Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

ANJUNGAN

7 Awak Kapal Gandha Nusantara 17 Selamat Hadapi Gelombang Tinggi dan Angin Kencang di Perairan Malut

badge-check


 KM Gendhaga Nusantara 17 Perbesar

KM Gendhaga Nusantara 17

Wartatrans.com, TERNATE – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mengonfirmasi bahwa salah satu kapal pengumpan (feeder) yang dioperasikan mengalami insiden di perairan Maluku Utara (15/3/2026), sekitar pukul 09.00 waktu setempat.

Hal itu terjadi dampak gelombang tinggi dan angin kencang.

Tujuh kru KM Ganda Nusantara 17 berhasil dievakuasi dengan bantuan KM Sabuk Nusantara 115 yang melintas di perairan tersebut.

Kepala Cabang PELNI Ternate M. Lutfi Israr menyampaikan, insiden ini terjadi saat KM Gandha Nusantara 17 tengah berlayar dari Bitung menuju Tidore.

Sekitar 30 nautical mile dari Ternate, kapal menghadapi cuaca buruk dengan ketinggian gelombang laut mencapai tiga hingga empat meter, dan ditambah dengan angin kencang.

“Saat kejadian, di atas kapal terdapat tujuh kru kapal, tanpa penumpang umum maupun muatan. Management Response Team PELNI secara cepat tanggap berkoordinasi secara intens dengan pihak Basarnas maupun KM Sabuk Nusantara 115 yang melintas tidak jauh dari lokasi kejadian,” ujar Lutfi.

Kru KM Sabuk Nusantara 115 beberapa kali berusaha mendekati KM Gandha Nusantara 17, namun gelombang laut yang cukup tinggi menyulitkan proses evakuasi tersebut.

Upaya kru Sabuk Nusantara 115 pada akhirnya berhasil dan seluruh ABK dapat dievakuasi.

“Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini dan tujuh kru KM Gandha Nusantara 17 dalam keadaan baik. Saat ini KM Sabuk Nusantara 115 juga sudah kembali ke Ternate,” terang Lutfi.

Manajemen PELNI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada nakhoda dan seluruh kru KM Sabuk Nusantara 115 yang segera melakukan pertolongan dan melakukan evakuasi kru KM Gandha Nusantara 17.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Tim Basarnas Ternate yang terus berkoordinasi dan memberikan bantuan dengan cepat kepada kami,” katanya.

KM Gandha Nusantara merupakan kapal rede yang berfungsi sebagai kapal pengumpan atau feeder, yang digunakan untuk mengantar penumpang dari Kapal PELNI yang berlabuh menuju ke dermaga.

Saat ini PELNI mengoperasikan sebanyak 18 kapal rede di sejumlah wilayah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan (3TP).

KM Gandha Nusantara 17 beroperasi di wilayah Tidore. Layanan penyeberangan ini diberikan secara gratis kepada masyarakat. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Pastikan  Kondisi Infrastruktur Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Pascagempa NTT, PELNI Pastikan Kapal di Maumere Tetap Operasional

15 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

KM Bunda Maria Kandas di Perairan Paceda, Seluruh Penumpang Selamat dan Berhasil Dievakuasi

15 Agustus 2026 - 08:02 WIB

PTP Nonpetikemas Edukasi Perkuat Budaya Safety Driving di Terminal Kijing

15 Agustus 2026 - 07:34 WIB

PELNI dan Jamdatun Kembali Perkuat Sinergi

14 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Trending di ANJUNGAN