Menu

Mode Gelap
Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT Whoosh Meriahkan Kemerdekaan RI dengan Paduan Suara dan Siagakan Puluhan Petugas Pakai Kostum Nusantara Haji Fikri Apresiasi Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Tembus Top 15 Jawa Barat Didong dan Tari Guel Semarakkan Panggung Kemerdekaan di Gedung Agung Yogyakarta Pentas Seni Kemerdekaan RI di RT 05 Tegalsari Semarang Juga Diisi Tasyakuran Pembangunan Talud Jalan PNM Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Energi Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro

PERISTIWA

Kuflet Siapkan Penerbitan Antologi Puisi Bencana “Air Mata Sumatera”

badge-check


 Kuflet Siapkan Penerbitan Antologi Puisi Bencana “Air Mata Sumatera” Perbesar

Wartatrans.com, SUMBAR — Menjelang siang pada Minggu (30/11/2025), Sekretariat Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang menggelar pertemuan internal membahas persiapan penerbitan Buku Antologi Puisi Bencana Jilid II bertajuk “Air Mata Sumatera”. Agenda tersebut turut dihadiri Pembina Kuflet sekaligus pimpinan Sekolah Menulis Elipsis, Muhammad Subhan.

Penerbitan antologi ini menjadi respons cepat Kuflet dan Elipsis atas serangkaian bencana yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hujan lebat, banjir bandang, angin kencang, serta tanah longsor menyebabkan kerusakan luas dan memicu keprihatinan berbagai pihak, termasuk komunitas seni dan literasi.

Tahun sebelumnya, Kuflet menerbitkan antologi bertema bencana berjudul “Negeri Bencana” yang ditulis seratus penyair Indonesia. Buku tersebut merekam berbagai peristiwa bencana alam di tanah air dan mendapat apresiasi luas.

Sebagai bentuk kepedulian, Kuflet kembali menginisiasi penerbitan buku serupa. Seluruh keuntungan dari penjualan antologi “Air Mata Sumatera” akan disalurkan langsung ke titik-titik terdampak, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Setiap tahun Kuflet berkomitmen menerbitkan antologi puisi sebagai kontribusi nyata pada kerja-kerja kemanusiaan dan kebudayaan,” demikian disampaikan perwakilan Kuflet dalam pertemuan tersebut.

Kuflet mengajak masyarakat luas — baik penyair maupun non-penyair — untuk mulai menyiapkan karya puisinya. Pengumuman resmi mengenai pengiriman karya akan dipublikasikan melalui akun media sosial Kuflet.

“Mari berpuisi tak henti sampai ke urat nadi. Salam kreatif,” demikian ajakan yang disampaikan dalam pertemuan itu.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT

17 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Haji Fikri Apresiasi Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Tembus Top 15 Jawa Barat

17 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Didong dan Tari Guel Semarakkan Panggung Kemerdekaan di Gedung Agung Yogyakarta

17 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Pentas Seni Kemerdekaan RI di RT 05 Tegalsari Semarang Juga Diisi Tasyakuran Pembangunan Talud Jalan

17 Agustus 2026 - 16:40 WIB

PNM Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Energi Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro

17 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Upacara Kemerdekaan di Kampung Nelayan, Trenggono Targetkan 5.000 KNMP hingga 2029

17 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Di HUT Ke-81 RI, Kepala Pangkalan PLP Tanjung Priok: Semangat Kemerdekaan Harus Bebaskan Diri dari Malas dan Penyalahgunaan Wewenang

17 Agustus 2026 - 12:18 WIB

HUT Ke-81 RI, Pelindo Tegaskan Komitmen Penguatan Konektivitas untuk Memajukan Ekonomi Indonesia

17 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Musara Gayo Jabodetabek Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kenang Perjuangan Pejuang Gayo dan Radio Rimba Raya

17 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Diwarnai Tembakan, Rakyat Aceh Melawan

17 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Trending di RAGAM