Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) memastikan kesiapan penuh dalam melayani pelanggan selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 yang berlangsung pada 18 Desember 2025–4 Januari 2026.
Melalui layanan Kereta Wisata, perusahaan menargetkan meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api di berbagai rute unggulan.

Direktur Utama KAI Wisata, Hendy Helmy, menegaskan bahwa seluruh lini operasional telah disiapkan untuk menghadapi tingginya mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun.
“KAI Wisata siap melayani pelanggan selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dengan peningkatan layanan, ketersediaan armada, serta kesiapan operasional di seluruh lini,” ujarnya, dikutip Selasa (9/12/2025).
Ia menambahkan bahwa momentum libur Nataru selalu menjadi waktu favorit masyarakat untuk bepergian bersama keluarga, sehingga layanan Kereta Wisata dipastikan hadir dengan standar aman, nyaman, dan berkelas.
Pada masa angkutan Nataru mendatang, KAI Wisata menyiapkan 32 perjalanan Kereta Wisata pola FIT yang terdiri dari kereta Priority, Imperial, dan Panoramic, dengan kapasitas maksimal mencapai 1.152 penumpang per hari. Puncak lonjakan penumpang diprediksi terjadi pada 24 Desember 2025 dan 2 Januari 2026.
Selain itu, layanan pola charter juga mencatat peningkatan minat, dengan 18 pemesanan perjalanan hingga saat ini dan diperkirakan masih bertambah. Jenis armada charter yang disediakan meliputi Kereta Istimewa, Priority, Imperial, Panoramic, serta Kereta Tematik Bali, Kereta Tematik Sumatera, dan Kereta Tematik Toraja.
Untuk perjalanan pola FIT, daftar Kereta Wisata yang beroperasi selama Nataru mencakup:
Priority: Senja Utama YK, Fajar Utama YK, Taksaka Tambahan, Pandulang Priority, Parahyangan Priority, Manahan Priority, Sembrani Tambahan, Gajayana Tambahan, dan lainnya.
Imperial: KA Tambahan relasi Gambir–Yogyakarta dan Yogyakarta–Gambir.
Panoramic: Argo Wilis, Turangga, Pangandaran, dan total 12 perjalanan lainnya.
Dengan beragam pilihan layanan, KAI Wisata menargetkan tingkat okupansi 60–100% pada seluruh perjalanan.
“Kami optimis layanan Kereta Wisata tetap menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin mendapatkan pengalaman perjalanan berbeda selama libur Nataru,” kata Hendy.
Untuk menjaga kenyamanan pelanggan, seluruh layanan pendukung seperti Luxury Lounge, Shower & Locker, Rail Transit, dan E-Porter di berbagai stasiun juga disiagakan secara penuh. “Kami ingin memberikan pengalaman menyeluruh, bukan sekadar perjalanan,” tutup Hendy Helmy.
KAI Wisata menyatakan berkomitmen memberikan layanan terbaik melalui peningkatan fasilitas, penguatan kesiapan operasional, dan pelayanan berstandar tinggi demi memastikan masyarakat dapat menikmati libur akhir tahun dengan aman dan menyenangkan.(***)









