Wartatrans.com, JAKARTA – KCIC mencatat lonjakan penumpang Kereta Cepat Whoosh pada momen libur panjang akhir pekan Tahun Baru Imlek. Pada Sabtu (14/2), jumlah penumpang Whoosh mencapai 25.678 orang dalam satu hari.
Peningkatan juga sudah terjadi sejak Jumat (13/2) dimana Whoosh melayani 24.381 penumpang per hari. Angka tersebut meningkat sekitar 15–20 persen dibandingkan rata-rata akhir pekan biasa yang umumnya berada di kisaran 20–21 ribu penumpang per hari.

Hari ini Ahad (15/2), hingga pagi hari tercatat lebih dari 11 ribu tiket telah terjual. Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah hingga mencapai sekitar 23 ribu penumpang per hari.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, peningkatan ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tetap tinggi selama periode libur panjang.
“Selain dimanfaatkan untuk berlibur, peningkatan perjalanan juga didorong oleh masyarakat yang memanfaatkan momen ini untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat sebelum memasuki bulan Ramadan. Momentum ini turut mendorong tingginya pergerakan penumpang antara Jakarta dan Bandung,” ujar Eva.
KCIC memastikan seluruh operasional berjalan aman dan lancar dengan kesiapan sarana dan prasarana, serta optimalisasi petugas di seluruh stasiun. Selama periode libur panjang ini, KCIC juga menyiagakan puluhan petugas pelayanan guna memastikan kelancaran arus penumpang dan menjaga kualitas pelayanan.
Untuk memeriahkan suasana, KCIC menghadirkan ornamen khas Imlek di berbagai area layanan, mulai dari loket, area ruang tunggu, hingga di dalam rangkaian kereta termasuk kereta makan. Dekorasi bernuansa Imlek tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap keberagaman budaya sekaligus menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan bagi para penumpang.
“Ornamen tematik ini juga menjadi bagian dari upaya KCIC dalam menghadirkan atmosfer stasiun dan perjalanan yang ramah dan hangat selama periode libur,” tutup Eva.(*****)






















