Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

ANJUNGAN

Penyeberangan Merak–Bakauheni Terpantau Aman dan Lancar, Cuaca Bersahabat

badge-check


 Penumpang kapal penyeberangan Perbesar

Penumpang kapal penyeberangan

Wartatrans.com, MERAK – Pergantian tahun selalu menjadi momen krusial bagi konektivitas antarpulau.

Di Pelabuhan Merak, awal Tahun Baru 2026 dibuka dengan ritme layanan yang tetap terjaga. Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pasca-libur, PT ASDP Indonesia Ferry memastikan aktivitas penyeberangan Jawa–Sumatera berjalan normal, aman, dan lancar, seiring kondisi cuaca yang relatif bersahabat.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo mengatakan, hingga Kamis sore (1/1/2205), operasional di Pelabuhan Merak berada dalam kendali.

“Layanan penyeberangan dari Jawa menuju Sumatera terpantau aman dan lancar. Kondisi cuaca juga mendukung aktivitas pelayaran di awal Tahun Baru 2026,” tuturnya.

Menurutnya, kesiapsiagaan armada dan petugas menjadi fondasi utama agar arus penyeberangan tetap tertata.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di kawasan Pelabuhan Merak pada Kamis (1/1) terpantau hujan ringan dengan kecepatan angin sekitar 11 knot mengarah ke barat daya.

Jarak pandang mencapai hingga 10 kilometer, dan kondisi ini diperkirakan berlangsung sampai tengah malam.

Secara umum, situasi tersebut masih dinilai aman untuk mendukung operasional penyeberangan ferry lintas Jawa–Sumatera.

“Meski cuaca mendukung, ASDP tetap mengedepankan aspek keselamatan dan mengimbau pengguna jasa untuk terus mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang diprediksikan terjadi hingga Maret mendatang,” ungkap dia.

Keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Koordinasi dan pemantauan cuaca bersama BMKG dilakukan secara berkelanjutan.

Bila terjadi cuaca buruk dan tidak memungkinkan kapal berlayar, jadwal keberangkatan akan disesuaikan.

BMKG juga mengingatkan potensi curah hujan di wilayah Banten dan Lampung yang diprediksi dominan berada pada kategori menengah, yakni 50–150 mm per dasarian.

“Informasi ini menjadi dasar penguatan langkah antisipatif ASDP, mulai dari pengaturan jadwal operasional, kesiapan kapal, hingga penempatan personel di lapangan guna memastikan keselamatan pelayaran tetap terjaga,” imbuh Heru.

Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) selama 24 jam (periode 31 Desember pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H+6, tercatat jumlah trip yang beroperasi sebanyak 115 trip.

Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H+6 mencapai 29.397 orang atau turun 10,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 32.784 orang.

Tercatat kendaraan roda empat mencapai 3.472 unit atau turun 3,3% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.590 unit.

Total seluruh kendaraan tercatat 6.868 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H+6 atau turun 21,2% dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 8.712 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara mulai dari H-10 sampai H+6 tercatat 619.808 orang atau naik 3,2% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 600.463 orang.

Untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 137.203 unit atau turun 6,3% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 146.499 unit.

GM ASDP Cabang Merak Umar Imran Batubara mengungkapkan, meski terjadi peningkatan arus, kapasitas pelabuhan dan kapal masih memadai. Pelabuhan Merak memiliki kapasitas hingga 6.919 unit kendaraan kecil, sementara kapasitas angkut kapal per hari mampu mencapai 31.986 unit kendaraan kecil.

“Dengan dukungan tersebut, ASDP optimistis layanan penyeberangan tetap mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat secara aman, tertib, dan nyaman,” ujarnya.

Melalui kesiapan operasional, pemantauan cuaca berkelanjutan, serta sinergi lintas pemangku kepentingan, ASDP menegaskan komitmennya menjaga kelancaran penyeberangan di awal tahun. Di tengah dinamika mobilitas nasional, pelabuhan tetap menjadi simpul kepercayaan publik—menghubungkan perjalanan dengan rasa aman dan kepastian layanan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dukung Ketersediaan Pasokan Energi Nasional, Semester I-2026 PELNI Angkut 335.415 Metrik Ton Batubara

2 Juli 2026 - 16:20 WIB

BKKP-Institusi Pendidikan Maritim Perkuat Sinergi

2 Juli 2026 - 14:26 WIB

Gelar RUPS Tahunan, PT Pelindo Solusi Maritim Catat Pertumbuhan Kinerja Positif pada 2025

2 Juli 2026 - 13:06 WIB

Kemenhub Dukung Penuh Program Green and Smart Port Initiatives ASRI 2026

2 Juli 2026 - 10:34 WIB

Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif

1 Juli 2026 - 17:36 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Pemkot Jakarta Utara Tanam 665 Pohon

1 Juli 2026 - 13:11 WIB

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN untuk Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Kemenhub Perkuat Kualitas Lulusan Diklat Kepelautan

1 Juli 2026 - 06:59 WIB

Ekspor Perdana dari Terminal Kijing Dimulai, Pelindo Perkuat Efisiensi Logistik dan Daya Saing Ekspor Kalimantan Barat

1 Juli 2026 - 06:51 WIB

Optimalkan Layanan Kapal, Terminal Teluk Lamong Terapkan Berthing Window dan Berthing Priority di TPK Berlian

1 Juli 2026 - 06:38 WIB

Trending di ANJUNGAN