Menu

Mode Gelap
Tampil di APM 2026, INSA Bawa Suara Pelayaran Indonesia di Panggung Internasional Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tinjau Tanggul Jebol di Pabean, Pastikan Pemerintah ‘Hadir’ di Masyarakat AHY Dituduh Lagi Terlibat Kasus Ijazah Jokowi, Kali ini Disebut Bersama Puan dan Habib Rizieq Penumpang Whoosh Momen Lebaran Masih Ramai, KCIC Optimalkan Intermoda untuk Kelancaran Perjalanan Instruksi Presiden ke KAI: Percepat Inventarisasi Permukiman Bantaran Rel dan Penyiapan Solusi Hunian Laik Urai Kepadatan di Jalur Tol Trans Jawa, One Way dari KM 132 hingga KM 70 Diberlakukan

ANJUNGAN

KPLP Hadir di Pelayaran Rakyat, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Tanjung Priok Kerahkan KN.Golok-P.206 Amankan Arus Balik di Sebesi – Kalianda Lampung.

badge-check


 Foto istimewa/PPLP Tanjung Priok Perbesar

Foto istimewa/PPLP Tanjung Priok

Wartatrans.com, LAMPUNG – Negara hadir hingga ke pelabuhan tradisional. Dalam momentum arus balik Angkutan Lebaran 2026, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, mengerahkan kapal patroli negara KN.Golok-P.206 untuk melaksanakan kegiatan Pengawasan dan Pengamanan (WASPAM) di lintasan vital Pelabuhan Pulau Sebesi – Dermaga Canti Kalianda, Lampung.

Lintasan ini merupakan salah satu jalur utama mobilitas masyarakat pesisir yang menggunakan kapal tradisional, khususnya pada masa Lebaran yang mengalami peningkatan signifikan jumlah penumpang. Kondisi tersebut menjadikan kehadiran negara sebagai faktor kunci dalam menjamin keselamatan, ketertiban, dan kelancaran pelayaran.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui koordinasi erat antara Kepala Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Fourmansyah, S.H., M.M., M.H., dengan Kepala KSOP Kelas IV Bakauheni, Capt. Suratno, S.E., M.M., sebagai bentuk sinergi antar unit kerja Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam memastikan pengawasan keselamatan pelayaran berjalan optimal hingga ke pelabuhan rakyat.

Sebagai bentuk aksi nyata di lapangan, personel KN. Golok – P.206 melaksanakan: Edukasi keselamatan pelayaran kepada nahkoda dan penumpang, Pengawasan kapasitas angkut kapal tradisional, Pendampingan langsung aktivitas pelayaran rakyat, Bantuan proses embarkasi dan debarkasi penumpang

Pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga humanis dan preventif, guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan pelayaran.

Kepala KSOP Kelas IV Bakauheni, Capt. Suratno, S.E., M.M., menyampaikan bahwa sinergi menjadi faktor utama dalam menjaga keselamatan pelayaran masyarakat.

 

“Sinergi antara KPLP dan KSOP menjadi kunci dalam memastikan seluruh aktivitas pelayaran, termasuk di pelabuhan tradisional, berjalan aman, tertib, dan terkendali, khususnya pada masa arus balik Lebaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Fourmansyah, S.H., M.M., M.H., menegaskan bahwa kehadiran KPLP merupakan bagian dari komitmen negara dalam melindungi masyarakat di wilayah perairan.

 

“Pelabuhan Pulau Sebesi – Kalianda merupakan jalur vital bagi masyarakat. KPLP hadir tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan edukasi serta pendampingan langsung agar setiap perjalanan berlangsung aman hingga sampai tujuan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa KPLP mengedepankan pendekatan pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

 “Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara di laut. Keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab bersama, dan KPLP hadir untuk memastikan setiap perjalanan selamat hingga tujuan,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, kondisi perairan Sebesi – Kalianda terpantau aman, lancar, dan kondusif, dengan cuaca cerah berawan serta tidak ditemukan kejadian menonjol.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir secara aktif hingga ke pelabuhan-pelabuhan tradisional yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat pesisir—tidak hanya mengawasi, tetapi juga melayani dan melindungi.

Sebagai informasi, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) merupakan unit pelaksana teknis Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang memiliki tugas dalam penegakan hukum di laut, pengawasan keselamatan pelayaran, penanggulangan pencemaran laut, serta bantuan SAR di wilayah perairan Indonesia.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tampil di APM 2026, INSA Bawa Suara Pelayaran Indonesia di Panggung Internasional

27 Maret 2026 - 16:05 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Tol Trans Jawa, One Way dari KM 132 hingga KM 70 Diberlakukan

27 Maret 2026 - 14:28 WIB

Dari Keterbatasan Menuju Keberkahan: Kisah Inspiratif Siti Patimah Azzahra Bersama PNM

27 Maret 2026 - 11:31 WIB

Pelindo Perkuat Koordinasi Pengaturan Lalu Lintas Pasca Idulfitri di Pelabuhan Tanjung Priok

27 Maret 2026 - 07:33 WIB

Kemenhub Matangkan Strategi Hadapi Puncak Arus Balik di Lintas Ketapang-Gilimanuk

27 Maret 2026 - 07:00 WIB

ASDP: Puncak Arus Balik Kedua dari Sumatera Diprediksi Akhir Pekan ini

26 Maret 2026 - 19:55 WIB

Baru 29% Pemudik Kembali ke Bali, ASDP Tetap Jaga Stabilitas Arus Balik

26 Maret 2026 - 17:26 WIB

Pertumbuhan Solid dan Kinerja Berkelanjutan, IPCC Raih Laba Rekor Rp256 Miliar

26 Maret 2026 - 12:45 WIB

Menhub Dudy: Hingga H+3 Lebaran, Kenaikan Jumlah Penumpang Angkutan Umum 11,11%

25 Maret 2026 - 21:58 WIB

Arus Balik Libur Lebaran Ramai Lancar, 327 Ribu Penumpang Kembali ke Jawa dari Sumatera

25 Maret 2026 - 21:50 WIB

Trending di ANJUNGAN