Menu

Mode Gelap
KAI Berangkatkan 16 Ribu Peserta Mudik Gratis Naik Kereta Api: Dukung Perjalanan Lebih Aman dan Bebas Macet ASDP Turut Kolaborasi BUMN, Hadirkan Mudik Gratis Nyaman Bersama Pergerakan Penumpang Kereta di Daop 1 Jakarta Tembus 56 Ribu Orang pada 17 Maret 2026 Angkutan Lebaran 2026: Hari ke-5, Penumpang di Daop 7 Madiun Tembus 83 Ribu Orang Safari Politik, Agus Lamakarate Temui Ketua Muhammadiyah dan Pimpinan Majelis Dzikir Asmaul Husna Sinergi KAI, Pemprov Sumsel, dan Bank Sumsel Babel Berangkatkan Ribuan Pemudik Gratis dari Kertapati

PERISTIWA

Kuflet Siapkan Penerbitan Antologi Puisi Bencana “Air Mata Sumatera”

badge-check


 Kuflet Siapkan Penerbitan Antologi Puisi Bencana “Air Mata Sumatera” Perbesar

Wartatrans.com, SUMBAR — Menjelang siang pada Minggu (30/11/2025), Sekretariat Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang menggelar pertemuan internal membahas persiapan penerbitan Buku Antologi Puisi Bencana Jilid II bertajuk “Air Mata Sumatera”. Agenda tersebut turut dihadiri Pembina Kuflet sekaligus pimpinan Sekolah Menulis Elipsis, Muhammad Subhan.

Penerbitan antologi ini menjadi respons cepat Kuflet dan Elipsis atas serangkaian bencana yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hujan lebat, banjir bandang, angin kencang, serta tanah longsor menyebabkan kerusakan luas dan memicu keprihatinan berbagai pihak, termasuk komunitas seni dan literasi.

Tahun sebelumnya, Kuflet menerbitkan antologi bertema bencana berjudul “Negeri Bencana” yang ditulis seratus penyair Indonesia. Buku tersebut merekam berbagai peristiwa bencana alam di tanah air dan mendapat apresiasi luas.

Sebagai bentuk kepedulian, Kuflet kembali menginisiasi penerbitan buku serupa. Seluruh keuntungan dari penjualan antologi “Air Mata Sumatera” akan disalurkan langsung ke titik-titik terdampak, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Setiap tahun Kuflet berkomitmen menerbitkan antologi puisi sebagai kontribusi nyata pada kerja-kerja kemanusiaan dan kebudayaan,” demikian disampaikan perwakilan Kuflet dalam pertemuan tersebut.

Kuflet mengajak masyarakat luas — baik penyair maupun non-penyair — untuk mulai menyiapkan karya puisinya. Pengumuman resmi mengenai pengiriman karya akan dipublikasikan melalui akun media sosial Kuflet.

“Mari berpuisi tak henti sampai ke urat nadi. Salam kreatif,” demikian ajakan yang disampaikan dalam pertemuan itu.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Safari Politik, Agus Lamakarate Temui Ketua Muhammadiyah dan Pimpinan Majelis Dzikir Asmaul Husna

17 Maret 2026 - 16:50 WIB

IDSurvey Group Berangkatkan 1.400 Pemudik ke 10 Kota Tujuan dalam Program Mudik Bersama BUMN 2026

17 Maret 2026 - 14:23 WIB

Tim Media AHY Jateng, SICE Foundation, dan Wartatrans.com Berbagi Kebahagiaan Ramadhan 2026

17 Maret 2026 - 14:16 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Menunjuk Plt Bupati Cilacap, Kasus THRnya Semakin Menarik untuk Disimak

17 Maret 2026 - 14:00 WIB

Stephanie Meyerson, MUA Asal Pontianak, Juarai MasterChef Indonesia Season 13

17 Maret 2026 - 13:53 WIB

Parade Puisi hingga Wayang Hastabrata Semarakkan Ngaji Budaya di Purbalingga

17 Maret 2026 - 12:53 WIB

Humble Baker Perkenalkan Produk Artisan dan Rencana Ekspansi Lewat Media Gathering

17 Maret 2026 - 12:43 WIB

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Pastikan Layanan Tetap Optimal Selama Periode Libur Lebaran 2026

17 Maret 2026 - 12:01 WIB

Di Usia 63 Tahun Ozy Syahputra Tetap Belajar dan Bersyukur Menjalani Hidup

17 Maret 2026 - 04:27 WIB

Terminal Teluk Lamong Tebar Kepedulian Ramadhan, Bagikan Sembako Gratis, Takjil dan Santuni Anak Yatim

16 Maret 2026 - 22:29 WIB

Trending di ANJUNGAN