dibuka Gubernur Pramono Anung Akhyar Kamil Kecam Pembatasan Kehadiran Warga Aceh pada Mubes PP TIM

ANJUNGAN

IPC TPK Jambi Perkuat Ekspor Kayu Manis, Komoditas Unggulan Asal Jambi

badge-check


 IPC TPK Jambi Perkuat Ekspor Kayu Manis, Komoditas Unggulan Asal Jambi Perbesar

Wartatrans.com, JAMBI – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mendukung kelancaran ekspor kayu manis sebagai komoditas unggulan daerah melalui optimalisasi layanan di Terminal Petikemas Pelabuhan Talang Duku. Upaya ini sejalan dengan kerja sama strategis antara PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Jambi dan Cassia Co-Op dalam mendorong ekspor kayu manis asal Kerinci ke pasar global.

Melalui kolaborasi ini, ekspor kayu manis menggunakan petikemas ditargetkan mencapai 1.500 ton sepanjang tahun 2026, dengan tujuan pasar Amerika, Eropa, dan Asia. Indonesia merupakan salah satu produsen utama kayu manis dunia dengan kontribusi sekitar 20% terhadap pasokan global, sementara wilayah Kerinci di Provinsi Jambi menjadi salah satu sentra utama yang menyumbang sebagian besar produksi nasional dan dikenal sebagai penghasil kayu manis berkualitas ekspor.

Manager Operasi IPC TPK Area Jambi, Wedhar Tani Aji, menyampaikan bahwa kesiapan operasional terminal menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran arus ekspor.

“Sebagai operator terminal, kami memastikan kesiapan layanan logistik agar tetap efisien dan terintegrasi sehingga distribusi dapat berlangsung lebih lancar dan tepat waktu. Hal ini menjadi kunci dalam menjaga daya saing komoditas unggulan daerah di pasar global” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Jambi memiliki beragam potensi komoditas unggulan yang memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar internasional seperti kopi, karet, pinang, dan lainnya. Kehadiran pelabuhan dan sistem logistik yang andal diharapkan dapat menjadi penghubung bagi produk-produk lokal agar semakin dikenal di pasar dunia.

“Pada prinsipnya, pelabuhan siap mendukung geliat ekspor komoditas asli Jambi. Tidak hanya kayu manis, masih banyak potensi daerah yang dapat dikembangkan bersama. Tentunya hal ini membutuhkan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, petani, serta seluruh pemangku kepentingan agar potensi tersebut dapat dimaksimalkan,” tambahnya.

Kolaborasi ini tidak hanya memperlancar distribusi, tetapi juga memperluas akses pasar internasional bagi komoditas lokal serta meningkatkan nilai tambah bagi pelaku usaha dan petani di daerah. Dengan dukungan sistem logistik yang efisien, kayu manis Kerinci diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok rempah dunia.

Ke depan, IPC TPK Area Jambi akan terus meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan dan efisiensi operasional guna mendukung peran Pelabuhan Talang Duku sebagai gerbang ekspor komoditas unggulan Jambi ke pasar internasional.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pascagempa NTT, InJourney Group Gercep Salurkan Bantuan

20 Agustus 2026 - 09:26 WIB

3 Dekade Bersama, Sefas Akhirnya Akuisisi 100% SPBU Shell

20 Agustus 2026 - 08:13 WIB

OJK: Perusahaan Modal Ventura Berizin Berada dalam Pengawasan

19 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Ayo Serbu 390 Ribu Kursi Promo di Garuda Indonesia Travel Festival

19 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB

19 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Menhub Dudy Tegaskan Evaluasi dan Pembenahan Menyeluruh Keselamatan Pelayaran

19 Agustus 2026 - 18:38 WIB

KMP Ile Labalekan dan KMP Ile Ape ASDP Hadir Dukung Pemulihan NTT

19 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Pascagempa NTT, DAMRI Pastikan Layanan Tetap Berjalan dan Dukung Distribusi Logistik

19 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Pelindo Raih Apresiasi atas Dukungan Mudik Gratis Sulsel 2026

19 Agustus 2026 - 17:19 WIB

KKI Ritel Bidik 10% Transaksi Kartu Kredit

19 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Trending di EKOBIS