Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan informasi terkait kejadian tertemper orang oleh KA PLB 1689A Commuter Line relasi Rangkasbitung-Tanah Abang yang terjadi pada Jumat (26/12/2025) pukul 11.15 WIB di Km 10+5/4 lintas antara Stasiun Kebayoran dan Stasiun Palmerah.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa petugas KAI segera melakukan langkah penanganan dengan berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

“Setelah dilakukan pemeriksaan rangkaian dan dinyatakan aman, perjalanan kereta api dapat kembali dilanjutkan. Dampak kejadian ini menyebabkan keterlambatan satu perjalanan kereta api sekitar lima menit,” ujar Franoto.
Korban mengalami luka dan dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Selama proses penanganan, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
Atas kejadian tersebut, KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam kepada korban dan keluarga.
Franoto menegaskan bahwa jalur rel kereta api merupakan area terbatas dan berbahaya, sehingga tidak diperkenankan untuk aktivitas masyarakat. “Keberadaan orang di jalur rel sangat berisiko dan dapat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api,” jelasnya.
Melalui kejadian ini, KAI Daop 1 Jakarta kembali mengedukasi masyarakat untuk tidak berada atau melintas di jalur rel selain di perlintasan resmi, tidak beraktivitas di sekitar rel kereta api dalam bentuk apa pun serta turut mengingatkan warga dan lingkungan sekitar akan bahaya beraktivitas di jalur rel.
KAI Daop 1 Jakarta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api, karena keselamatan adalah tanggung jawab bersama.(*****)










