Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

BANDARA

AirNav Antisipasi Gangguan Balon Udara Liar di Libur Lebaran

badge-check


 Dirop AirNav saat paparan Kesiapan Angkutan Lebaran Perbesar

Dirop AirNav saat paparan Kesiapan Angkutan Lebaran

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktur Operasi AirNav Indonesia Setio Anggoro menegaskan, peningkatan trafik penerbangan selama periode Lebaran juga diiringi dengan peningkatan kewaspadaan terhadap berbagai potensi risiko keselamatan penerbangan.

“Kami terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi hazard selama periode Lebaran, seperti cuaca ekstrem, abu vulkanik, balon udara liar, potensi bird strike, serta gangguan operasional bandara maupun maskapai,” ungkapnya di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Seluruh personel operasional juga diingatkan untuk meningkatkan disiplin terhadap prosedur serta koordinasi antarunit untuk menjaga keselamatan penerbangan.

Dia juga menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keselamatan penerbangan, khususnya terkait potensi balon udara liar yang kerap muncul pada periode Lebaran.

Dua wilayah yang kerap mendapatkan sorotan akibat aktivitas balon udara liar, antara lain Kabupaten Wonosobo dan Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Namun belakangan, sejumlah wilayah lain juga mengindikasikan adanya aktivitas tersebut.
“AirNav Indonesia terus melakukan kampanye keselamatan kepada masyarakat mengenai bahaya balon udara liar bagi penerbangan, melalui berbagai media.

Namun, masalah ini tidak akan serta merta bisa diselesaikan oleh AirNav sendirian. Kami berharap kesadaran bersama dapat terus meningkat sehingga ruang udara Indonesia tetap aman bagi seluruh penerbangan,” ujar Setio.

Dengan kesiapan infrastruktur, personel, serta koordinasi lintas pemangku kepentingan tersebut, AirNav Indonesia optimistis layanan navigasi penerbangan selama periode Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan efisien, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan nyaman. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Besok, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Berkumandang Serentak di 37 Bandara InJourney Airports

16 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Dukung Penanganan Gempa NTT, AirNav Pastikan Layanan Navigasi Lancar

16 Agustus 2026 - 14:08 WIB

5 Bandara Terdampak Gempa di Kepulauan Flores NTT

15 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Maknai Momen Kemerdekaan, InJourney Airports Tanam 81.000 Mangrove

15 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Penerbangan Perdana Garuda Indonesia Rute Bali-Bandung-Bali Banjir Penumpang

14 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Hanya Rp100 Ribu, DAMRI Hubungkan Grand Metropolitan Bekasi dengan Bandara Soekarno-Hatta

14 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Bandara Husein Sastranegara Bersiap Penuh Layani Pesawat Boeing 737-800

13 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Manfaatkan AI, INACA dan KIU Sosialisasi Solusi Mudah Penanganan Penumpang

13 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Trending di BANDARA