Menu

Mode Gelap
Dukung Keandalan dan Keselamatan Perjalanan KA, KAI Logistik Lakukan Pengeceran Balas Secara Bertahap Pelindo–Pelni Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT Buka Posko Bersama Kemenhub, PELNI dan Pelindo Sinergi Galang Bantuan Bencana NTT Dukung Pemulihan NTT, KMP Ile Ape Kembali Angkut Bantuan Angkut Bantuan dengan Kapal PELNI, Kemenhub Beri Potongan Harga 100 Persen Mulai Rp215 Ribu, DAMRI Buka Layanan Kalianda–Jakarta via Lintas Sumatera

ANJUNGAN

Layanan Kapal Dipercepat, Antrean Kendaraan di Gilimanuk Berangsur Terurai

badge-check


 Layanan di Pelabuhan Gilimanuk Perbesar

Layanan di Pelabuhan Gilimanuk

Wartatrans.com, GILIMANUK – pergerakan penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk terus bergerak dinamis. Sejak akhir pekan, berbagai langkah percepatan operasional yang dilakukan secara terpadu mulai menunjukkan hasil, ditandai dengan antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk yang berangsur terurai dan arus kendaraan yang kembali bergerak menuju pelabuhan.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Kementerian Perhubungan, Kepolisian, serta para pemangku kepentingan lainnya terus memperkuat koordinasi di lapangan guna meningkatkan kapasitas layanan penyeberangan dan mempercepat pergerakan kendaraan.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale menyampaikan, optimalisasi operasional kapal menjadi langkah utama untuk mempercepat penguraian antrean.

“Sejak akhir pekan kami melakukan berbagai langkah percepatan, mulai dari penambahan operasi kapal hingga penerapan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB). Upaya ini mulai memberikan dampak positif, di mana antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk mulai berangsur terurai dan arus kendaraan terus bergerak,” jelasnya.

Berdasarkan laporan operasional ASDP Cabang Ketapang – Posko Pelabuhan Gilimanuk pada Ahad (15/3) pukul 19.00 WITA, sebanyak 33 kapal saat ini beroperasi di lintasan Ketapang–Gilimanuk.

Armada tersebut terdiri dari 19 kapal tipe Moveable Bridge (MB), 11 kapal Landing Craft Machine (LCM), serta tiga unit LCM perbantuan yang dioperasikan untuk mempercepat layanan penyeberangan.

Mengikuti antrean yang mulai terurai, saat ini masih diterapkan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) pada Dermaga LCM untuk tiga unit kapal.

Melalui pola ini, kapal yang tiba langsung melakukan proses bongkar muatan dan kembali berlayar tanpa melakukan pemuatan di dermaga tersebut, sehingga siklus pelayaran dapat berlangsung lebih cepat.

Dari sisi kondisi antrean, laporan di lapangan pada pukul 17.00 WITA mencatat ekor kendaraan masih berada hingga kawasan Desa Tuwed, sekitar Kantor Perbekel, dengan jarak sekitar ±20 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk.

Komposisi kendaraan yang mendominasi antrean saat ini adalah kendaraan logistik dan mobil pribadi.

Di sisi lain, rekayasa lalu lintas juga terus diperkuat untuk mendukung kelancaran arus menuju pelabuhan.

Kemenhub bersama Kepolisian menerapkan pengaturan kendaraan menuju kantong parkir dan buffer zone yang telah disiapkan, termasuk penghentian sementara perjalanan truk sumbu tiga menuju Pelabuhan Gilimanuk guna mengurangi kepadatan di kawasan pelabuhan.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi juga menyoroti masih ditemukannya sebagian pelaku usaha logistik yang belum mematuhi kebijakan pembatasan operasional angkutan barang.

Sejak diberlakukannya pembatasan pada 13 Maret 2026, masih terdapat truk dengan tiga sumbu atau lebih yang tetap beroperasi dan bergerak menuju pelabuhan sehingga berpotensi menambah kepadatan arus kendaraan.

Sementara itu, kondisi cuaca di perairan Selat Bali masih mendukung operasional penyeberangan.

Pantauan terkini menunjukkan cuaca berawan tebal dengan arah angin dari selatan berkecepatan maksimum sekitar 4,1 knots, tinggi gelombang 0,3–0,6 meter, serta jarak pandang minimal mencapai 8.000 meter.

Windy menegaskan, ASDP bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mengoptimalkan pengaturan operasional di lapangan agar antrean kendaraan dapat semakin cepat terurai.

“Seluruh unsur di lapangan terus bekerja untuk meningkatkan kapasitas layanan dan mempercepat proses penyeberangan. Kami mengimbau pengguna jasa untuk mengikuti arahan petugas agar pengaturan lalu lintas dan layanan pelabuhan dapat berjalan lebih lancar,” ujarnya. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pelindo–Pelni Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

21 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Buka Posko Bersama Kemenhub, PELNI dan Pelindo Sinergi Galang Bantuan Bencana NTT

21 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Dukung Pemulihan NTT, KMP Ile Ape Kembali Angkut Bantuan

21 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Angkut Bantuan dengan Kapal PELNI, Kemenhub Beri Potongan Harga 100 Persen

21 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Mulai Rp215 Ribu, DAMRI Buka Layanan Kalianda–Jakarta via Lintas Sumatera

21 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Posko Bersama Dibuka, Kemenhub-Pelindo-PELNI Perkuat Respons Kemanusiaan untuk NTT

21 Agustus 2026 - 17:29 WIB

BKKP Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

21 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Cek PG4N bagi 100 Pegawai, BKKP dan KSOP Banten Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih Narkoba

21 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Terminal Teluk Lamong Bekali Warga Ring 1 dengan Kompetensi dan Sertifikasi Gada Pratama

20 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan Pascagempa NTT

20 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Trending di ANJUNGAN