Menu ✖

Mode Gelap
Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara Maulid Nabi di YPL Al-Hidayah, Siswa Diajak Meneladani Empat Sifat Rasulullah Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20% Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

PERON

Marak Penipuan Berkedok Whoosh, KCIC Minta Pembelian Tiket Hanya di Kanal Resmi

badge-check


 Marak Penipuan Berkedok Whoosh, KCIC Minta Pembelian Tiket Hanya di Kanal Resmi Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – KCIC mengimbau masyarakat untuk mewaspadai nomor WhatsApp tidak resmi yang menawarkan layanan dengan mengatasnamakan Whoosh.

Masyarakat diminta memastikan hanya berkomunikasi melalui Whoosh Contact Center resmi di 0811-8888-111 yang telah terverifikasi dengan centang biru, serta melakukan transaksi melalui kanal resmi Whoosh.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, pelaku penipuan dapat menggunakan nama, logo, jadwal perjalanan, hingga materi visual Whoosh untuk meyakinkan masyarakat seolah-olah layanan tersebut berasal dari kanal resmi. KCIC tidak pernah mengarahkan pembayaran tiket ke rekening pribadi maupun rekening yang disampaikan oleh nomor WhatsApp tidak resmi.

“Berbagai informasi resmi Whoosh dapat dengan mudah disalin dan digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak hanya melihat logo, nama, atau jadwal yang diberikan, tetapi selalu memastikan nomor yang dihubungi dan kanal transaksi yang digunakan merupakan kanal resmi Whoosh,” ujar Eva.

Salah satu modus yang ditemukan bermula dari iklan di media sosial yang mengatasnamakan Whoosh dan mengarahkan masyarakat ke nomor WhatsApp tidak resmi. Pelaku kemudian memberikan jadwal perjalanan yang menyerupai informasi resmi, meminta pengisian data pribadi, serta mengarahkan pembayaran ke rekening perorangan. Pelaku juga dapat menawarkan promo atau fasilitas perjalanan yang tidak sesuai dengan layanan resmi Whoosh.

KCIC menegaskan tiket Whoosh hanya dapat dibeli melalui kanal penjualan resmi, yaitu Aplikasi Whoosh, ticket.kcic.co.id, loket dan Ticket Vending Machine di stasiun Whoosh, Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com.

Sementara itu, Whoosh Contact Center 0811-8888-111 melayani kebutuhan informasi, kritik, saran, pengaduan, hingga pemesanan rombongan dan voucher tiket Whoosh. Setiap pembayaran melalui layanan tersebut harus mengikuti mekanisme resmi dan tidak pernah ditujukan ke rekening pribadi.

Eva mengingatkan masyarakat untuk tidak memberikan data pribadi, kode OTP, PIN, kata sandi, maupun informasi pembayaran kepada pihak yang tidak dikenal. Masyarakat juga diminta berhati-hati terhadap tautan atau dokumen mencurigakan yang dikirim melalui nomor tidak resmi.

“Jika menemukan indikasi penipuan, segera hentikan komunikasi dan transaksi, simpan bukti percakapan, blokir nomor tersebut, serta laporkan kepada platform terkait dan Whoosh Contact Center. KCIC terus meningkatkan edukasi dan pemantauan terhadap penyalahgunaan nama Whoosh untuk membantu melindungi masyarakat dari potensi penipuan,” tutup Eva.(fahmi)

Baca Lainnya

KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

1 Oktober 2026 - 04:55 WIB

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

30 September 2026 - 22:52 WIB

Ranting Pohon Tumbang Timpa Kabel LAA, Perjalanan KRL Bogor Terganggu

30 September 2026 - 17:00 WIB

Tarif TransJakarta 2027 Diusulkan jadi Rp5.000

30 September 2026 - 14:56 WIB

KAI-INKA Bakal Disatukan

30 September 2026 - 13:00 WIB

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Perjalanan Premium yang Membawa Cerita Indonesia di Atas Rel

29 September 2026 - 23:36 WIB

Direktur Utama KAI: 81 Tahun Perjalanan Kereta Api Indonesia Berawal dari Sejarah, Bergerak Menuju Masa Depan

29 September 2026 - 23:20 WIB

KAI Tegaskan Rekomendasi KNKT Tak Berhenti di Dokumen, Diterapkan di Lapangan

29 September 2026 - 20:24 WIB

KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur

29 September 2026 - 20:09 WIB

Cegah Gangguan Perjalanan, KAI Daop 1 Rawat Rel, Wesel, Jembatan hingga LAA

29 September 2026 - 18:59 WIB

Trending di PERON