Menu

Mode Gelap
BPSDMP Perkuat Sinergi dengan 552 Pemda Garuda Pastikan Tetap Jaga Keberlangsungan Layanan Penerbangan Jejak Kreatif Maryoko Aiko Atmodiningrat, dari Majalah Remaja hingga Dunia Periklanan Sulaiman Juned Akan Bahas Keaktoran dan Puisi di Workshop UNJA Aceh Tengah Kembali Dikepung Banjir, Warga Panik — Kampung Terisolir, Akses Lumpuh Penyumbang emas untuk pembelian pesawat RI 01. Wafat

Uncategorized

Meugang, Amanah dan Ujian di Hadapan Allah

badge-check


 Meugang, Amanah dan Ujian di Hadapan Allah Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Menjelang datangnya Ramadhan 1447 H, Allah kembali menguji sekaligus memuliakan masyarakat Aceh Tengah. Di tengah luka banjir bandang dan tanah longsor yang belum sepenuhnya pulih, hadir kabar bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menerima alokasi dana Rp8,05 miliar untuk penyediaan daging meugang.

Dana tersebut merupakan bagian dari bantuan Rp72,75 miliar untuk 19 kabupaten/kota terdampak bencana di Aceh. Bantuan ini menjadi wasilah agar tradisi meugang tetap hidup, agar dapur-dapur rakyat tetap mengepul, dan agar anak-anak yatim serta orang tua jompo ikut merasakan kebahagiaan menyambut bulan suci.

Usai salat Subuh di Masjid Agung Ruhama, pemerintah daerah bermusyawarah bersama DPRK, OPD, camat, serta unsur masyarakat. Ini bukan sekadar rapat, tetapi ikhtiar agar amanah tersalurkan dengan adil dan tepat sasaran kepada 167 kampung yang terdampak.

Meugang bukan hanya tentang daging. Ia adalah simbol syukur, persaudaraan, dan kasih sayang. Dalam setiap potongan daging yang dibagikan, ada doa para ibu, ada harapan anak-anak, dan ada senyum para dhuafa.

Namun di balik itu semua, ada amanah besar yang dipikul. Setiap rupiah yang turun bukan hanya angka dalam laporan, melainkan hak rakyat yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Ramadhan adalah bulan pembersih jiwa. Jangan sampai tangan yang seharusnya menyalurkan rezeki justru mengurangi hak saudara sendiri. Jangan sampai tradisi suci ternodai oleh kepentingan pribadi.

Semoga para pemimpin dan pelaksana amanah diberi kekuatan untuk berlaku jujur dan adil. Karena sesungguhnya jabatan adalah titipan, dan dunia hanyalah persinggahan. Di yaumil kiamah nanti, bukan jabatan yang menyelamatkan, tetapi kejujuran dan amanah yang kita jaga.

Semoga meugang tahun ini bukan hanya mengenyangkan perut, tetapi juga menenangkan hati dan menguatkan iman masyarakat Aceh Tengah. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jejak Kreatif Maryoko Aiko Atmodiningrat, dari Majalah Remaja hingga Dunia Periklanan

8 April 2026 - 08:13 WIB

Sulaiman Juned Akan Bahas Keaktoran dan Puisi di Workshop UNJA

8 April 2026 - 06:47 WIB

Titi DJ: Mental Jadi Penentu Peserta Raih Gelar Jawara

7 April 2026 - 15:25 WIB

DAMRI Dukung Pemulangan Santri Pasca Idul Fitri 1447 H, Fasilitasi Perjalanan Aman dan Nyaman dari Jepara ke Berbagai Pesantren

7 April 2026 - 14:16 WIB

Ahmad Dhani Meyakini Faktor Rejeki Penentu Seorang Bisa Menjadi Penyanyi Populer

7 April 2026 - 05:09 WIB

Pekan Pertama Final Four Proliga 2026, Hasilnya Beragam

6 April 2026 - 19:24 WIB

Neno Warisman Buka Pameran “Betawie Punye Yahye” Karya Yahya TS

5 April 2026 - 17:49 WIB

Teater Puisi “Sengkewe Sepanjang Musim” Hidupkan Ruang Publik Takengon

5 April 2026 - 08:15 WIB

Satgas Antinarkoba Dibentuk, Pemkab Bogor Perluas Jangkauan hingga Desa

4 April 2026 - 18:18 WIB

Tradisi Membaca, Memahami Kita – Memahami Gen-Z

4 April 2026 - 16:03 WIB

Trending di RAGAM