Menu

Mode Gelap
KAI dan Railfans Berkumpul di Balaiyasa Manggarai dalam Community Gathering 2026 PELNI Logistics Targetkan Bongkar Muat Tumbuh Positif di 2026, Tembus 56.482 TEUs Long Weekend Telah Tiba: DAMRI Hadirkan Promo Perjalanan ke Yogyakarta dan Denpasar, Mulai 200 Ribuan Aja! IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025 Catatan Halimah Munawir: Pulang Tanpa Pemberitahuan Bupati Bogor Tegaskan Pembebasan Lahan Jalur Tambang Masuk APBD 2026

PERISTIWA

Kuflet Siapkan Penerbitan Antologi Puisi Bencana “Air Mata Sumatera”

badge-check


					Kuflet Siapkan Penerbitan Antologi Puisi Bencana “Air Mata Sumatera” Perbesar

Wartatrans.com, SUMBAR — Menjelang siang pada Minggu (30/11/2025), Sekretariat Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang menggelar pertemuan internal membahas persiapan penerbitan Buku Antologi Puisi Bencana Jilid II bertajuk “Air Mata Sumatera”. Agenda tersebut turut dihadiri Pembina Kuflet sekaligus pimpinan Sekolah Menulis Elipsis, Muhammad Subhan.

Penerbitan antologi ini menjadi respons cepat Kuflet dan Elipsis atas serangkaian bencana yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hujan lebat, banjir bandang, angin kencang, serta tanah longsor menyebabkan kerusakan luas dan memicu keprihatinan berbagai pihak, termasuk komunitas seni dan literasi.

Tahun sebelumnya, Kuflet menerbitkan antologi bertema bencana berjudul “Negeri Bencana” yang ditulis seratus penyair Indonesia. Buku tersebut merekam berbagai peristiwa bencana alam di tanah air dan mendapat apresiasi luas.

Sebagai bentuk kepedulian, Kuflet kembali menginisiasi penerbitan buku serupa. Seluruh keuntungan dari penjualan antologi “Air Mata Sumatera” akan disalurkan langsung ke titik-titik terdampak, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Setiap tahun Kuflet berkomitmen menerbitkan antologi puisi sebagai kontribusi nyata pada kerja-kerja kemanusiaan dan kebudayaan,” demikian disampaikan perwakilan Kuflet dalam pertemuan tersebut.

Kuflet mengajak masyarakat luas — baik penyair maupun non-penyair — untuk mulai menyiapkan karya puisinya. Pengumuman resmi mengenai pengiriman karya akan dipublikasikan melalui akun media sosial Kuflet.

“Mari berpuisi tak henti sampai ke urat nadi. Salam kreatif,” demikian ajakan yang disampaikan dalam pertemuan itu.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Long Weekend Telah Tiba: DAMRI Hadirkan Promo Perjalanan ke Yogyakarta dan Denpasar, Mulai 200 Ribuan Aja!

14 Januari 2026 - 20:52 WIB

IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025

14 Januari 2026 - 20:34 WIB

Catatan Halimah Munawir: Pulang Tanpa Pemberitahuan

14 Januari 2026 - 19:48 WIB

Direktur CV Tanoga Trading Company Salurkan Bantuan dari BFLF untuk Korban Banjir Bandang di Desa Tebuk Aceh Tengah

14 Januari 2026 - 15:41 WIB

Relawan Salurkan Bantuan dan Air Bersih untuk Korban Bencana di Silihnara

14 Januari 2026 - 13:19 WIB

Trending di PERISTIWA