Menu

Mode Gelap
Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026 KKP dan TNI AL Lakukan Survei Hidro-Oseanografi Dukung Pembangunan Tanggul Laut KAI Daop 7 Madiun Dorong Pariwisata Daerah Lewat Program Rail Tour Jawa Timur Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Arus Kedatangan Penumpang di Daop 6 Yogyakarta Naik 41 Persen Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Catat Lonjakan Perjalanan Penumpang Kereta Api

RAGAM

Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan

badge-check


					Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan Perbesar

Wartatrans.com, CIBINONG — Kerusakan parah jalan H. Iyang Kampung Cikempong RT 03 RW 09, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, sudah lama menjadi keluhan dari warga dan Pelajar yang menempuh pendidikan di area tersebut.

Pasal nya Jalan desa yang berada di kawasan ring satu Stadion Pakansari sisi barat tersebut hingga kini belum mendapatkan penanganan, meski kondisinya terus memburuk, terutama saat musim hujan.

Jalan yang sebelumnya dikenal sebagai Jalan GOR Barat Pemda itu memiliki panjang kurang lebih 800 meter, membentang dari ujung selatan hingga ujung utara permukiman warga. Fakta nya badan jalan hampir setengahnya hanya menyisakan tanah, Jika hujan menjadi kubangan sangat berbahaya untuk di lintasi. Yang berdampak bagi 30 kepala keluarga mengingat jalan tersebut jadi akses utama warga serta tidak lagi menjadi jalan alternatif jika kawasan Stadion Pakansari mengalami kemacetan lalu lintas.

Menurut Yadi salah satu warga, jalan tersebut telah dua kali dilakukan pengukuran oleh pihak terkait. Namun hingga kini belum terlihat adanya realisasi pengerjaan maupun kejelasan jadwal perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, mengingat lokasi jalan berada di kawasan strategis pusat pemerintahan dan olahraga Kabupaten Bogor.

“Sepengetahuan saya, jalan ini sudah dua kali di ukur untuk di lakukan perbaikan. Tapi sampai sekarang belum juga ada perbaikan, walaupun sipat nya hanya tambal sulam” tegasnya kepada wartatrans, Kamis sore (15/01/26).

Lebih lanjut muncul pertanyaan yang belum terjawab mengingat keberadaannya hanya berjarak ratusan meter dari ikon Kabupaten Bogor yakni Stadion Pakansari dan hanya kurang lebih 3 Km dari Pendopo Bupati.

Di sepanjang ruas jalan tersebut berdiri Kompleks Pondok Pesantren Wahdah Islamiyah (SQ Wahdah Islamiyah) yang menaungi santri tingkat SMP dan SMA. Santri terdiri dari santri boarding serta santri full day yang setiap hari melakukan perjalanan pergi-pulang dari rumah, khususnya dari wilayah Kelurahan Pakansari dan sekitarnya. Kerusakan jalan dinilai juga mengganggu aktivitas pendidikan sekaligus membahayakan keselamatan santri.

Keluhan yang sama disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Wahdah Islamiyah, Ustadz Samsuddin, menyampaikan keprihatinan sekaligus desakan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor agar segera mengambil langkah konkret. Ia menyebut, kerusakan jalan di depan kompleks pesantren telah berlangsung lama tanpa penanganan yang memadai.

“Sejak tahun 2017 hingga sekarang, kondisi jalan ini belum mendapatkan penanganan yang layak. Padahal jalan ini setiap hari dilalui santri SMP dan SMA, guru, orang tua, serta masyarakat umum. Kami sangat berharap ada perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujar anggota MUI Pusat Bidang Pendidikan tersebut.

Ia menegaskan, pembiaran kondisi jalan rusak secara berkepanjangan tidak hanya mencederai rasa keadilan masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan, khususnya bagi pelajar. Oleh karena itu, pihak pesantren bersama warga sekitar mendesak agar pemerintah daerah segera merealisasikan perbaikan, bukan sekadar melakukan pengukuran.

Warga menilai, letak jalan yang berada di ring satu Stadion Pakansari pusat berbagai aktivitas pemerintahan dan olahraga Kabupaten Bogor, seharusnya mendapat prioritas penanganan. Mereka pun mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor agar segera bertindak nyata demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.*** (My)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026

15 Januari 2026 - 22:03 WIB

Warga Desa Atu Payung Diusulkan Direlokasi, Ancaman Longsor dari Gunung Kera Kian Mengkhawatirkan

15 Januari 2026 - 19:39 WIB

Akses Jalan Belum Terbuka, 50 Hari Pascabencana Karang Ampar Masih Terisolasi

15 Januari 2026 - 19:32 WIB

Anggota DPR Kesal Menteri KP Tak Beri Tahu Kunjungan ke Aceh Tamiang

15 Januari 2026 - 17:04 WIB

BPSPL Pontianak Pastikan Video Viral Bukan Penangkapan Pesut Mahakam

15 Januari 2026 - 15:12 WIB

Trending di PERISTIWA