Menu ✖

Mode Gelap
Pelanggan KA Purwojaya Tembus 408 Ribu, Rute Cilacap–Jakarta Makin Diminati KAI: Lima Stasiun di Dekat Pelabuhan Catat Hampir 12 Juta Aktivitas Pelanggan KAI Angkut 4,44 Juta Ton Petikemas, Naik 19,57 Persen KKP-BPOM Bersinergi Jamin Keamanan Produk Perikanan untuk MBG KAI Daop 1 Jakarta Mulai Tempatkan Petugas Jaga di Lima Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang Anggota DPR RI FPDIP Komarudin Watubun Minta Gibran Mundur, DPR Buka Opsi Tindak Lanjuti Putusan MK

Uncategorized

KAI Perkuat Integrasi Antarmoda untuk Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran 2026

badge-check


 KAI Perkuat Integrasi Antarmoda untuk Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat strategi pelayanan Angkutan Lebaran 2026 melalui penguatan integrasi antarmoda guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di tengah meningkatnya pergerakan penumpang pada periode libur Lebaran. Kereta api diposisikan sebagai tulang punggung transportasi massal nasional yang terhubung langsung dengan berbagai moda lanjutan.

Penguatan integrasi antarmoda dinilai menjadi kunci pengelolaan arus perjalanan nasional, khususnya pada masa mudik yang ditandai dengan lonjakan mobilitas lintas wilayah. Konektivitas kereta api dengan moda lanjutan seperti kereta perkotaan, layanan bus, hingga angkutan lanjutan di kawasan perkotaan memungkinkan perjalanan masyarakat berlangsung secara end-to-end, lebih efisien, nyaman, dan terdistribusi merata.

Di wilayah Jabodetabek, KAI menghadirkan kemudahan akses melalui stasiun-stasiun yang terintegrasi dengan layanan KRL Commuter Line. Stasiun Bekasi, Cikarang, dan Jatinegara menjadi alternatif titik keberangkatan kereta api jarak jauh yang dapat dijangkau terlebih dahulu menggunakan KRL dari wilayah penyangga. Skema ini membantu mengurangi kepadatan di stasiun pusat sekaligus memperluas pilihan perjalanan bagi pemudik.

Sementara itu, Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen tetap berperan sebagai simpul utama keberangkatan kereta api jarak jauh yang terintegrasi dengan layanan TransJakarta, angkutan lanjutan, taksi, serta kendaraan sewa. Integrasi tersebut memudahkan penumpang melanjutkan perjalanan menuju berbagai wilayah di Jakarta dan sekitarnya.

Penguatan integrasi antarmoda juga dilakukan di kawasan pusat kota melalui keterhubungan Stasiun Manggarai, Stasiun BNI City, dan kawasan Dukuh Atas sebagai hub multimoda. Kawasan ini mengintegrasikan layanan KRL, kereta bandara, LRT Jabodebek, TransJakarta, serta moda lanjutan lainnya sehingga pergerakan penumpang antarlayanan dapat berlangsung lebih efisien dan terstruktur.

Integrasi serupa diperkuat di sejumlah wilayah lain di Pulau Jawa. Di Bandung, stasiun utama terhubung dengan angkutan perkotaan menuju kawasan Bandung Raya. Di Yogyakarta, kereta api jarak jauh dan lokal terintegrasi dengan layanan KRL Yogyakarta–Solo serta angkutan perkotaan. Sementara di Surabaya, integrasi antarmoda mendukung pergerakan penumpang dari dan menuju kawasan Gerbangkertosusila.

Sejalan dengan strategi tersebut, KAI juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan tanggal-tanggal awal masa Angkutan Lebaran guna membantu pemerataan arus penumpang dan meningkatkan kenyamanan perjalanan.

Hingga Kamis, 6 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, total pemesanan tiket kereta api reguler untuk periode 11–23 Maret 2026 tercatat mencapai 568.307 tiket. Konsentrasi pemesanan masih didominasi tanggal-tanggal mendekati Hari Raya, sementara pada tanggal awal ketersediaan tiket masih relatif longgar.

Data menunjukkan, pada 11 Maret 2026 tiket terjual baru mencapai 13.049 tiket, 12 Maret 2026 sebanyak 29.576 tiket, serta 16 Maret 2026 sebanyak 34.766 tiket. Angka tersebut masih berada di bawah tingkat pemesanan pada 18 Maret 2026 yang mencapai 59.773 tiket dan 19 Maret 2026 sebanyak 62.095 tiket.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa integrasi stasiun dengan moda lanjutan memberikan fleksibilitas lebih besar bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan Lebaran.

“Pemudik kini memiliki lebih banyak pilihan titik keberangkatan dan lanjutan perjalanan. Integrasi antarmoda ini mendukung kelancaran mobilitas sekaligus meningkatkan kenyamanan selama libur Lebaran,” ujar Anne.

KAI juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana, penerapan skema penjualan tiket bertahap H-45, serta pengelolaan sistem ticketing yang transparan untuk menjamin layanan Angkutan Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan andal.

Masyarakat diimbau melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, serta mitra agen tiket resmi lainnya guna memastikan keabsahan tiket dan kenyamanan perjalanan.

“Dengan dukungan stasiun terintegrasi dan perencanaan perjalanan yang baik, masyarakat dapat menjalani perjalanan Lebaran dengan lebih tenang dan nyaman,” tutup Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Trenggono Tekankan Komunikasi Publik untuk Kawal Enam Program Prioritas KKP

8 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Kabupaten Blora Uji Coba Pelaksanaan MBG Secara Prasmanan

6 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Alutsista Indonesia Makin Modern: Rafale, A400M, Scorpene hingga Kapal Induk Pertama Perkuat Pertahanan Nasional

5 Oktober 2026 - 20:21 WIB

760 Ribu WNA Gunakan Layanan KAI Group hingga Agustus 2026, Perjalanan Wisata Antarkota Terus Tumbuh

4 Oktober 2026 - 14:05 WIB

DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Plt. Kepala Dinas Pertanian

1 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Dinas Sosial Kabupaten Fakfak Prioritaskan Pembenahan Data demi Bantuan Tepat Sasaran

28 September 2026 - 16:04 WIB

Penumpang Melahirkan di Kereta KRL Rute Serpong

24 September 2026 - 18:46 WIB

Afternoon Coffee KSOP Muara Angke, Bahas Manifest, Kespel, dan Kesiapsiagaan Darurat

21 September 2026 - 22:25 WIB

Ultrajaya dan Frisian Flag Bersatu, Peta Susu RI Berubah

21 September 2026 - 21:53 WIB

Jakarta-New York: Diplomasi Kota, Transportasi, dan Rp5,2 Triliun

21 September 2026 - 21:47 WIB

Trending di Uncategorized