Menu

Mode Gelap
Aceh Tamiang Mencekam Dilanda Banjir, Warga Butuh Makanan dan Air Bersih Ribuan Warga Terisolir di Perbatasan Bener Meriah–Aceh Utara, Persediaan Pangan Habis PMI Evakuasi Lima Jenazah Korban Banjir, BFLF Lhokseumawe–Aceh Utara Salurkan Bantuan Hingga Menjadi Call Center Darurat Kuflet Siapkan Penerbitan Antologi Puisi Bencana “Air Mata Sumatera” Banjir Putuskan Akses Aceh Tamiang, Warga Masih Terisolir Pelukis Sulan Lim Hadirkan “Harmoni” dalam Pameran Paradocs #2 di TIM

PERISTIWA

Kuflet Siapkan Penerbitan Antologi Puisi Bencana “Air Mata Sumatera”

badge-check


					Kuflet Siapkan Penerbitan Antologi Puisi Bencana “Air Mata Sumatera” Perbesar

Wartatrans.com, SUMBAR — Menjelang siang pada Minggu (30/11/2025), Sekretariat Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang menggelar pertemuan internal membahas persiapan penerbitan Buku Antologi Puisi Bencana Jilid II bertajuk “Air Mata Sumatera”. Agenda tersebut turut dihadiri Pembina Kuflet sekaligus pimpinan Sekolah Menulis Elipsis, Muhammad Subhan.

Penerbitan antologi ini menjadi respons cepat Kuflet dan Elipsis atas serangkaian bencana yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hujan lebat, banjir bandang, angin kencang, serta tanah longsor menyebabkan kerusakan luas dan memicu keprihatinan berbagai pihak, termasuk komunitas seni dan literasi.

Tahun sebelumnya, Kuflet menerbitkan antologi bertema bencana berjudul “Negeri Bencana” yang ditulis seratus penyair Indonesia. Buku tersebut merekam berbagai peristiwa bencana alam di tanah air dan mendapat apresiasi luas.

Sebagai bentuk kepedulian, Kuflet kembali menginisiasi penerbitan buku serupa. Seluruh keuntungan dari penjualan antologi “Air Mata Sumatera” akan disalurkan langsung ke titik-titik terdampak, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Setiap tahun Kuflet berkomitmen menerbitkan antologi puisi sebagai kontribusi nyata pada kerja-kerja kemanusiaan dan kebudayaan,” demikian disampaikan perwakilan Kuflet dalam pertemuan tersebut.

Kuflet mengajak masyarakat luas — baik penyair maupun non-penyair — untuk mulai menyiapkan karya puisinya. Pengumuman resmi mengenai pengiriman karya akan dipublikasikan melalui akun media sosial Kuflet.

“Mari berpuisi tak henti sampai ke urat nadi. Salam kreatif,” demikian ajakan yang disampaikan dalam pertemuan itu.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Warga Terisolir di Perbatasan Bener Meriah–Aceh Utara, Persediaan Pangan Habis

30 November 2025 - 22:24 WIB

PMI Evakuasi Lima Jenazah Korban Banjir, BFLF Lhokseumawe–Aceh Utara Salurkan Bantuan Hingga Menjadi Call Center Darurat

30 November 2025 - 21:02 WIB

Banjir Putuskan Akses Aceh Tamiang, Warga Masih Terisolir

30 November 2025 - 20:20 WIB

Pelukis Sulan Lim Hadirkan “Harmoni” dalam Pameran Paradocs #2 di TIM

30 November 2025 - 20:15 WIB

Ketum KONI Sulteng Hadiri Pembukaan PSSI Ordinary Congress 2024–2025

30 November 2025 - 18:18 WIB

Trending di OLAH RAGA