Menu

Mode Gelap
Layanan Kapal Dipercepat, Antrean Kendaraan di Gilimanuk Berangsur Terurai Indra Adhari Rilis “Lebaran Telah Tiba”, Lanjutkan Eksperimen #OneMonthOneSong Kemenhub Sesuaikan Operasional Transportasi di Bali Jelang Hari Raya Nyepi 7 Awak Kapal Gandha Nusantara 17 Selamat Hadapi Gelombang Tinggi dan Angin Kencang di Perairan Malut AirNav Lepas 4.000 Pemudik Gratis Naik Kereta Api ke Yogya, Semarang, Surabaya, dan Malang Arus Mudik Jawa–Sumatera Terpantau Naik Tajam di H-7 Lebaran

ANJUNGAN

Layanan Kapal Dipercepat, Antrean Kendaraan di Gilimanuk Berangsur Terurai

badge-check


 Layanan di Pelabuhan Gilimanuk Perbesar

Layanan di Pelabuhan Gilimanuk

Wartatrans.com, GILIMANUK – pergerakan penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk terus bergerak dinamis. Sejak akhir pekan, berbagai langkah percepatan operasional yang dilakukan secara terpadu mulai menunjukkan hasil, ditandai dengan antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk yang berangsur terurai dan arus kendaraan yang kembali bergerak menuju pelabuhan.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Kementerian Perhubungan, Kepolisian, serta para pemangku kepentingan lainnya terus memperkuat koordinasi di lapangan guna meningkatkan kapasitas layanan penyeberangan dan mempercepat pergerakan kendaraan.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale menyampaikan, optimalisasi operasional kapal menjadi langkah utama untuk mempercepat penguraian antrean.

“Sejak akhir pekan kami melakukan berbagai langkah percepatan, mulai dari penambahan operasi kapal hingga penerapan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB). Upaya ini mulai memberikan dampak positif, di mana antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk mulai berangsur terurai dan arus kendaraan terus bergerak,” jelasnya.

Berdasarkan laporan operasional ASDP Cabang Ketapang – Posko Pelabuhan Gilimanuk pada Ahad (15/3) pukul 19.00 WITA, sebanyak 33 kapal saat ini beroperasi di lintasan Ketapang–Gilimanuk.

Armada tersebut terdiri dari 19 kapal tipe Moveable Bridge (MB), 11 kapal Landing Craft Machine (LCM), serta tiga unit LCM perbantuan yang dioperasikan untuk mempercepat layanan penyeberangan.

Mengikuti antrean yang mulai terurai, saat ini masih diterapkan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) pada Dermaga LCM untuk tiga unit kapal.

Melalui pola ini, kapal yang tiba langsung melakukan proses bongkar muatan dan kembali berlayar tanpa melakukan pemuatan di dermaga tersebut, sehingga siklus pelayaran dapat berlangsung lebih cepat.

Dari sisi kondisi antrean, laporan di lapangan pada pukul 17.00 WITA mencatat ekor kendaraan masih berada hingga kawasan Desa Tuwed, sekitar Kantor Perbekel, dengan jarak sekitar ±20 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk.

Komposisi kendaraan yang mendominasi antrean saat ini adalah kendaraan logistik dan mobil pribadi.

Di sisi lain, rekayasa lalu lintas juga terus diperkuat untuk mendukung kelancaran arus menuju pelabuhan.

Kemenhub bersama Kepolisian menerapkan pengaturan kendaraan menuju kantong parkir dan buffer zone yang telah disiapkan, termasuk penghentian sementara perjalanan truk sumbu tiga menuju Pelabuhan Gilimanuk guna mengurangi kepadatan di kawasan pelabuhan.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi juga menyoroti masih ditemukannya sebagian pelaku usaha logistik yang belum mematuhi kebijakan pembatasan operasional angkutan barang.

Sejak diberlakukannya pembatasan pada 13 Maret 2026, masih terdapat truk dengan tiga sumbu atau lebih yang tetap beroperasi dan bergerak menuju pelabuhan sehingga berpotensi menambah kepadatan arus kendaraan.

Sementara itu, kondisi cuaca di perairan Selat Bali masih mendukung operasional penyeberangan.

Pantauan terkini menunjukkan cuaca berawan tebal dengan arah angin dari selatan berkecepatan maksimum sekitar 4,1 knots, tinggi gelombang 0,3–0,6 meter, serta jarak pandang minimal mencapai 8.000 meter.

Windy menegaskan, ASDP bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mengoptimalkan pengaturan operasional di lapangan agar antrean kendaraan dapat semakin cepat terurai.

“Seluruh unsur di lapangan terus bekerja untuk meningkatkan kapasitas layanan dan mempercepat proses penyeberangan. Kami mengimbau pengguna jasa untuk mengikuti arahan petugas agar pengaturan lalu lintas dan layanan pelabuhan dapat berjalan lebih lancar,” ujarnya. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenhub Sesuaikan Operasional Transportasi di Bali Jelang Hari Raya Nyepi

15 Maret 2026 - 20:49 WIB

7 Awak Kapal Gandha Nusantara 17 Selamat Hadapi Gelombang Tinggi dan Angin Kencang di Perairan Malut

15 Maret 2026 - 20:35 WIB

Arus Mudik Jawa–Sumatera Terpantau Naik Tajam di H-7 Lebaran

15 Maret 2026 - 19:24 WIB

Agus Lamakarate Lepas 68 Mobil dan 158 Motor Mudik Gratis PSI Sulteng

15 Maret 2026 - 18:10 WIB

Pelindo Regional 4 Buka Puasa Bersama Pedagang Asongan Pelabuhan Makassar, Perkuat Kebersamaan di Bulan Ramadhan

15 Maret 2026 - 17:59 WIB

Menhub Prihatin Atas Ketidakpatuhan Pengusaha Logistik pada Pembatasan Operasional Truk Mudik Lebaran

15 Maret 2026 - 17:10 WIB

Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan, TPK Koja Bagikan 400 Paket Lebaran bagi Anak Yatim dan Lansia

15 Maret 2026 - 16:20 WIB

TPK Koja Raih Penghargaan Transformasi Organisasi Terbaik di Ajang Anugerah BUMN 2026

15 Maret 2026 - 16:11 WIB

Pelindo Tetap Beroperasi Penuh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

15 Maret 2026 - 14:10 WIB

Arus Kendaraan Mulai Meningkat di Pelabuhan Ketapang

15 Maret 2026 - 13:58 WIB

Trending di ANJUNGAN