Menu

Mode Gelap
Yes! Stimulus Sektor Transportasi Berupa Diskon Tarif di Libur Sekolah Capai Target Indeks Kepuasan Pelanggan KAI Capai 4,53, Sebanyak 3,25 Juta Suara Pelanggan jadi Evaluasi ASDP Patuhi Operasional Penyeberangan Selat Bali Hadapi Cuaca Ekstrem SRMA 2 Aceh Besar Tembus 16 Besar Nasional English Debating Competition Disproseni UT 2026 Dirut PTP Nonpetikemas Sebut Pentingnya Penguatan Komunikasi Publik Difabel Great Camp 2026 di Medan Sukses Digelar, Dorong Semangat Inklusi dan Kemandirian

RAGAM

Harga Semen di Aceh Tengah Tembus Rp105 Ribu per Sak, Warga Keluhkan Tingginya Biaya Distribusi

badge-check


 Harga Semen di Aceh Tengah Tembus Rp105 Ribu per Sak, Warga Keluhkan Tingginya Biaya Distribusi Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Warga di Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues mengeluhkan tingginya harga semen yang dinilai memberatkan masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang membangun rumah maupun fasilitas umum.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga Semen Andalas di sejumlah wilayah pesisir Aceh umumnya berkisar Rp68.000 per sak, sedangkan Semen Padang sekitar Rp58.000 per sak. Namun, di wilayah tengah Aceh terjadi kenaikan yang cukup signifikan.

Di Kabupaten Aceh Tengah, harga Semen Andalas dilaporkan mencapai sekitar Rp105.000 per sak, sedangkan Semen Padang sekitar Rp95.000 per sak. Sementara itu, di Kabupaten Gayo Lues harga semen dilaporkan dapat mencapai Rp115.000 per sak, tergantung lokasi dan biaya distribusi.

Sejumlah warga menilai tingginya harga tersebut dipengaruhi oleh mahalnya biaya distribusi akibat kondisi infrastruktur jalan yang belum memadai.

Kerusakan pada sejumlah ruas jalan menuju wilayah tengah Aceh menyebabkan biaya angkutan meningkat, sehingga berdampak pada harga jual di tingkat pengecer.

Akibat selisih harga tersebut, sebagian warga Bener Meriah memilih membeli semen langsung ke Lhokseumawe dan Aceh Utara karena dinilai lebih murah, meski harus mengeluarkan biaya perjalanan tambahan.

Selain faktor distribusi, masyarakat juga mempertanyakan mengapa Semen Andalas yang diproduksi di Aceh memiliki harga lebih tinggi dibandingkan Semen Padang. Perbedaan harga ini menjadi perhatian warga mengingat keduanya merupakan bagian dari kelompok perusahaan BUMN.

Masyarakat berharap pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten segera memperbaiki infrastruktur jalan serta mengevaluasi rantai distribusi bahan bangunan agar biaya logistik dapat ditekan dan harga semen kembali terjangkau.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak produsen, distributor, maupun instansi terkait mengenai penyebab perbedaan harga semen dan tingginya harga jual di wilayah tengah Aceh.*** (Kamaruzzaman)

Baca Lainnya

Difabel Great Camp 2026 di Medan Sukses Digelar, Dorong Semangat Inklusi dan Kemandirian

29 Juli 2026 - 19:46 WIB

Arus Petikemas IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan 73,7 Persen pada Juni 2026

29 Juli 2026 - 18:56 WIB

Pelindo Regional 4 Gandeng Stakeholder & Pengguna Jasa, Perkuat Budaya Antipenyuapan di Pelabuhan Makassar

29 Juli 2026 - 14:30 WIB

SMF Riset Ritel 2026: Konsumen Memilih Merawat Kendaraan Ketimbang Membeli

29 Juli 2026 - 08:39 WIB

Edrida Pulungan Raih Best Paper di Konferensi Internasional IFESDC 2026, Dorong Ekonomi Kreatif Syariah Indonesia Mendunia

29 Juli 2026 - 08:22 WIB

Cerita Dilema Kota Padat Bandung dan Bali, Tak Boleh Punya Gedung Menjulang

29 Juli 2026 - 07:05 WIB

Prabowo Pimpin Rapat Antisipasi El Nino, Pemerintah Diminta Perkuat Ketahanan Pangan dan Air

28 Juli 2026 - 21:29 WIB

BKM Masjid Bani Salim Rutin Gelar Kajian Fikih, Tauhid, dan Tasawuf Sejak Ramadan

28 Juli 2026 - 20:40 WIB

TJSL AirNav, Hadirkan Rumah Inspirasi Aceh Tamiang

28 Juli 2026 - 20:38 WIB

IPCC Jaga Kinerja Operasional di Tengah Pelemahan Pasar Kuartal II 2026

28 Juli 2026 - 15:17 WIB

Trending di ANJUNGAN