Wartatrans.com, PALU — Untuk memastikan kesiapan 13 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Provinsi Sulawesi Tengah ( Sulteng) dalam pelaksanaan rapat koordinasi daerah ( Rakorda) yang harus rampung di buan Juni 2026 ini, DPW (PSI Sulteng menurunkan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke 13 Kabupaten/kota.
Tim Monev yang dikoordinir langsung Ketua DPW Agus Lamakarate ini beranggotakan empat orang yakni Husin Alwi, Masykur, Kasmat Ibrahin serta Vera dengan pembagian tugas wilayah, Ketua DPW meliputi Kabupaten Tolitoli, Buol, Parimo, Morut dan Morowali. Sementara Sekwil Husin Alwi Kabupaten Poso, Touna dan Banggai bersaudara. Kemudian Masykur, Kasmat dan Vera meliputi kabupaten Donggal, Sigi dan Kota Palu.

Menurut Agus Lamakarate, salah satu point terpenting dan fundamental hadirnya Tim Monev di seluruh Kabupatren/kota untuk bsa memastikan kesiapan struktur baik itu di tinggkat DPD, DPC hingga DPRt.
Apalagi untuk bisa melaksanakan Rakorda, salah satu prasyarat yang harus terpenuhi, struktur di tingkat DPRt minimal 75 persen telah terbentuk.
Alhamdulillah kata Agus Lamakarate berdasarkan hasil Monev ada beberapa kabupaten telah mencapai 50 persen seperti Kabupaten Morowali, Morowali Utara, Donggala serta kabupaten Buol. Meski demikian Agus menargetkan di bulan Maret ini DPRt di seluruh Kabupaten/koya sudah terbentuk.

“Kami yakin dan optimis, Insya Allah di bulan Maret ini, seluruh struktur DPRt terbentuk,” ungkapnya Senin 16 Maret 2026.
Agus juga menuturkan bahwa dengan turunnya Tim Monev kali ini untuk melihat dan mendegar langsung kondisi dan situasi serta mendengarkan masukan dari pengurus baik tingkat DPD, DPC hingga DPRt, untuk kemudian dicarikan solusi terbaik guna penguatan PSI di masing- masing daerah.
Ia juga berharap kepada seluruh pengurus unruk tetap menjaga kekompakan dan soliditas, terus membangun trust (kepercayaan) di tengah masyarakat agar dpt memperoleh simpati dan dukungan.
“Lain dari pada itu ada rangkain kegiatan buka puasa bersama serta memastikan penyaluran paket sembako berjalan lancar di setiap kabupaten,” pungkasnya.*** (AGS)
























