Menu ✖

Mode Gelap
Maulid Nabi di YPL Al-Hidayah, Siswa Diajak Meneladani Empat Sifat Rasulullah Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20% Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO

BANDARA

AirNav Antisipasi Gangguan Balon Udara Liar di Libur Lebaran

badge-check


 Dirop AirNav saat paparan Kesiapan Angkutan Lebaran Perbesar

Dirop AirNav saat paparan Kesiapan Angkutan Lebaran

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktur Operasi AirNav Indonesia Setio Anggoro menegaskan, peningkatan trafik penerbangan selama periode Lebaran juga diiringi dengan peningkatan kewaspadaan terhadap berbagai potensi risiko keselamatan penerbangan.

“Kami terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi hazard selama periode Lebaran, seperti cuaca ekstrem, abu vulkanik, balon udara liar, potensi bird strike, serta gangguan operasional bandara maupun maskapai,” ungkapnya di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Seluruh personel operasional juga diingatkan untuk meningkatkan disiplin terhadap prosedur serta koordinasi antarunit untuk menjaga keselamatan penerbangan.

Dia juga menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keselamatan penerbangan, khususnya terkait potensi balon udara liar yang kerap muncul pada periode Lebaran.

Dua wilayah yang kerap mendapatkan sorotan akibat aktivitas balon udara liar, antara lain Kabupaten Wonosobo dan Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Namun belakangan, sejumlah wilayah lain juga mengindikasikan adanya aktivitas tersebut.
“AirNav Indonesia terus melakukan kampanye keselamatan kepada masyarakat mengenai bahaya balon udara liar bagi penerbangan, melalui berbagai media.

Namun, masalah ini tidak akan serta merta bisa diselesaikan oleh AirNav sendirian. Kami berharap kesadaran bersama dapat terus meningkat sehingga ruang udara Indonesia tetap aman bagi seluruh penerbangan,” ujar Setio.

Dengan kesiapan infrastruktur, personel, serta koordinasi lintas pemangku kepentingan tersebut, AirNav Indonesia optimistis layanan navigasi penerbangan selama periode Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan efisien, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan nyaman. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global

1 Oktober 2026 - 08:12 WIB

AirNav-Airbus Teken MoU Efisiensi dan Keberlanjutan Ruang Udara Indonesia

30 September 2026 - 07:31 WIB

Menhub Dudy Galang Dukungan Keanggotaan Indonesia di Dewan ICAO

29 September 2026 - 21:23 WIB

Kemenhub Pastikan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Kediri Berjalan Lancar

29 September 2026 - 09:36 WIB

Dampak Erupsi Gunung Dukono, Bandara Morotai Ditutup Mulai Hari Ini

26 September 2026 - 15:36 WIB

Top! Layanan Contact Center InJourney Airports Bertahan Tetap jadi Terbaik di Indonesia

26 September 2026 - 15:28 WIB

Ditjen Hubud Tegaskan Pengawasan 3 Lapis dan Kesiapsiagaan Bencana

26 September 2026 - 15:04 WIB

Bukaka Pasok 56 Garbarata Generasi Baru untuk Terminal 3 Changi

25 September 2026 - 21:31 WIB

Indonesia AirAsia Sabet Penghargaan Best Low-Cost Airline di Indonesia dari Skytrax

24 September 2026 - 17:00 WIB

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Latihan Penanganan Keadaan Darurat

24 September 2026 - 15:49 WIB

Trending di BANDARA