Menu

Mode Gelap
PNM Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Energi Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro Upacara Kemerdekaan di Kampung Nelayan, Trenggono Targetkan 5.000 KNMP hingga 2029 Hari Ini Tarif Rp8 Berlaku di LRT Jabodebek dan Sebagian Besar Commuter Line, 27.620 Tiket Diskon KAI Terjual Dirut KAI Tekankan Keselamatan, Profesionalisme, dan Perluasan Manfaat Kereta Api pada HUT ke-81 RI Di HUT Ke-81 RI, Kepala Pangkalan PLP Tanjung Priok: Semangat Kemerdekaan Harus Bebaskan Diri dari Malas dan Penyalahgunaan Wewenang Hindari Kepadatan Monas Saat HUT RI, 27 KA Keberangkatan Gambir Berhenti di Stasiun Jatinegara

Uncategorized

KAI Perkuat Integrasi Antarmoda untuk Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran 2026

badge-check


 KAI Perkuat Integrasi Antarmoda untuk Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat strategi pelayanan Angkutan Lebaran 2026 melalui penguatan integrasi antarmoda guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di tengah meningkatnya pergerakan penumpang pada periode libur Lebaran. Kereta api diposisikan sebagai tulang punggung transportasi massal nasional yang terhubung langsung dengan berbagai moda lanjutan.

Penguatan integrasi antarmoda dinilai menjadi kunci pengelolaan arus perjalanan nasional, khususnya pada masa mudik yang ditandai dengan lonjakan mobilitas lintas wilayah. Konektivitas kereta api dengan moda lanjutan seperti kereta perkotaan, layanan bus, hingga angkutan lanjutan di kawasan perkotaan memungkinkan perjalanan masyarakat berlangsung secara end-to-end, lebih efisien, nyaman, dan terdistribusi merata.

Di wilayah Jabodetabek, KAI menghadirkan kemudahan akses melalui stasiun-stasiun yang terintegrasi dengan layanan KRL Commuter Line. Stasiun Bekasi, Cikarang, dan Jatinegara menjadi alternatif titik keberangkatan kereta api jarak jauh yang dapat dijangkau terlebih dahulu menggunakan KRL dari wilayah penyangga. Skema ini membantu mengurangi kepadatan di stasiun pusat sekaligus memperluas pilihan perjalanan bagi pemudik.

Sementara itu, Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen tetap berperan sebagai simpul utama keberangkatan kereta api jarak jauh yang terintegrasi dengan layanan TransJakarta, angkutan lanjutan, taksi, serta kendaraan sewa. Integrasi tersebut memudahkan penumpang melanjutkan perjalanan menuju berbagai wilayah di Jakarta dan sekitarnya.

Penguatan integrasi antarmoda juga dilakukan di kawasan pusat kota melalui keterhubungan Stasiun Manggarai, Stasiun BNI City, dan kawasan Dukuh Atas sebagai hub multimoda. Kawasan ini mengintegrasikan layanan KRL, kereta bandara, LRT Jabodebek, TransJakarta, serta moda lanjutan lainnya sehingga pergerakan penumpang antarlayanan dapat berlangsung lebih efisien dan terstruktur.

Integrasi serupa diperkuat di sejumlah wilayah lain di Pulau Jawa. Di Bandung, stasiun utama terhubung dengan angkutan perkotaan menuju kawasan Bandung Raya. Di Yogyakarta, kereta api jarak jauh dan lokal terintegrasi dengan layanan KRL Yogyakarta–Solo serta angkutan perkotaan. Sementara di Surabaya, integrasi antarmoda mendukung pergerakan penumpang dari dan menuju kawasan Gerbangkertosusila.

Sejalan dengan strategi tersebut, KAI juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan tanggal-tanggal awal masa Angkutan Lebaran guna membantu pemerataan arus penumpang dan meningkatkan kenyamanan perjalanan.

Hingga Kamis, 6 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, total pemesanan tiket kereta api reguler untuk periode 11–23 Maret 2026 tercatat mencapai 568.307 tiket. Konsentrasi pemesanan masih didominasi tanggal-tanggal mendekati Hari Raya, sementara pada tanggal awal ketersediaan tiket masih relatif longgar.

Data menunjukkan, pada 11 Maret 2026 tiket terjual baru mencapai 13.049 tiket, 12 Maret 2026 sebanyak 29.576 tiket, serta 16 Maret 2026 sebanyak 34.766 tiket. Angka tersebut masih berada di bawah tingkat pemesanan pada 18 Maret 2026 yang mencapai 59.773 tiket dan 19 Maret 2026 sebanyak 62.095 tiket.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa integrasi stasiun dengan moda lanjutan memberikan fleksibilitas lebih besar bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan Lebaran.

“Pemudik kini memiliki lebih banyak pilihan titik keberangkatan dan lanjutan perjalanan. Integrasi antarmoda ini mendukung kelancaran mobilitas sekaligus meningkatkan kenyamanan selama libur Lebaran,” ujar Anne.

KAI juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana, penerapan skema penjualan tiket bertahap H-45, serta pengelolaan sistem ticketing yang transparan untuk menjamin layanan Angkutan Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan andal.

Masyarakat diimbau melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, serta mitra agen tiket resmi lainnya guna memastikan keabsahan tiket dan kenyamanan perjalanan.

“Dengan dukungan stasiun terintegrasi dan perencanaan perjalanan yang baik, masyarakat dapat menjalani perjalanan Lebaran dengan lebih tenang dan nyaman,” tutup Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Penyair LK Ara dan Salman Yoga Baca Puisi di Hari Didong

16 Agustus 2026 - 16:35 WIB

TNI dan Polisi Lepas Tembakan, Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman jadi Ricuh

15 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Dari Lilitan Utang, Ibu Rini Kini Tekuni Bisnis Gitar dan Perjuangkan Masa Depan Anak

14 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Bandara Husein Mulai Layani Pesawat Jet dengan 12 Rute Domestik

14 Agustus 2026 - 16:54 WIB

“Duta” Radio Rimba Raya Hadiri Transformasi Kreator Indonesia di RRI Pusat

13 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Raup Suara Mayoritas Tantan Sulthon Nakhodai PWI Jabar Periode 2026-2031

13 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Sri Mulyati Buat Kreasi Mozaik Bunga dari Plastik Bekas, Bukti Sampah Bisa Menjadi Karya Seni Bernilai

7 Agustus 2026 - 10:58 WIB

MK: Transparansi Penyebab Delay Pesawat Perlu Diperkuat

6 Agustus 2026 - 04:48 WIB

Hampir 42 Persen KA Jarak Jauh dari Gambir dan Pasar Senen Gunakan Kereta New Generation

5 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Proyek Trans Sumatra Railway Tak Hanya Berorientasi Pada Pembangunan Rel

5 Agustus 2026 - 09:33 WIB

Trending di Uncategorized