Wartatrans.com, JAKARTA – Memasuki periode libur panjang awal April 2026, pergerakan masyarakat dengan kereta api masih berlangsung tinggi di berbagai daerah. Momentum libur nasional Wafat Yesus Kristus pada 3 April 2026 dan Hari Paskah pada 5 April 2026 turut mendorong aktivitas perjalanan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan, hingga 3 April 2026 pukul 09.00 WIB, penjualan tiket periode long weekend 2–5 April 2026 telah mencapai 617.531 tiket dari total kapasitas 727.222 tempat duduk atau sebesar 84,92 persen.

“Angka ini mengindikasikan minat masyarakat yang tetap tinggi dalam memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi selama libur panjang,” ujar Anne.
Dari total tersebut, penjualan tiket KA Jarak Jauh mencapai 521.669 tiket atau 84,45 persen dari kapasitas 617.718 tempat duduk. Sementara itu, KA Lokal mencatat penjualan 95.862 tiket atau 87,54 persen dari kapasitas 109.504 tempat duduk.
Untuk keberangkatan hari ini, Jumat (3/4), volume pelanggan diproyeksikan mencapai lebih dari 162.405 orang. Tren ini menunjukkan pergerakan masyarakat yang tetap terjaga sepanjang periode libur panjang.
Adapun okupansi harian selama long weekend 2–5 April 2026 (per 3 April 2026 pukul 09.00 WIB) tercatat sebagai berikut:
- 2 April 2026: 202.821 pelanggan dari 181.204 tempat duduk (111,93%)
- 3 April 2026: 162.405 pelanggan dari 182.026 tempat duduk (89,22%)
- 4 April 2026: 113.649 pelanggan dari 182.028 tempat duduk (76,20%)
- 5 April 2026: 138.656 pelanggan dari 181.964 tempat duduk (71,90%)
Pola perjalanan menunjukkan masyarakat telah merencanakan mobilitas sejak awal periode libur. Sejumlah rute utama mencatat tingkat keterisian tinggi, terutama pada jalur yang menghubungkan kota-kota wisata dan pusat aktivitas.
Relasi yang paling banyak dipilih pelanggan antara lain Yogyakarta–Gambir (6.188 pelanggan), Lempuyangan–Pasarsenen (5.882 pelanggan), Pasarsenen–Lempuyangan (5.688 pelanggan), serta Gambir–Yogyakarta (5.656 pelanggan). Selain itu, rute Semarang Tawang–Gambir, Bandung–Gambir, hingga Surabaya Pasar Turi–Pasarsenen juga mencatat volume tinggi.
KAI juga mencatat tingginya minat masyarakat pada perjalanan wisata alam, salah satunya relasi Bogor–Sukabumi yang dilayani KA Pangrango. Jalur ini dikenal dengan panorama pegunungan dan menjadi pilihan favorit untuk perjalanan singkat saat libur panjang.
Sementara itu, kota-kota seperti Yogyakarta, Semarang, dan Bandung tetap menjadi tujuan utama berkat daya tarik budaya, kuliner, dan destinasi wisatanya.
KAI memastikan kesiapan operasional selama periode libur panjang dengan menjaga keandalan sarana dan prasarana, serta meningkatkan pelayanan di stasiun dan selama perjalanan.
“Periode libur panjang ini dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan ke berbagai tujuan. Ketersediaan tiket masih terbuka dan kami terus berupaya menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, serta tepat waktu,” tutup Anne.(fahmi)


