Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) mencatat sebanyak 16.881 pelanggan menggunakan layanan LRT Sumsel selama pelaksanaan Sumsel Bhayangkara Run 2026 di kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Ahad (12/7/2026).
Tingginya jumlah pengguna tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik sebagai moda pilihan untuk mendukung mobilitas menuju kegiatan berskala besar. Ajang lari yang diselenggarakan Polda Sumatera Selatan itu sendiri diikuti sedikitnya 8.000 peserta.

Manager Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti mengatakan, momentum penyelenggaraan event tersebut menjadi gambaran meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan transportasi massal yang lebih efisien dan berkelanjutan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus memilih LRT Sumsel sebagai moda transportasi saat mengikuti berbagai kegiatan, termasuk pada penyelenggaraan Sumsel Bhayangkara Run 2026. Tingginya antusiasme pelanggan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan semakin berkualitas,” ujar Aida.
Salah satu stasiun yang mencatat peningkatan pelanggan paling signifikan adalah Stasiun Jakabaring yang menjadi akses utama menuju kawasan JSC. Pada hari pelaksanaan kegiatan, stasiun tersebut melayani 1.125 pelanggan atau hampir dua kali lipat dibandingkan kondisi normal yang berkisar 500 hingga 600 pelanggan per hari.
Selain itu, sejumlah stasiun lain juga mencatat volume pelanggan yang tinggi. Stasiun Ampera melayani 3.777 pelanggan, disusul Stasiun Asrama Haji sebanyak 3.433 pelanggan, Stasiun DJKA sebanyak 2.321 pelanggan, serta Stasiun Bumi Sriwijaya sebanyak 1.751 pelanggan.
Data tersebut menunjukkan bahwa tingginya mobilitas pelanggan tidak hanya terpusat di kawasan penyelenggaraan acara, tetapi juga tersebar di berbagai pusat aktivitas masyarakat, kawasan perdagangan, dan destinasi strategis lainnya di sepanjang lintasan LRT Sumsel.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama Bhayangkara Run, KAI Divre III Palembang bersama BPKARSS melakukan penyesuaian pola operasi dengan menambah jam layanan mulai pukul 04.00 WIB hingga 20.43 WIB. Selain itu, sebanyak 96 perjalanan LRT dioperasikan pada 12 Juli 2026 guna memastikan layanan tetap berjalan lancar.
“Setiap penyelenggaraan event berskala besar selalu menjadi perhatian kami dalam menyiapkan pola operasi terbaik. Penyesuaian jam operasional dan penambahan jumlah perjalanan merupakan bagian dari komitmen KAI Divre III Palembang bersama BPKARSS untuk memberikan pelayanan prima kepada seluruh pengguna LRT Sumsel,” tambah Aida.
Menurut Aida, meningkatnya penggunaan LRT Sumsel pada berbagai kegiatan masyarakat turut mendukung Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum sebagai upaya mendorong penggunaan transportasi massal yang lebih efisien, ramah lingkungan, serta membantu mengurangi kemacetan.
KAI Divre III Palembang dan BPKARSS, lanjut dia, akan terus melakukan berbagai inovasi melalui peningkatan keandalan operasional, optimalisasi fasilitas pelayanan pelanggan, serta penyesuaian layanan pada berbagai agenda nasional maupun daerah.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar LRT Sumsel semakin adaptif dalam melayani berbagai kebutuhan mobilitas masyarakat. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan transportasi publik karena selain praktis dan nyaman, juga menjadi kontribusi nyata dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih berkelanjutan bagi Kota Palembang dan Sumatera Selatan,” tutup Aida.(fahmi)
































