Menu

Mode Gelap
Pelita Air dan Patra Hotels Hadirkan PASPlus, bikin Libur Sekolah Makin Asik Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban  Dilema Timnas di ASEAN Cup 2026, Berburu Gengsi Juara atau Jebakan Ranking Ribuan Ojol Antre KPR DP 0%: Janji Gacor Perumahan Informal  Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

Uncategorized

KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Kesiapan Awak KA Sambut Lonjakan Lebaran 2026

badge-check


 KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Kesiapan Awak KA Sambut Lonjakan Lebaran 2026 Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus mematangkan persiapan menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026 dengan memperkuat keandalan sarana, prasarana, serta kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM). Upaya tersebut dilakukan guna memastikan pelayanan transportasi kereta api berjalan aman, andal, dan lancar di tengah potensi lonjakan penumpang.

Salah satu langkah konkret yang ditempuh yakni melalui penyelenggaraan Diklat Refreshing Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) Manual Tingkat Muda dengan Penggerak Non Listrik Angkatan I Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen KAI Daop 7 Madiun dalam meningkatkan kesiapan mental dan teknis personel lapangan.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa diklat tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, pemahaman, serta kesiapsiagaan awak sarana dalam menghadapi berbagai kondisi operasional. Menurutnya, keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama yang harus didukung oleh SDM yang kompeten.

“Tujuan utama dari Diklat Refreshing ASP ini adalah meningkatkan kompetensi, pemahaman, serta kesiapsiagaan awak sarana dalam menghadapi berbagai kondisi operasional di lapangan. Keselamatan perjalanan kereta api adalah yang utama, dan itu dimulai dari SDM yang kompeten,” ujar Tohari.

Selama tiga hari pelatihan, peserta memperoleh pembekalan intensif yang mencakup penyegaran budaya keselamatan (safety refreshing) oleh Tim Safety Inspector, pendalaman regulasi operasional terkait tugas dan wewenang Awak Sarana, serta materi teknis penanganan gangguan operasional di lintas. Materi teknis tersebut difokuskan pada penanganan gangguan pada lokomotif jenis CC 201, CC 203, dan CC 204.

Sebagai penutup rangkaian diklat, para peserta mengikuti praktik simulasi penanganan gangguan operasional secara langsung pada lokomotif. Simulasi ini dirancang untuk melatih ketepatan dan kecepatan awak kereta api dalam menerapkan pedoman kerja saat menghadapi kondisi tidak normal atau darurat di lintas.

Melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan ini, KAI Daop 7 Madiun berharap dapat menghasilkan SDM yang profesional dan siap mendukung operasional perkeretaapian yang selamat dan andal selama masa Angkutan Lebaran 2026.

“Kami ingin masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api pada masa Lebaran nanti merasa aman dan nyaman. Daop 7 Madiun senantiasa berkomitmen menyediakan layanan yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu,” tutup Tohari.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kebijakan Subsidi Kendaraan Listrik Dinilai Belum Berpihak pada Transportasi Massal

30 Juni 2026 - 09:10 WIB

Akhirnya Dunia Usaha Ekonomi Kreatif Cilacap Punya Payung Hukum

29 Juni 2026 - 13:10 WIB

Lima Hari Terkatung di Jalan, Penumpang Bus Putra Pelangi Keluhkan Armada Sering Mogok 

29 Juni 2026 - 13:03 WIB

Puisi Menemukan Realitasnya di Aceh, Ahmadun: Satu Pekan PPN XIV Terasa Kurang

28 Juni 2026 - 22:33 WIB

Alwashliyah Gandeng ATR/BPN Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, MoU Disiapkan di Muktamar XXIII

27 Juni 2026 - 10:15 WIB

Tiket Diskon Kereta 30 Persen Masih Tersedia, KAI Ajak Masyarakat Manfaatkan Libur Sekolah

27 Juni 2026 - 04:56 WIB

Ketua Kurator PPN XIV Salman Yoga Usulkan Didong Gayo Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO

26 Juni 2026 - 01:53 WIB

KA Siliwangi Makin Diminati, Angkut 680 Ribu Penumpang dalam Lima Bulan dengan Tarif Mulai Rp2.000

25 Juni 2026 - 22:48 WIB

4 Emas di Nagoya 2026: Target Realistis atau Bukti Mundur Indonesia ikuti Asian Games? 

24 Juni 2026 - 19:51 WIB

Kemenhub Tegaskan Komitmen Perlindungan dan Penguatan Daya Saing Pelaut

24 Juni 2026 - 07:56 WIB

Trending di Uncategorized