Menu

Mode Gelap
Okupansi 102 Persen, KA Pangrango dan KA Siliwangi Layani 23.495 Pelanggan pada Libur Imlek 13–16 Februari 2026 Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg di Libur Panjang Imlek dan Ramadhan Pertamina Patra Niaga Jelaskan Proses Distribusi dan Quality Control BBM di IT Jakarta kepada Pemimpin Redaksi Media Produk Perikanan Indonesia Makin Bernilai di Pasar Internasional Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan KA Tambahan Lebaran 2026 Kementerian-KP Pastikan Kemudahan Izin, 433 Kapal Purse Seine Siap Melaut dari Jakarta

PERON

Pemulihan Lintasan Banjir Berlanjut, KAI Batalkan 34 Perjalanan KA Jarak Jauh

badge-check


 Pemulihan Lintasan Banjir Berlanjut, KAI Batalkan 34 Perjalanan KA Jarak Jauh Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melakukan pemulihan operasional perjalanan kereta api di sejumlah lintasan yang terdampak banjir hingga Senin (19/1) pagi. Selama proses tersebut, KAI menerapkan pengaturan operasional secara hati-hati dan adaptif dengan mengutamakan keselamatan perjalanan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan seluruh keputusan operasional diambil berdasarkan hasil pemeriksaan teknis di lapangan serta mempertimbangkan dinamika cuaca dan kondisi prasarana.

“Hingga pagi ini, penanganan prasarana di sejumlah titik terdampak menunjukkan kemajuan. Kereta api sudah dapat melintas kembali di lintasan utama dengan pengaturan kecepatan dan pengamanan sesuai standar keselamatan,” ujar Anne dalam keterangannya.

Di wilayah Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, pemulihan lintasan pada petak jalan Pekalongan–Sragi terus mengalami perkembangan. Sekitar pukul 05.10 WIB, genangan air di jalur hulu dan hilir berhasil ditangani sehingga seluruh kereta api dapat kembali melintas menggunakan lokomotif dinas masing-masing. Meski demikian, pembatasan kecepatan 30 kilometer per jam masih diberlakukan sambil menunggu pemadatan balas menggunakan Multi Tie Tamper (MTT).

Penanganan prasarana dilakukan melalui ecer balas dan pengangkatan jalur secara manual, serta dilanjutkan dengan ecer balas lanjutan, pengangkatan jalur di titik tertentu, dan rencana pemecokan menggunakan alat berat apabila kondisi lapangan memungkinkan.

Sementara itu, di Daop 1 Jakarta, genangan air di emplasemen Kampung Bandan telah berhasil ditangani. Pengangkatan jalur manual pada jalur hulu dan hilir dilakukan sejak Ahad sore hingga malam, kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan pemeliharaan jalan rel (KPJR) dan dinyatakan selesai pada pukul 04.30 WIB. Kereta api pertama melintas dengan pembatasan kecepatan 20 kilometer per jam, yang selanjutnya ditingkatkan secara bertahap sesuai hasil evaluasi teknis.

Hingga Senin (19/1), KAI masih membatalkan 34 perjalanan kereta api jarak jauh sebagai bagian dari pengaturan operasional selama proses pemulihan. Secara kumulatif, sekitar 38 ribu pelanggan tercatat telah melakukan pembatalan perjalanan.

“Pengaturan ini dilakukan untuk memastikan setiap perjalanan yang dioperasikan benar-benar aman bagi pelanggan dan petugas,” kata Anne.

Anne menjelaskan gangguan operasional dipicu curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem sejak Jumat (16/1) yang menyebabkan luapan sungai serta jebolnya tanggul di sekitar lintasan Pekalongan–Sragi. Di wilayah Jakarta, hujan deras juga menimbulkan genangan di sejumlah emplasemen dan petak jalan operasional.

“Kondisi ini merupakan force majeure akibat faktor alam di luar kendali operasional perusahaan,” tegasnya.

KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan hak pelanggan tetap dipenuhi melalui mekanisme service recovery serta pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Okupansi 102 Persen, KA Pangrango dan KA Siliwangi Layani 23.495 Pelanggan pada Libur Imlek 13–16 Februari 2026

16 Februari 2026 - 22:08 WIB

Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan KA Tambahan Lebaran 2026

16 Februari 2026 - 20:55 WIB

Libur Panjang Imlek, Penumpang KAD di Daop 7 Madiun Meningkat, Bakal Ada Atraksi Barongsai

16 Februari 2026 - 20:29 WIB

Lebih 1.39 Juta Tiket Lebaran 2026 Terjual, Seluruh Tanggal Keberangkatan Sudah Dapat Dipesan Sejak 15 Februari

16 Februari 2026 - 20:20 WIB

Menhub Dudy Sebut Banten Berpotensi Jadi Daerah Lintasan Padat Jawa-Sumatera

16 Februari 2026 - 15:26 WIB

Trending di ANJUNGAN