Menu ✖

Mode Gelap
Tarif TransJakarta Disesuaikan 2027 Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% APJAPI Nilai Layanan Bagasi Citilink Bertentangan dengan Aturan Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private 8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

SUMBER DAYA

Kunjungan Mahasiswa UI ke IPC TPK, Sinkronisasi Teori Akademik dan Realita Industri Pelabuhan

badge-check


 Kunjungan langsung ke Terminal Operasi 3 IPC TPK Perbesar

Kunjungan langsung ke Terminal Operasi 3 IPC TPK

Mahasiswa FEB Universitas Indonesia kunjungi Integrated Planning Control Room IPC TPK Tanjung Priok

Wartatrans.com, JAKARTA  – Di balik aktivitas bongkar muat, pelabuhan merupakan simpul utama rantai pasok nasional sekaligus pusat konektivitas ekonomi yang membuka ruang besar bagi berbagai disiplin ilmu dan talenta masa depan. Berangkat dari semangat tersebut, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima kunjungan industri dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sebagai bagian dari Program Jejak Pelabuhan pada Jumat (8/5) lalu.
Program Jejak Pelabuhan merupakan inisiatif IPC TPK untuk membuka akses pembelajaran industri sekaligus menjembatani teori akademik dengan realita operasional di lapangan. Melalui program ini, mahasiswa diperkenalkan secara langsung pada ekosistem kepelabuhanan modern yang kini berkembang jauh melampaui aktivitas operasional konvensional.

Ekwan, Supervisor Berth Allocation IPC TPK Tanjung Priok menjelaskan teknologi yang digunakan pada layanan operasional

Selama kunjungan, peserta berkesempatan melihat langsung alur kerja logistik modern dengan mengunjungi Integrated Planning & Control Room serta Terminal Operasi 3 di Pelabuhan Tanjung Priok. Tidak hanya menyaksikan proses bongkar muat peti kemas, mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai bagaimana pelabuhan menjadi simpul penting rantai pasok global, pusat pengambilan keputusan bisnis, hingga bagian dari transformasi digital dan sustainability dalam industri logistik nasional.
Pada kunjungan ini, mahasiswa turut menggali lebih dalam mengenai peran digitalisasi dalam operasional pelabuhan modern, mulai dari pemanfaatan sistem terintegrasi untuk mendukung efisiensi layanan hingga upaya mitigasi risiko terhadap potensi gangguan operasional. Selain itu, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai pengelolaan customer relation, struktur organisasi di lingkungan pelabuhan, serta pentingnya koordinasi lintas sektor dan fungsi dalam memastikan kelancaran proses bongkar muat sebagai bagian penting dari rantai pasok nasional.
Corporate Secretary IPC TPK, Daniel Setiawan, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membuka wawasan generasi muda terhadap industri kepelabuhanan dan logistik yang terus berkembang.
“Dunia kepelabuhanan hari ini bukan lagi industri yang eksklusif atau hanya dipahami kalangan tertentu. Industri ini sangat terbuka dan membutuhkan banyak perspektif keilmuan, mulai dari ekonomi, bisnis, teknologi, data, sustainability, hingga komunikasi. Karena itu, kami ingin membuka wawasan bahwa pelabuhan adalah industri masa depan yang relevan bagi generasi muda,” ujar Daniel.
Berbeda dengan kunjungan akademik pada umumnya, Program Jejak Pelabuhan dirancang untuk memberikan pengalaman industri yang lebih kontekstual dan strategis. Mahasiswa diajak memahami bagaimana efisiensi logistik memengaruhi biaya distribusi nasional, bagaimana arus perdagangan internasional bergerak melalui pelabuhan, hingga bagaimana terminal petikemas bertransformasi melalui digitalisasi dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Sebagai operator terminal petikemas di bawah naungan Pelindo Group, IPC TPK menilai bahwa pengenalan industri sejak dini menjadi penting untuk memperkecil kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Keterbukaan akses terhadap dunia kepelabuhanan juga diharapkan dapat mengubah perspektif generasi muda bahwa sektor ini merupakan bidang yang dinamis, modern, dan memiliki prospek besar di masa depan.
“Melalui Program Jejak Pelabuhan, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan realita industri. Mahasiswa tidak hanya melihat proses operasional, tetapi juga memahami bagaimana pelabuhan bekerja sebagai penghubung rantai pasok dan penggerak aktivitas ekonomi. Harapannya, mahasiswa dapat melihat langsung bahwa sektor ini terus berkembang dan membutuhkan banyak talenta dengan beragam latar belakang keilmuan,” tutup Daniel Setiawan.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal

6 Oktober 2026 - 17:04 WIB

8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

6 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Kekeringan Hampir Empat Bulan, Bupati Fakfak Kerahkan Seluruh OPD Bantu Salurkan Air Bersih

6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Almujaini Abdul Karim Kembali Pimpin Musara Gayo Jabodetabek

6 Oktober 2026 - 12:54 WIB

ASDP Nyatakan Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

6 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kabut Asap Selimuti Karas, Polisi Sektor Karas Bagikan Masker kepada Warga Malakuli.

6 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Becak Listrik Prabowo: Ketika Teknologi Datang ke Jalanan Rakyat

6 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Putra Aceh Dipercaya Duduki Kursi BPK RI, Khaidir Abdurrahman Siap Emban Amanah

6 Oktober 2026 - 06:21 WIB

118 Bus Shuttle DAMRI Siap Layani Mobilitas Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

6 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

6 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Trending di ANJUNGAN