Wartatrans.com, JAKARTA – Yes! Pemanfaatan atas program stimulus sektor transportasi, berupa diskon tarif selama libur sekolah 2026, telah mencapai target.
Ya, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menyalurkan stimulus sektor transportasi demi mendukung kemudahan mobilitas masyarakat yang bepergian dengan angkutan umum pada liburan sekolah.

Pada layanan kereta api, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo menyampaikan, diskon 30 persen bagi semua lintas pelayanan kelas ekonomi yang diberikan 20 Juni sampai 5 Juli 2026, telah dimanfaatkan 1.303.191 pelanggan.
“Jumlah itu setara dengan 37,8 persen dari total 3.451.031 pelanggan, yang menggunakan layanan kereta api selama libur sekolah 2026,” tutur Franoto dalam diskusi bersama media di Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Bahkan pemanfaatan optimal menurutnya telah terjadi pada puncak perjalanan pada 5 Juli 2026, dengan total mencapai 254.939 pelanggan yang memanfaatkan program diskon tarif tersebut.
Bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2025 lalu, kata Franoto, terdapat lonjakan hingga sekitar 11 persen dalam pelaksanaannya.
“Pada tahun lalu, masyarakat yang memanfaatkan program diskon itu mencapai sebanyak 1.173.612 penumpang,” ujarnya.
Capaian itu telah membuat serapan anggaran pada program stimulus sektor layanan transportasi mencapai Rp90,96 miliar, atau sekitar 94,53 persen dari pagu anggaran yang disediakan.
“Untuk perjalanan kereta apinya selama masa liburan sekolah ini, KAI menjalankan total 176 perjalanan yang terdiri dari 150 perjalanan reguler dan 26 perjalanan kereta tambahan,” katanya.
Sementara untuk program diskon 100 persen tarif jasa pelabuhan untuk penumpang pejalan kaki, kendaraan golongan II dan IVA, serta 14 pelabuhan (8 lintasan) angkutan penyeberangan pada 20 Juni sampai 5 Juli 2026, juga telah dimanfaatkan dengan optimal oleh masyarakat yang menggunakan layanan tersebut.
Group Head Bisnis Pelayaran Komersial ASDP, Rizki Dwianda menyebutkan, capaian realisasi program tersebut telah dimanfaatkan oleh 1.251.711 pengguna, atau 93,30 persen dari target 1.206.585 penerima manfaat.
“Capaiannya secara produksi adalah sebesar 93,30 persen, hampir seluruh jenis customer kita mengalami kenaikan. Ini adalah sinyal positif, karena kami selalu percaya kalau transportasinya naik, pasti ekonominya tumbuh. Itu sudah period, sudah pasti,” ujat Rizki.
Untuk program diskon 30 persen bagi seluruh ruas trayek kapal laut penumpang kelas ekonomi PT Pelni, yang digelar pada 20 Juni sampai 15 Agustus 2026, dilaporkan juga telah dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat penggunanya.
Manager Corcom PT Pelni, Firdha Islamy menyampaikan, realisasi penumpang tercatat mencapai sekitar 97 persen, dari total target atau sebanyak 674.444 penumpang.
Sementara realisasi penyerapan anggaran stimulus telah mencapai sekitar 98 persen dari total sekitar Rp67 miliar.
“Untuk keberangkatan tertingginya berada di keberangkatan 26 Juni yang mencapai sekitar 24.000 penumpang,” ungkapnya.
Adapun program stimulus diskon tarif kapal penumpang PELNI periode libur sekolah 2026 ini masih terus berjalan dan dibuka untuk jadwal keberangkatan hingga 15 Agustus 2026. (omy)





























