Menu

Mode Gelap
Ditjen Hubla Tingkatkan Kesiapsiagaan Penanganan Tumpahan Minyak Catatan Halimah Munawir: Saatnya Sistem Otonomi Pesantren Dievaluasi Siswa SMPIT Raudhatul Muttaqin Tampilkan Harmoni Budaya Nusantara Peninjauan Lokasi Sidang Sengketa, Tanah 5,25 Meter Jadi Objek Perselisihan KAI Dukung Penuh Investigasi KNKT Atas Kejadian di Stasiun Bekasi Timur Sinergi TPK Berlian–TKBM Tanjung Perak Tingkatkan Kompetensi 835 Pekerja Pelabuhan

PERON

Angkutan Lebaran 2026: Hari ke-5, Penumpang di Daop 7 Madiun Tembus 83 Ribu Orang

badge-check


 Angkutan Lebaran 2026: Hari ke-5, Penumpang di Daop 7 Madiun Tembus 83 Ribu Orang Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Memasuki hari kelima masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatatkan lonjakan signifikan pada volume penumpang kereta api jarak jauh.

Berdasarkan pantauan data, pergerakan masyarakat di wilayah Daop 7 menunjukkan tren peningkatan tajam, dipicu oleh dimulainya masa libur sekolah.

Secara kumulatif, hingga Minggu, 15 Maret 2026, tercatat sebanyak 83.664 pelanggan telah dilayani di wilayah Daop 7 Madiun. Angka tersebut terdiri dari: kedatangan 53.968 penumpang dan keberangkatan 29.696 penumpang.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengungkapkan bahwa tren kepadatan masih berada di level tinggi. Pada Ahad (15/3) saja, tercatat 7.228 penumpang berangkat dan 12.555 penumpang datang.

“Adapun data per pukul 18.00 WIB sore ini, Senin (16/3/2026) mencatat sudah ada 5.942 penumpang berangkat dan 11.124 penumpang datang. Angka ini masih dinamis dan dipastikan terus bertambah hingga keberangkatan dan kedatangan KA tengah malam nanti,” jelas Tohari.

Tohari menambahkan bahwa lonjakan ini tidak lepas dari pengaruh kalender pendidikan. “Peningkatan semakin terasa hari ini seiring masuknya masa liburan sekolah. Mobilitas masyarakat yang ingin pulang kampung lebih awal atau sekadar berwisata meningkat drastis,” tambahnya.

Guna mengantisipasi lonjakan yang terus merangkak naik, KAI Daop 7 Madiun telah menyiagakan langkah-langkah strategis:

1. Pengoperasian KA Tambahan: Mengoperasikan KA Brantas Tambahan relasi Blitar – Pasarsenen (PP).
2. Kapasitas Kursi Maksimal: KA Brantas Tambahan membawa rangkaian 5 kereta eksekutif (250 tempat duduk) dan 4 kereta ekonomi (288 tempat duduk). Selama masa Angkutan Lebaran, total kapasitas tambahan untuk KA Brantas Tambahan mencapai 11.836 kursi (5.500 eksekutif dan 6.336 ekonomi).
3. Optimalisasi Layanan: Peningkatan fasilitas dan pengawasan di stasiun-stasiun besar wilayah Daop 7 guna menjamin kenyamanan serta keamanan pelanggan.

“KAI berkomitmen memastikan seluruh perjalanan Angkutan Lebaran 2026 berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun agar terhindar dari keterlambatan,” tutup Tohari.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Dukung Penuh Investigasi KNKT Atas Kejadian di Stasiun Bekasi Timur

9 Mei 2026 - 08:30 WIB

WFH Berlaku, Volume Penumpang Commuter Line Jabodetabek Turun 9 Persen

8 Mei 2026 - 16:27 WIB

KAI Services Buka Lowongan Pramugara dan Pramugari Kereta Api, Simak Syaratnya

7 Mei 2026 - 23:25 WIB

KAI Catat Peningkatan Pekerja Bersertifikasi demi Operasional Kereta Api yang Andal

7 Mei 2026 - 23:00 WIB

Demi Memangkas Waktu, Nyawa Dipertaruhkan di Perlintasan Kereta Api

7 Mei 2026 - 22:48 WIB

KAI Tutup 1.329 Perlintasan Liar Sejak 2021, Imbau Pengguna Jalan Disiplin di Perlintasan Sebidang

7 Mei 2026 - 09:59 WIB

KAI Lanjutkan Pendampingan Korban Insiden Bekasi Timur, 17 Pelanggan Masih Dirawat

6 Mei 2026 - 22:29 WIB

Penutupan Perlintasan Liar, Upaya Bersama Jaga Keselamatan Perjalanan KA

6 Mei 2026 - 10:26 WIB

KAI Services Luncurkan Kampanye #BerawalDariKantor, Ajak Pegawai Pilah Sampah dari Rumah

6 Mei 2026 - 07:16 WIB

KAI Gelar Tahlilan dan Doa Bersama, Menguatkan Pelanggan dan Keluarga Korban Insiden KRL-KAJJ

6 Mei 2026 - 06:22 WIB

Trending di PERON