Menu ✖

Mode Gelap
Gangguan LRT Jabodebek Pagi Hari, Penumpang Jatimulya-Dukuh Atas Dialihkan di Halim Belajar dari Bogor dan Semarang, Djoko Setijowarno Ingatkan Lima Tantangan Trem Bali Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis

PERON

KA Joglosemarkerto jadi Favorit Penumpang, Layani 730 Ribu Pelanggan pada Semester I 2026

badge-check


 KA Joglosemarkerto jadi Favorit Penumpang, Layani 730 Ribu Pelanggan pada Semester I 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat KA Joglosemarkerto menjadi salah satu layanan kereta api favorit masyarakat selama Semester I 2026. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, seluruh perjalanan KA Joglosemarkerto melayani sebanyak 730.575 pelanggan atau meningkat 10,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 662.409 pelanggan.

Berdasarkan data KAI, dua perjalanan Joglosemarkerto bahkan mendominasi daftar kereta komersial dengan jumlah pelanggan terbanyak pada Semester I 2026. KA 187 Joglosemarkerto menempati posisi pertama dengan melayani 268.545 pelanggan, sedangkan KA 193 Joglosemarkerto berada di peringkat kedua dengan 253.411 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap layanan tersebut tidak terlepas dari pola perjalanan melingkar yang menghubungkan sejumlah kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Joglosemarkerto menjawab kebutuhan perjalanan antarkota yang sangat beragam. Pelanggan dapat menggunakannya untuk bekerja, menempuh pendidikan, menjalankan usaha, mengunjungi keluarga, memperoleh layanan kesehatan, maupun menikmati destinasi wisata,” kata Anne.

KA 187 Joglosemarkerto melayani relasi Solo Balapan–Semarang Tawang–Tegal–Purwokerto–Solo Balapan–Semarang Tawang. Sementara KA 193 melayani rute Solo Balapan–Purwokerto–Tegal–Semarang Tawang–Solo Balapan.

KAI menilai pola perjalanan tersebut mampu menghubungkan berbagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial, mulai dari Solo dan Yogyakarta sebagai kota pendidikan dan pariwisata, Purwokerto sebagai pusat kegiatan masyarakat Banyumas, hingga Semarang, Tegal, dan Pekalongan yang dikenal sebagai kawasan perdagangan, industri, dan jasa.

Karakter perjalanan Joglosemarkerto juga memungkinkan satu kursi digunakan oleh beberapa pelanggan pada segmen perjalanan yang berbeda. Kondisi ini tercermin dari tingkat okupansi KA 187 yang mencapai 255 persen dan KA 193 sebesar 241 persen selama Semester I 2026.

KAI menjelaskan, tingkat okupansi di atas 100 persen tidak menunjukkan jumlah penumpang melebihi kapasitas dalam satu waktu, melainkan adanya pergantian penggunaan kursi di sepanjang rute perjalanan.

“Pelanggan Joglosemarkerto berasal dari banyak kota dengan tujuan yang berbeda. Tingginya pergantian penggunaan kursi menunjukkan bahwa layanan ini relevan untuk perjalanan jarak pendek, menengah, maupun perjalanan yang lebih panjang,” ujar Anne.

Tingginya mobilitas penumpang di lintasan Joglosemarkerto juga sejalan dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dilalui. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan I 2026 tumbuh 5,89 persen, sedangkan ekonomi DIY meningkat 5,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, ekonomi Kota Semarang pada 2025 tumbuh 6,49 persen dengan industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan menjadi kontributor utama. Di sisi lain, Banyumas juga mencatat aktivitas wisata yang tinggi dengan jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 1.134.470 perjalanan sepanjang Januari-Februari 2026.

Menurut Anne, keragaman karakter ekonomi di sepanjang lintasan menjadi faktor penting yang mendorong tingginya permintaan perjalanan menggunakan KA Joglosemarkerto.

“Ketika berbagai pusat kegiatan dapat dijangkau dalam satu pola perjalanan, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk menyusun perjalanan sesuai kebutuhan. Akses antarkota yang baik juga membantu mempertemukan pelanggan dengan produk, jasa, pendidikan, pekerjaan, dan destinasi yang tersedia di masing-masing daerah,” katanya.

Secara keseluruhan, peningkatan pelanggan Joglosemarkerto berlangsung seiring naiknya jumlah pengguna layanan KA Jarak Jauh komersial KAI. Selama Semester I 2026, KAI melayani 19.230.100 pelanggan KA Jarak Jauh komersial atau meningkat 8,8 persen dibandingkan Semester I 2025 yang sebanyak 17.670.625 pelanggan.

Anne menambahkan, tingginya volume pelanggan Joglosemarkerto menunjukkan bahwa kebutuhan perjalanan antarkota tidak hanya bertumpu pada kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, tetapi juga tumbuh kuat di kawasan regional yang memiliki fungsi ekonomi saling melengkapi.

“Joglosemarkerto memberi gambaran bahwa layanan yang membaca hubungan antarkota secara tepat dapat membentuk pasar perjalanan yang kuat. Pola naik dan turun pelanggan pada setiap segmen menjadi informasi penting untuk menyusun kapasitas, jadwal, serta pilihan pemberhentian yang semakin sesuai dengan kebutuhan tiap daerah,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gangguan LRT Jabodebek Pagi Hari, Penumpang Jatimulya-Dukuh Atas Dialihkan di Halim

16 Oktober 2026 - 23:26 WIB

KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan

16 Oktober 2026 - 21:10 WIB

KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat

16 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis

16 Oktober 2026 - 19:55 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Imbau Penumpang KA Tiba di Stasiun 1 Jam Sebelum Berangkat

16 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Jakpro Benahi Fasilitas LRT Jakarta, dari Jalur Pemandu hingga Akses Kursi Roda

16 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Dua KA Babaranjang Bertabrakan di OKU Sumsel, Sejumlah Lokomotif dan Gerbong Anjlok

16 Oktober 2026 - 09:18 WIB

KAI Services Perluas Pasar Kuliner Kereta Lewat Pameran Pangan Nusa 2026

15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

KAI Benahi Stasiun Gambir Jelang Nataru, Toilet Utara Ditargetkan Rampung November

15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Platform Time Out Sebut Penumpang LRT Jakarta Juli 2026 Turun 6,81%

15 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Trending di JALUR