Wartatrans.com, JAKARTA – Musyawarah Besar (Mubes) Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda yang dijadwalkan digelar pada Sabtu, 22 Agustus 2026 di Aula Masjid DPR RI, Jakarta, kini menjadi sorotan luas masyarakat Aceh di kawasan Jabodetabek.
Atas dorongan sebagian besar Organisasi Lokal, sebagian besar Organisasi Sektoral dan sebagian besar cabang Taman Iskandar Muda secara aklamasi meminta kesediaan Ir. H. Saiful Bahri Sulaiman maju sebagian bakal calon Ketua umum Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda Priode 2026-2030.

Agenda pemilihan Ketua Umum Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda ini semakin hangat dengan munculnya nama Ir. H. Saiful Bahri Sulaiman yang secara resmi menyatakan kesiapan maju sebagai bakal calon Ketua Umum, berhadapan dengan petahana yang juga mencalonkan diri kembali, Ir. H. Muslim Armas. Usung Visi Persatuan, Keterbukaan, dan Pelayanan Sosial.
Melalui pernyataan resmi yang disampaikan kepada redaksi pada 19 Agustus 2026 ini, Saiful Bahri menyampaikan komitmennya untuk membawa organisasi semakin dekat dengan seluruh anggota dan masyarakat luas. “Taman Iskandar Muda adalah rumah bersama kita semua. Rumah yang kokoh dibangun di atas persaudaraan, kepercayaan, dan kepedulian,” ujarnya.
Saiful Bahri saat ini menjabat sebagai Ketua Taman Iskandar Muda Pasar Minggu periode yang kedua dimana sebelumnya pernah duduk sebagai Sekretaris. Pengalaman lainnya pernah menjabat sebagai Ketua Harian Bamus Pijay. Rekam jejak lainnya ikut membidani berdirinya Paguyuban Keluarga Ureung Pidie (KUPI) kemudian menjabat Sekjen KUPI Pertama.
Saat ini Saiful juga aktif dalam wadah Forum Pembauran Kebangsaan dibawah Kesbangpol Kota Jakarta Selatan.
Saiful Bahri memaparkan empat pilar utama visi dan misi yang akan dijalankan apabila dipercaya memegang amanah kepemimpinan:
Mempererat Kekeluargaan
Membangun komunikasi yang aktif, rutin, dan harmonis antar anggota, menghapus sekat-sekat perbedaan, serta memperkuat ikatan persaudaraan layaknya satu keluarga besar.
Meningkatkan Kegiatan Sosial
Mengagendakan program bakti sosial dan kegiatan kemasyarakatan secara terencana dan berkelanjutan, agar keberadaan organisasi benar-benar terasa manfaatnya bagi yang membutuhkan.
Pengelolaan yang Transparan dan Akuntabel
Menjalankan seluruh roda organisasi dengan prinsip keterbukaan, kebersamaan, dan gotong royong. Setiap pengelolaan keuangan maupun keputusan organisasi akan dapat diketahui dan dipertanggungjawabkan secara jelas kepada seluruh anggota.
Menjadi Wadah Aspirasi Seluruh Anggota
Membuka ruang seluas-luasnya bagi setiap anggota untuk menyampaikan gagasan, masukan, maupun harapan. Setiap suara akan didengar dan diupayakan perwujudannya demi kemajuan bersama.
“Organisasi ini bukan milik pengurus saja, melainkan milik kita semua. Saya berharap Mubes nanti berjalan dengan tertib, damai, dan penuh semangat”, pungkas Saiful.*** (LEP)
.


























