Menu

Mode Gelap
Suroto Ketua RW 06 Cengbar Jakbar, Si “Ketua RW Viral” yang Peduli Warga 24 Jam dan Siap Jalani Program Gubernur DKI Afternoon Coffee KSOP Muara Angke, Bahas Manifest, Kespel, dan Kesiapsiagaan Darurat Ultrajaya dan Frisian Flag Bersatu, Peta Susu RI Berubah Jakarta-New York: Diplomasi Kota, Transportasi, dan Rp5,2 Triliun Akses Utama Pemkab Fakfak Ditutup Tanpa Alasan Jelas, Pelayanan Publik Dipertanyakan Sanfest 2026: Ketika Santri Menggerakkan Ayat Al-Qur’an Melalui Film

ANJUNGAN

Pemerintah Jemput ABK Indonesia Selamat dari Kapal Tenggelam di Vietnam

badge-check


 Serah terima ABK dari Vietnam ke Indonesia Perbesar

Serah terima ABK dari Vietnam ke Indonesia

Wartatrans.com, JAKARTA – Pemerintah berhasil menangani dan memulangkan dengan menjemput Anak Buah Kapal (ABK) atas nama Heru Partiman, yang selamat dari insiden kapal tenggelam di wilayah Vung Tau, Vietnam.

Otoritas Border Guard Vietnam menyerahkan Heru Partiman kepada pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Ho Chi Minh City di Kantor Border Guard Skuadron 2, Vung Tau, 2 April 2026.

Kegiatan tersebut turut disaksikan perwakilan Departemen Luar Negeri Ho Chi Minh City serta kepolisian setempat.

Kementerian Luar Negeri bersama Kementerian Perhubungan memastikan seluruh rangkaian proses pemulangan berjalan dengan lancar, mulai dari koordinasi lintas otoritas, penyelesaian dokumen keimigrasian, hingga penyediaan fasilitas transit di Kuala Lumpur juga penjemputan setibanya di Indonesia.

Perwakilan Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut hadir langsung untuk memfasilitasi penjemputan Heru yang tiba di Indonesia Jumat (3/4/2026) menggunakan penerbangan Air Asia Berhad dengan rute Ho Chi Minh City – Kuala Lumpur – Jakarta.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Samsuddin mengapresiasi sinergi dan kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanganan hingga pemulangan ABK Heru.

“Penanganan kasus ini merupakan hasil koordinasi yang solid antara Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri dan Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan serta perwakilan RI di luar negeri. Kami memastikan bahwa setiap warga negara Indonesia, khususnya pelaut, mendapatkan perlindungan dan pendampingan secara maksimal, termasuk saat menghadapi situasi darurat di luar negeri,” beber Samsuddin.

Menurutnya, negara hadir tidak hanya dalam proses pemulangan, tetapi juga memastikan kondisi kesehatan dan kesiapan ABK setiba di tanah air.

Setelah menjalani seluruh proses administrasi sesuai ketentuan yang berlaku di Vietnam, Heru dinyatakan dalam kondisi sehat dan telah memeroleh izin resmi untuk kembali ke Indonesia.

Exit visa Vietnam bagi yang bersangkutan telah diterbitkan pada 27 Maret 2026 dan berlaku hingga 9 April 2026.

“Keberhasilan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada diaspora, khususnya para pelaut yang bekerja di sektor maritim global,” pungkasnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tata Terminal LNG Benoa, Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi di Bali

21 September 2026 - 10:52 WIB

Penyebab Kecelakaan Virgo Transport 8 Perlu Dibuktikan Secara Menyeluruh

21 September 2026 - 10:12 WIB

Menuju Go Live, Pelindo Solusi Digital Gandeng ASDEKI Perkuat Integrasi Layanan Digital Pelabuhan dan Hinterland

21 September 2026 - 09:46 WIB

PELNI Gelar Fleet Safety Excellence Award 2026

20 September 2026 - 16:42 WIB

Kemenhub Perkuat Kesiapan Awak Kapal PELNI Hadapi Situasi Darurat

20 September 2026 - 16:34 WIB

Kinerja 2025 Moncer, Pelindo Naik 3 Peringkat di Fortune Indonesia 100

20 September 2026 - 13:49 WIB

Kemenhub Pastikan Pemenuhan Santunan Asuransi Korban KMP Virgo Transport 8

20 September 2026 - 12:59 WIB

Komisi V DPR Tinjau Layanan Pelabuhan Makassar

19 September 2026 - 19:25 WIB

KN Kunyit, KN Grantin P. 211 dan KN Miang Besar Optimalkan Dukungan Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8

19 September 2026 - 16:31 WIB

Kapal Garibaldi yang akan jadi KRI Sriwijaya Tiba, TNI AL Siapkan Organisasi dan Pangkalan

18 September 2026 - 16:55 WIB

Trending di ANJUNGAN