Menu

Mode Gelap
Anna Latuconsina Ajak Hentikan Normalisasi Kekerasan terhadap Perempuan Lewat Bincang Buku di Gedung Parlemen Survei Deloitte: 42% Konsumen Indonesia Minati Mobil Listrik, Penjualannya Malah Jalan di Tempat Jatiwaringin Hingga Cipayung, TPA Membakar Anggaran Negara Bus Listrik Transjabodetabek Dibidik, Bisa Hemat Rp3 Triliun Setahun  Era Cashless Datang, Anak SD Lebih Cepat Kenal QRIS Dibanding Literasi Keuangan  Di Tengah Keterbatasan Keuangan Daerah, Oknum Pungut Dana Titipan Rp7 Juta Per Desa di Subulussalam  

PERON

Pemulihan Lintasan Banjir Berlanjut, KAI Batalkan 34 Perjalanan KA Jarak Jauh

badge-check


 Pemulihan Lintasan Banjir Berlanjut, KAI Batalkan 34 Perjalanan KA Jarak Jauh Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melakukan pemulihan operasional perjalanan kereta api di sejumlah lintasan yang terdampak banjir hingga Senin (19/1) pagi. Selama proses tersebut, KAI menerapkan pengaturan operasional secara hati-hati dan adaptif dengan mengutamakan keselamatan perjalanan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan seluruh keputusan operasional diambil berdasarkan hasil pemeriksaan teknis di lapangan serta mempertimbangkan dinamika cuaca dan kondisi prasarana.

“Hingga pagi ini, penanganan prasarana di sejumlah titik terdampak menunjukkan kemajuan. Kereta api sudah dapat melintas kembali di lintasan utama dengan pengaturan kecepatan dan pengamanan sesuai standar keselamatan,” ujar Anne dalam keterangannya.

Di wilayah Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, pemulihan lintasan pada petak jalan Pekalongan–Sragi terus mengalami perkembangan. Sekitar pukul 05.10 WIB, genangan air di jalur hulu dan hilir berhasil ditangani sehingga seluruh kereta api dapat kembali melintas menggunakan lokomotif dinas masing-masing. Meski demikian, pembatasan kecepatan 30 kilometer per jam masih diberlakukan sambil menunggu pemadatan balas menggunakan Multi Tie Tamper (MTT).

Penanganan prasarana dilakukan melalui ecer balas dan pengangkatan jalur secara manual, serta dilanjutkan dengan ecer balas lanjutan, pengangkatan jalur di titik tertentu, dan rencana pemecokan menggunakan alat berat apabila kondisi lapangan memungkinkan.

Sementara itu, di Daop 1 Jakarta, genangan air di emplasemen Kampung Bandan telah berhasil ditangani. Pengangkatan jalur manual pada jalur hulu dan hilir dilakukan sejak Ahad sore hingga malam, kemudian dilanjutkan menggunakan kendaraan pemeliharaan jalan rel (KPJR) dan dinyatakan selesai pada pukul 04.30 WIB. Kereta api pertama melintas dengan pembatasan kecepatan 20 kilometer per jam, yang selanjutnya ditingkatkan secara bertahap sesuai hasil evaluasi teknis.

Hingga Senin (19/1), KAI masih membatalkan 34 perjalanan kereta api jarak jauh sebagai bagian dari pengaturan operasional selama proses pemulihan. Secara kumulatif, sekitar 38 ribu pelanggan tercatat telah melakukan pembatalan perjalanan.

“Pengaturan ini dilakukan untuk memastikan setiap perjalanan yang dioperasikan benar-benar aman bagi pelanggan dan petugas,” kata Anne.

Anne menjelaskan gangguan operasional dipicu curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem sejak Jumat (16/1) yang menyebabkan luapan sungai serta jebolnya tanggul di sekitar lintasan Pekalongan–Sragi. Di wilayah Jakarta, hujan deras juga menimbulkan genangan di sejumlah emplasemen dan petak jalan operasional.

“Kondisi ini merupakan force majeure akibat faktor alam di luar kendali operasional perusahaan,” tegasnya.

KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan hak pelanggan tetap dipenuhi melalui mekanisme service recovery serta pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku.(****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Penumpang Kelas Eksekutif KAI Tembus 7,57 Juta pada Semester I 2026, Naik 18,78 Persen

18 Juli 2026 - 19:08 WIB

Penumpang Kereta di Sumatra Tembus 3,8 Juta pada Semester I 2026, Naik 11,35 Persen

18 Juli 2026 - 17:35 WIB

Petugas Pengisian Air KAI Services, Garda Senyap di Balik Nyamannya Perjalanan Kereta Api

18 Juli 2026 - 10:40 WIB

31 Tahun Argo, KAI Catat Pertumbuhan Penumpang dan Terus Kembangkan Layanan Kereta Antarkota

18 Juli 2026 - 09:32 WIB

KAI Tutup Sementara Jalur 4 dan 5 Stasiun Bogor untuk Pembangunan Kanopi Peron

18 Juli 2026 - 09:21 WIB

KAI: 61 Persen Aktivitas Penumpang Kereta Api Terjadi di Luar 10 Stasiun Terpadat

17 Juli 2026 - 22:21 WIB

KAI Angkut 10.050 Ton Pupuk pada Semester I 2026, Perkuat Distribusi Antardaerah

17 Juli 2026 - 14:17 WIB

Syarat Kapal Nelayan 30-200 GT Dapat Solar Rp15.000 per Liter, Ini Kata Kementerian-KP

17 Juli 2026 - 10:07 WIB

Wow Banyak! KAI Kelola 12.856 Sarana Perkeretaapian untuk Dukung Mobilitas dan Logistik Nasional, Ini Dia Rinciannya

17 Juli 2026 - 09:58 WIB

Porseni Kereta Api 2026 Resmi Ditutup, Daop 6 Yogyakarta Raih Juara Umum

16 Juli 2026 - 20:46 WIB

Trending di PERON