Wartatrans.com, YOGYAKARTA – Pekan Olahraga dan Seni Kereta Api (Porseni) 2026 resmi ditutup di Yogyakarta, Kamis (16/7). Ajang yang mempertemukan insan KAI Group tersebut menjadi puncak kompetisi olahraga dan seni yang mengusung semangat sportivitas, kreativitas, kebersamaan, serta kepedulian sosial.
Sebanyak 1.674 atlet dan peserta seni dari 17 kontingen ambil bagian dalam kegiatan ini. Para peserta berasal dari Kantor Pusat KAI, daerah operasi, divisi regional, Divisi LRT Jabodebek, KCIC, hingga gabungan anak perusahaan.

Mereka berkompetisi dalam sembilan cabang olahraga, yakni sepak bola, futsal, bola basket, bulu tangkis, bola voli, tenis meja, tenis lapangan, catur, dan e-sport, serta dua cabang seni, yaitu band dan tari.
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Taufik Hidayat, yang hadir dalam acara penutupan memberikan apresiasi kepada KAI Group karena dinilai telah menyediakan ruang bagi para pekerja untuk menjaga kebugaran, mengembangkan kreativitas, dan mempererat kebersamaan.
Menurut Taufik, nilai-nilai disiplin, kerja sama, ketangguhan, dan saling menghargai yang terbentuk melalui olahraga dan seni dapat diterapkan dalam lingkungan kerja maupun pelayanan kepada masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, KAI juga menyerahkan santunan kepada empat mantan atlet dengan total nilai Rp20 juta. Masing-masing menerima bantuan sebesar Rp5 juta, yakni Markus Fajar Listiyantara, Suwarsi, Cholid Dalyanto, dan Cahyo Priyambodo.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, Porseni menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam membangun insan KAI Group yang sehat, kreatif, tangguh, dan memiliki kemampuan kolaborasi yang baik.
Berdasarkan klasemen akhir, Daop 6 Yogyakarta keluar sebagai juara umum Porseni Kereta Api 2026 dengan raihan dua medali emas, tiga medali perak, dan satu medali perunggu.
Pada cabang sepak bola, Daop 7 Madiun berhasil meraih juara pertama, sementara Gabungan Anak Perusahaan menjadi juara futsal. KCIC menjuarai bola basket, Divre III Palembang menjadi yang terbaik di bulu tangkis, dan Daop 6 Yogyakarta meraih gelar juara bola voli.
Sementara itu, Divre I Medan menjadi juara tenis meja, Daop 4 Semarang menjuarai tenis lapangan dan cabang seni band, Daop 3 Cirebon menjadi juara catur, serta Daop 8 Surabaya meraih gelar juara e-sport. Untuk cabang seni tari, Daop 6 Yogyakarta berhasil menjadi yang terbaik.
Bobby menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan disiplin dan semangat persaudaraan selama kompetisi berlangsung.
“Kepada para pemenang, jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjadi teladan. Kepada peserta yang belum meraih medali, teruslah berlatih dan berkarya. Keberanian mengikuti kompetisi, ketekunan menjalani proses, dan kemampuan untuk bangkit merupakan bagian penting dari perjalanan menuju keberhasilan,” ujar Bobby.
Mengusung tema “Spirit Competition, Power of Sustainability”, Porseni Kereta Api 2026 membawa pesan penting mengenai keseimbangan antara pencapaian kinerja, kesehatan fisik dan mental, kreativitas, kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Menutup gelaran tersebut, Bobby mengajak seluruh insan KAI Group untuk membawa semangat sportivitas dan persaudaraan yang terbangun selama Porseni ke lingkungan kerja masing-masing.
“Seluruh peserta adalah juara karena telah berani berkompetisi, memberikan kemampuan terbaik, serta menjaga persaudaraan. Mari membawa semangat kebersamaan dan sportivitas dari Yogyakarta ke seluruh unit kerja KAI Group. Sampai berjumpa pada Porseni Kereta Api berikutnya,” tutup Bobby.(fahmi)































