Menu

Mode Gelap
Sindikat Gas Oplosan Dibongkar, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sita 2.301 Tabung KAI Daop 7 Madiun Edukasi Pelajar Nganjuk tentang Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api Berkah Jelang Ramadhan: Hadirkan Promo Rute Antarkota Favorit DAMRI Mulai 120 Ribuan! Stasiun Jatake Perkuat Akomodasi Mobilitas Wilayah Barat Jawa melalui Pengembangan Layanan Bertahap KAI Perkuat Integrasi Antarmoda untuk Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran 2026 Pemkab Kapuas Hulu Sambut Tiga Atlet NPCI Berprestasi Nasional dan Internasional

Uncategorized

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan Perjalanan KA ke Ratusan Pelajar di Nganjuk

badge-check


 KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan Perjalanan KA ke Ratusan Pelajar di Nganjuk Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menggelar Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api (KA) bagi generasi muda di SMP Negeri 6 Nganjuk, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan perjalanan KA yang aman, lancar, dan terbebas dari gangguan eksternal.

Sosialisasi yang diinisiasi oleh Tim Humas dan Tim Pengamanan (PAM) Daop 7 Madiun tersebut diikuti sedikitnya 750 siswa dan berlangsung dengan antusias. Hadir dalam kegiatan itu Kepala SMPN 6 Nganjuk Tatiek Setyari beserta jajaran dewan guru.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan edukasi keselamatan perkeretaapian kepada pelajar penting dilakukan karena siswa merupakan agen perubahan yang dapat menularkan budaya keselamatan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Kami ingin menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian terhadap fasilitas publik, khususnya perkeretaapian. Melalui sosialisasi ini, kami berharap para siswa memahami bahwa tindakan sekecil apa pun di jalur KA dapat berdampak besar terhadap keselamatan banyak orang,” ujar Tohari.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Humas menyampaikan materi terkait transformasi KAI serta berbagai inovasi layanan perkeretaapian. Sementara itu, Tim PAM memberikan edukasi mengenai larangan beraktivitas di jalur KA, seperti bermain, berfoto, menerbangkan layang-layang, maupun meletakkan benda asing di atas rel.

Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman tentang bahaya pelemparan terhadap rangkaian KA yang dapat merusak sarana serta mengancam keselamatan penumpang dan petugas. Edukasi turut mencakup tata cara melintas di perlintasan sebidang yang aman dengan mengutamakan perjalanan kereta api, serta dampak negatif vandalisme seperti aksi corat-coret dan perusakan fasilitas yang dapat mengganggu operasional.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan pembacaan Janji Komitmen Siswa. Para pelajar berikrar untuk tidak melakukan vandalisme serta berperan aktif menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api di wilayahnya.

“Dengan sinergi antara KAI dan institusi pendidikan, kami berharap dapat membangun budaya disiplin. Keselamatan perjalanan kereta api bukan hanya tanggung jawab KAI, tetapi tanggung jawab kita bersama,” kata Tohari. (****)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Daop 7 Madiun Edukasi Pelajar Nganjuk tentang Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api

6 Februari 2026 - 19:16 WIB

Stasiun Jatake Perkuat Akomodasi Mobilitas Wilayah Barat Jawa melalui Pengembangan Layanan Bertahap

6 Februari 2026 - 18:59 WIB

KAI Perkuat Integrasi Antarmoda untuk Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran 2026

6 Februari 2026 - 18:42 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 234 Ribu Tempat Duduk Selama Libur Panjang Imlek 2026

6 Februari 2026 - 14:00 WIB

Awal 2026, Volume Pengguna KAI Commuter di Jabodetabek dan Banten Terus Meningkat

6 Februari 2026 - 13:52 WIB

Trending di Uncategorized