Menu

Mode Gelap
Terminal Teluk Lamong Bersama Kebun Raya Purwodadi Dorong Keanekaragaman Hayati di Area Pelabuhan KAI Services Perketat Keamanan Pangan, Jamin Produk Kuliner Kereta Layak Konsumsi Dukung Kelancaran Penyelenggaraan Haji 2026, DAMRI Siap Layani Angkutan Jemaah di Berbagai Embarkasi di Seluruh Indonesia Kisah Nyata Kami di Tempat untuk Menjadi Generasi yang Lebih Waras di Negri yang Penuh Drama Mobilitas Meningkat, KAI Perluas Akses Usaha bagi UMK di Area Stasiun Sinergi Operasional IPC TPK dan PTP Nonpetikemas di Teluk Bayur Perkuat Kinerja Bongkar Muat

PERON

Tingkatkan Kelancaran Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Tutup JPL 209 di Blitar

badge-check


 Tingkatkan Kelancaran Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Tutup JPL 209 di Blitar Perbesar

Wartatrans.com, BLITAR – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menutup Jalur Perlintasan Sebidang (JPL) No. 209 di Dusun Kandangan, Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, menjelang masa Angkutan Lebaran 2026. Penutupan ini dilakukan sebagai langkah proaktif untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api (KA) dan masyarakat.

JPL 209 berada di Km 130+3/4 petak jalan antara Stasiun Blitar–Stasiun Rejotangan. Penutupan dilakukan melalui kolaborasi Tim Pengamanan KAI, Tim Resort JR 7.11 Blitar, Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar, serta Satlantas Polresta Blitar.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan penutupan tersebut merupakan tindak lanjut koordinasi kewilayahan yang digelar pada Rabu (25/2/2026) di Kantor Satlantas Polresta Blitar. Dalam pertemuan itu, penutupan JPL 209 menjadi prioritas untuk mendukung Operasi Ketupat Semeru 2026 karena dinilai memiliki potensi bahaya yang dapat mengganggu keselamatan perjalanan KA dan pengguna jalan.

Menurut Tohari, kejadian temperan atau kecelakaan di jalur KA masih menjadi perhatian serius. Sepanjang 2025 tercatat 24 kejadian temperan, sedangkan pada Januari hingga awal Maret 2026 telah terjadi lima kejadian.

Untuk meminimalkan potensi gangguan perjalanan KA, KAI Daop 7 terus melakukan normalisasi jalur melalui penutupan perlintasan sebidang. Sepanjang 2025, sebanyak 15 titik telah ditutup. Pada 2026, KAI menargetkan penutupan delapan perlintasan, dengan realisasi tiga titik hingga awal Maret ini.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Sepanjang awal 2026 saja sudah terjadi lima kejadian temperan. Penutupan JPL No. 209 ini bagian dari target penutupan delapan titik perlintasan yang kami canangkan tahun ini untuk meminimalisir angka kecelakaan,” ujar Tohari.

KAI Daop 7 juga mengingatkan bahwa selama masa Angkutan Lebaran, frekuensi perjalanan KA meningkat sehingga jarak waktu antar kereta (headway) semakin pendek. Kondisi ini menuntut kewaspadaan lebih tinggi dari masyarakat.

KAI mengimbau masyarakat tidak membuka akses jalan baru secara ilegal di sepanjang jalur KA, menggunakan perlintasan resmi yang dilengkapi rambu keselamatan, serta tidak beraktivitas di sekitar jalur rel aktif.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan normalisasi jalur ini, kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa melintasi rel di tempat yang tidak resmi bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga membahayakan diri sendiri,” tutup Tohari.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Services Perketat Keamanan Pangan, Jamin Produk Kuliner Kereta Layak Konsumsi

23 April 2026 - 20:54 WIB

Mobilitas Meningkat, KAI Perluas Akses Usaha bagi UMK di Area Stasiun

23 April 2026 - 19:12 WIB

Percepatan Implementasi B50, KAI Perkuat Uji untuk Jaga Keselamatan, Layanan, dan Keberlanjutan

23 April 2026 - 12:14 WIB

Loko Food Truck Hadir di Stasiun Pasar Senen, Sajikan Kopi hingga Camilan

23 April 2026 - 11:56 WIB

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasi Keselamatan Perlintasan dengan Kebaya di Hari Kartini

23 April 2026 - 11:47 WIB

Longsor di Jalur Cibeber-Lampegan, KAI Daop 1 Jakarta Batalkan Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi

23 April 2026 - 11:10 WIB

Terus Tumbuh, Penumpang Commuter Line Area VIII Surabaya Tembus 4 Juta pada Triwulan I 2026

23 April 2026 - 11:01 WIB

KAI Angkut 1,37 Juta Ton Peti Kemas pada Triwulan I 2026, Naik 14,57 Persen

22 April 2026 - 16:10 WIB

Barang Tertinggal di Kereta Api Makin Banyak Aja! KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pelanggan Lebih Teliti

22 April 2026 - 15:06 WIB

Hari Bumi 2026, KAI Catat 128 Juta Penumpang dan Perkuat Transportasi Rendah Emisi

22 April 2026 - 14:55 WIB

Trending di PERON