Menu

Mode Gelap
IPC TPK Hadirkan Kepedulian Ramadan Lewat 1.600 Paket Takjil Gratis untuk TKBM dan Pengguna Jasa Tahun 2025, FIF Catatkan Laba Bersih Rp4,63 Triliun  Pemain “Istiqomah Cinta” Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Panti Asuhan Begini Strategi J&T Cargo Siapkan Layanan di Ramadhan Angkutan Lebaran, PELNI Siapkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket Menhub Dudy Harap Penguatan Fasilitas Kesehatan di Simpul Transportasi

PERON

KAI Tutup 316 Perlintasan Rawan Sepanjang 2025, Perkuat Edukasi Keselamatan Publik

badge-check


 KAI Tutup 316 Perlintasan Rawan Sepanjang 2025, Perkuat Edukasi Keselamatan Publik Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat komitmen keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Sepanjang 2025, KAI menutup 316 perlintasan sebidang yang dinilai berisiko tinggi kecelakaan, sekaligus mengintensifkan edukasi publik dan penegakan aturan di sekitar jalur rel.

Langkah penutupan perlintasan dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah, kepolisian, TNI, serta kementerian dan lembaga terkait. Upaya ini menjadi bagian dari agenda nasional peningkatan keselamatan transportasi dan penataan lalu lintas di titik-titik rawan.

Selain penutupan fisik, KAI juga memperkuat pendekatan edukatif untuk membangun budaya disiplin berlalu lintas. Selama 2025, perusahaan melaksanakan 2.016 kegiatan sosialisasi keselamatan di sekitar jalur kereta api, 212 kegiatan edukasi ke sekolah, 687 pemasangan spanduk keselamatan, serta 655 kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di area stasiun.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api tidak dapat dipisahkan dari kepatuhan masyarakat terhadap aturan di perlintasan sebidang.

“Kami mengajak masyarakat untuk berhenti sejenak di palang pintu, mematuhi rambu, dan menunggu hingga benar-benar aman sebelum melintas. Tindakan sederhana ini adalah bentuk kepedulian terhadap diri sendiri, keluarga, dan sesama pengguna jalan,” ujar Anne.

Dalam mendukung keselamatan operasional, KAI juga melakukan 52 penertiban bangunan liar yang berpotensi mengganggu perjalanan kereta api. Penertiban tersebut merupakan bagian dari pengamanan Ruang Manfaat Jalur Kereta Api (RUMAJA), yaitu area terdekat dengan rel yang digunakan untuk operasional dan perawatan kereta.

Anne menjelaskan, RUMAJA harus dijaga tetap tertib agar perjalanan kereta api berlangsung aman dan lancar. Penataan area ini dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat, sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

“Penertiban kami lakukan dengan pendekatan humanis dan kolaboratif. Tujuan utamanya adalah menciptakan ruang yang aman dan tertib bagi semua, bukan sekadar menegakkan aturan,” jelasnya.

Pelibatan komunitas juga menjadi bagian penting dari strategi keselamatan KAI. Hingga kini, KAI membina 56 komunitas railfans dengan total 6.455 anggota. Sepanjang 2025, sebanyak 1.509 kegiatan dilakukan bersama komunitas, terutama dalam kampanye keselamatan perjalanan dan edukasi publik di lingkungan perkeretaapian.

“Kami percaya, budaya selamat tumbuh dari kebiasaan baik yang dilakukan bersama. Tidak menerobos palang pintu, tidak melintas di jalur rel, dan menjaga area sekitar rel tetap tertib adalah kontribusi nyata masyarakat bagi keselamatan,” tambah Anne.

Melalui penutupan perlintasan berisiko, penguatan edukasi keselamatan, penertiban bangunan liar, serta pengamanan RUMAJA, KAI menegaskan komitmennya menghadirkan layanan kereta api yang aman, nyaman, dan andal.

KAI pun mengajak masyarakat menjadikan tertib di perlintasan sebidang sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Berhenti sejenak, patuh pada rambu, dan menunggu dengan sabar diyakini menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi keselamatan bersama.

“Keselamatan adalah wujud kepedulian. Dengan tertib hari ini, kita menjaga masa depan yang lebih aman untuk semua,” tutup Anne.(*****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Daop 1 Perkuat Pengawasan Jelang Angkutan Lebaran 2026, 895 Km Rel KA Dipantau Ketat

4 Maret 2026 - 13:31 WIB

KAI Daop 7 Madiun Operasikan Motis Lebaran 2026, Pendaftaran Dibuka hingga 29 Maret

4 Maret 2026 - 13:12 WIB

Menjaga Nyawa di Perlintasan Sebidang

4 Maret 2026 - 09:03 WIB

Tingkatkan Kelancaran Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Tutup JPL 209 di Blitar

4 Maret 2026 - 05:27 WIB

Update KA Mudik 2026: Penjualan Tiket Capai 2 Juta Lebih, Okupansi 46 Persen

3 Maret 2026 - 20:34 WIB

Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Services Tingkatkan Kompetensi Keamanan Lewat Pelatihan BLS

3 Maret 2026 - 19:04 WIB

Awal 2026, 86 Ribu Wisman Gunakan Kereta Api; Yogyakarta dan Gambir Jadi Stasiun Favorit

3 Maret 2026 - 18:31 WIB

Penjualan Tiket KA Lebaran Divre III Palembang Tembus 83.346 Tiket, Mudik Gratis Terisi 64 Persen

3 Maret 2026 - 12:27 WIB

Okupansi KA Lebaran dari Gambir dan Pasar Senen Capai 56 Persen, Masyarakat Diimbau Pilih Tanggal Alternatif

3 Maret 2026 - 11:34 WIB

Pelanggan KA Makassar–Parepare Tumbuh 27,82 Persen, Siap Layani Mobilitas Lebaran 2026 di Indonesia Timur

2 Maret 2026 - 22:46 WIB

Trending di PERON