Menu ✖

Mode Gelap
Zulfitri Nahkodai APPSI Aceh 2026–2031, Pedagang Pasar Siap Perkuat Ekonomi Kerakyatan 41,6 Juta Ton Batu Bara Diangkut KAI Sepanjang Januari–September 2026, Jadi Andalan Angkutan Barang KAI: Minat Pelanggan terhadap Perjalanan Panoramic dan Kabin Privat Terus Menguat Penumpang KA Joglosemarkerto Tembus 1,1 Juta hingga September 2026, Naik 9,73 Persen Tarif TransJakarta Disesuaikan 2027 Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal

RAGAM

Harga Semen di Aceh Tengah Tembus Rp105 Ribu per Sak, Warga Keluhkan Tingginya Biaya Distribusi

badge-check


 Harga Semen di Aceh Tengah Tembus Rp105 Ribu per Sak, Warga Keluhkan Tingginya Biaya Distribusi Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Warga di Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues mengeluhkan tingginya harga semen yang dinilai memberatkan masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang membangun rumah maupun fasilitas umum.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga Semen Andalas di sejumlah wilayah pesisir Aceh umumnya berkisar Rp68.000 per sak, sedangkan Semen Padang sekitar Rp58.000 per sak. Namun, di wilayah tengah Aceh terjadi kenaikan yang cukup signifikan.

Di Kabupaten Aceh Tengah, harga Semen Andalas dilaporkan mencapai sekitar Rp105.000 per sak, sedangkan Semen Padang sekitar Rp95.000 per sak. Sementara itu, di Kabupaten Gayo Lues harga semen dilaporkan dapat mencapai Rp115.000 per sak, tergantung lokasi dan biaya distribusi.

Sejumlah warga menilai tingginya harga tersebut dipengaruhi oleh mahalnya biaya distribusi akibat kondisi infrastruktur jalan yang belum memadai.

Kerusakan pada sejumlah ruas jalan menuju wilayah tengah Aceh menyebabkan biaya angkutan meningkat, sehingga berdampak pada harga jual di tingkat pengecer.

Akibat selisih harga tersebut, sebagian warga Bener Meriah memilih membeli semen langsung ke Lhokseumawe dan Aceh Utara karena dinilai lebih murah, meski harus mengeluarkan biaya perjalanan tambahan.

Selain faktor distribusi, masyarakat juga mempertanyakan mengapa Semen Andalas yang diproduksi di Aceh memiliki harga lebih tinggi dibandingkan Semen Padang. Perbedaan harga ini menjadi perhatian warga mengingat keduanya merupakan bagian dari kelompok perusahaan BUMN.

Masyarakat berharap pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten segera memperbaiki infrastruktur jalan serta mengevaluasi rantai distribusi bahan bangunan agar biaya logistik dapat ditekan dan harga semen kembali terjangkau.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak produsen, distributor, maupun instansi terkait mengenai penyebab perbedaan harga semen dan tingginya harga jual di wilayah tengah Aceh.*** (Kamaruzzaman)

Baca Lainnya

Zulfitri Nahkodai APPSI Aceh 2026–2031, Pedagang Pasar Siap Perkuat Ekonomi Kerakyatan

7 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Kekeringan Hampir Empat Bulan, Bupati Fakfak Kerahkan Seluruh OPD Bantu Salurkan Air Bersih

6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Almujaini Abdul Karim Kembali Pimpin Musara Gayo Jabodetabek

6 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Kabut Asap Selimuti Karas, Polisi Sektor Karas Bagikan Masker kepada Warga Malakuli.

6 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Becak Listrik Prabowo: Ketika Teknologi Datang ke Jalanan Rakyat

6 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Putra Aceh Dipercaya Duduki Kursi BPK RI, Khaidir Abdurrahman Siap Emban Amanah

6 Oktober 2026 - 06:21 WIB

118 Bus Shuttle DAMRI Siap Layani Mobilitas Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

6 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

6 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Sembilan Tahun Ruang Baca, Doa untuk Negeri Mengiringi Perayaan

5 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Sepuluh Tahun Menanti, Masjid Giok Jadi Saksi Perjalanan Luhay Ahmad Memeluk Islam

5 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Trending di RAGAM