Menu

Mode Gelap
KAI Daop 7 Madiun Layani 492 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026 Awal Libur Panjang Paskah, Volume Penumpang Kereta Api Tembus 183 Ribu KCIC Imbau Masyarakat Pesan Tiket Whoosh Lebih Awal Jelang Libur Panjang Paskah Mantap, Program Motis DJKA Angkut 12.419 Motor Pemudik Dukung Persiapan Konsumsi Jemaah Haji, Garuda Terbangkan 15 Ton Makanan Siap Saji ke Jeddah Pascagempa 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Beroperasi Kembali

PERON

Mantap, Program Motis DJKA Angkut 12.419 Motor Pemudik

badge-check


 Angkutan Motor Gratis Perbesar

Angkutan Motor Gratis

Wartatrans.com, JAKARTA – Mantap, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam program Motor Gratis (Motis) Lebaran 2026 angkut 12.419 Motor Pemudik.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Arif Anwar mengapresiasi masyarakat atas antusiasmenya mengikuti program tersebut.

Arif menyebut, program Motis diselenggarakan dengan tujuan menekan angka pemudik roda dua atau motor di jalan raya dan mengalihkannya ke moda transportasi kereta api yang lebih aman dan nyaman.

“Alhamdulillah program Motis pada Angkutan Lebaran 2026 ini disambut antusias tinggi masyarakat dan berjalan dengan lancar,” ungkap Arif pada acara Apresiasi Peserta Motis Lebaran 2026 di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, dari total kuota yang disediakan sebanyak 11.900 unit motor, realisasi angkutan mencapai 12.419 unit atau sebesar 104,36 persen dari target.

Realisasi tersebut belum termasuk dengan angkutan contra flow yang mencapai 1.304 unit motor yang tetap dilayani meski tidak masuk ke dalam target awal.

Arif mengatakan, capaian itu mencerminkan tingginya animo dan kepercayaan masyarakat terhadap program Motis sebagai solusi mudik yang aman, nyaman, dan efisien.

“Ke depan, kami berharap kuota program Motis dapat terus meningkat agar manfaatnya dapat semakin luas dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.

Untuk diketahui, program Motis 2026 melayani tiga lintas utama, yakni Lintas Utara (Jakarta Gudang-Cepu), Lintas Tengah (Jakarta Gudang-Lempuyangan), dan Lintas Selatan (Jakarta Gudang-Madiun).

Dengan jadwal keberangkatan
pengangkutan motor yang teratur, masyarakat mendapatkan kepastian waktu dan layanan prima. Contohnya, Kereta Api (KA) Motis Selatan yang berangkat subuh pukul 04.50 dari Jakarta Gudang.

Tidak hanya soal angka, DJKA berkomitmen terus menjaga kualitas pelayanan, mulai dari masa pendaftaran (1-29 Maret 2026) hingga penyerahan unit motor di stasiun tujuan.

“Kami akan mengevaluasi secara menyeluruh terhadap penyelenggaraan Motis 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan,” katanya.

Evaluasi ini akan dilakukan dengan mencakup seluruh tahapan, mulai dari
sosialisasi program, proses pendaftaran baik secara online maupun offline, pelayanan di posko, verifikasi data, proses pengemasan, pengangkutan dengan kereta api, hingga penyerahan motor di lokasi tujuan.

“Masukan dari masyarakat menjadi perhatian utama kami untuk memastikan
penyelenggaraan Motis ke depan semakin optimal dan responsif terhadap kebutuhan pengguna,” terang Arif.

Dia menegaskan, keberhasilan program Motis 2026 tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, operator, mitra pendukung, dan seluruh pemangku kepentingan.

Tak hanya itu, kepatuhan masyarakat yang berpartisipasi aktif dalam mengikuti program Motis, termasuk dalam mengikuti prosedur, juga menyukseskan rencana operasi.

Adapun kesuksesan program Motis pada 2026 merupakan kelanjutan dari tren positif kepercayaan masyarakat yang telah terbangun selama lebih dari satu dekade.

Data historis menunjukkan pertumbuhan volume angkutan motis yang signifikan, dimulai dari hanya 827 unit pada 2013, kemudian melonjak pesat hingga mencapai
puncaknya di angka 19.141 unit pada 2019 sebelum masa pandemi.

Meskipun sempat terhenti pada 2021 akibat Covid-19, program Motis segera bangkit dan secara konsisten melayani ribuan pemudik setiap tahunnya, seperti pada realisasi
tahun 2024 yang mencapai 13.132 unit.

Peningkatan realisasi pada 2026 menembus angka 12.419 unit atau 104,36 persen dari target awal 11.900 unit.

Program Motis pun mempertegas komitmen DJKA Kemenhub yang menghadirkan solusi mudik yang aman dan dinantikan masyarakat.

“Sinergi yang terbangun menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan Motis
tahun ini, dan kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang lebih baik di masa mendatang,” pungkas Arif. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Daop 7 Madiun Layani 492 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026

2 April 2026 - 21:31 WIB

Awal Libur Panjang Paskah, Volume Penumpang Kereta Api Tembus 183 Ribu

2 April 2026 - 20:51 WIB

KCIC Imbau Masyarakat Pesan Tiket Whoosh Lebih Awal Jelang Libur Panjang Paskah

2 April 2026 - 20:36 WIB

KAI Services Buka Pelatihan Gada Pratama dan Gada Madya di Seluruh Regional, Cetak Security Profesional dan Humanis

2 April 2026 - 15:29 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Operasikan 17 KA Tambahan dan 68 KA Reguler pada Libur Panjang Paskah

2 April 2026 - 15:21 WIB

Rel Lintas Maswati–Sasaksaat Kembali Normal Usai Longsor, Perjalanan KA Berangsur Pulih

2 April 2026 - 12:04 WIB

Perjalanan KA Jakarta–Bandung Kembali Normal Usai Longsor, KAI Pastikan Operasional Aman

2 April 2026 - 10:16 WIB

Longsor di Bandung Barat, Sejumlah KA dari Gambir dan Pasar Senen Dibatalkan

1 April 2026 - 21:03 WIB

KAI Percepat Penanganan Longsoran di Lintas Maswati–Sasaksaat, Target Selesai 5 Jam

1 April 2026 - 20:17 WIB

KAI Daop 7 Madiun Gencarkan Sosialisasi Keselamatan Pasca Angkutan Lebaran 2026

1 April 2026 - 18:22 WIB

Trending di PERON