Menu ✖

Mode Gelap
Musda I APPSI Aceh Tengah Resmi Bentuk Kepengurusan Periode 2026–2031, Ali Munawardiko. SE, Terpilih Secara Aklamasi MBG Gerakkan Ekonomi Lokal, Lebih 1 Juta Tenaga Kerja Terserap KAI Luncurkan Lima Inovasi Lewat Reactivation Campaign #AyoNaikKereta Jelang Nataru, Jasa Raharja Bersiap Perkuat Kesiapsiagaan dan Kolaborasi 3 Fokus Utama Jasa Raharja Hadapi Libur Nataru TPK Koja Dukung Generasi Emas melalui Program TJSL di SMA Negeri 8 Yogyakarta

PERON

5 Kereta Api dengan Relasi Terjauh di Indonesia, Ada yang Tempuh Lebih dari 1.000 Kilometer

badge-check


 5 Kereta Api dengan Relasi Terjauh di Indonesia, Ada yang Tempuh Lebih dari 1.000 Kilometer Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lima layanan kereta api jarak jauh dengan relasi terpanjang di Indonesia. Kelima kereta tersebut melayani perjalanan antarkota di Pulau Jawa dengan jarak tempuh sekitar 825 kilometer hingga lebih dari 1.000 kilometer.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan layanan kereta api jarak jauh memberikan banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat, baik untuk keperluan wisata, pekerjaan, pendidikan, maupun mengunjungi keluarga.

“Setiap kereta api memiliki karakter perjalanan, kota pemberhentian, dan daerah tujuan yang berbeda. Masyarakat dapat memilih layanan sesuai kebutuhan, baik untuk berlibur, mengunjungi keluarga, bekerja, menempuh pendidikan, maupun menjalankan kegiatan usaha,” kata Anne.

Berdasarkan data KAI, KA Blambangan Ekspres relasi Pasarsenen-Ketapang menjadi kereta api dengan perjalanan terpanjang di Indonesia dengan jarak sekitar 1.030 kilometer. Sepanjang 2025, layanan ini melayani 533.988 pelanggan, sedangkan pada Semester I 2026 tercatat melayani 247.142 pelanggan.

Perjalanan KA Blambangan Ekspres menghubungkan Jakarta dengan Banyuwangi melalui sejumlah kota, seperti Cirebon, Semarang, Cepu, Bojonegoro, Surabaya, Probolinggo, dan Jember. Dari Ketapang, pelanggan dapat melanjutkan perjalanan menuju berbagai destinasi wisata di Banyuwangi maupun ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang.

Posisi kedua ditempati KA Sangkuriang relasi Bandung-Ketapang dengan jarak sekitar 1.002 kilometer. Sejak mulai beroperasi pada Mei hingga Juni 2026, kereta api ini telah melayani sebanyak 133.119 pelanggan.

KA Sangkuriang melayani perjalanan lintas selatan Jawa dan melewati sejumlah kota, di antaranya Tasikmalaya, Banjar, Kroya, Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, Probolinggo, Jember, hingga Banyuwangi. Kehadirannya memperluas pilihan perjalanan langsung dari Jawa Barat menuju Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Di peringkat ketiga terdapat KA Pandalungan relasi Gambir-Jember dengan jarak sekitar 919 kilometer. Pada 2025, KA ini melayani 409.200 pelanggan dan meningkat menjadi 211.325 pelanggan pada Semester I 2026.

Sementara itu, KA Gajayana relasi Gambir-Malang menempati posisi keempat dengan jarak sekitar 904 kilometer. Kereta ini melayani 308.106 pelanggan sepanjang 2025 dan sebanyak 162.379 pelanggan pada Semester I 2026.

Adapun posisi kelima ditempati KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasarsenen-Surabaya Gubeng dengan jarak tempuh sekitar 825 kilometer. Pada 2025, layanan ini melayani 389.736 pelanggan dan sebanyak 198.582 pelanggan pada Semester I 2026.

Menurut Anne, keberadaan layanan kereta api jarak jauh tidak hanya memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang dilalui. Aktivitas pelanggan di stasiun dinilai mampu menggerakkan sektor transportasi lanjutan, penginapan, kuliner, hingga usaha oleh-oleh di sekitar kawasan stasiun.

“Perjalanan panjang dengan kereta api memberi ruang bagi pelanggan untuk beristirahat, berbincang bersama keluarga, membaca, bekerja, atau menikmati pemandangan. Pengalaman berlibur pun dapat dimulai sejak kereta api meninggalkan stasiun keberangkatan,” ujar Anne.

KAI mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dengan memeriksa jadwal, relasi, stasiun pemberhentian, serta ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI.

“KAI akan terus mengevaluasi pelayanan di stasiun dan selama perjalanan agar masyarakat semakin mudah menjangkau berbagai kota di Indonesia dengan aman dan nyaman,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Pastikan Kereta dari Gambir Tetap Normal di Tengah Demo Jakarta

28 Oktober 2026 - 11:00 WIB

KAI Sediakan 124 Unit Fasilitas Air Minum Gratis di Stasiun, Penumpang Bisa Isi Ulang Tumbler

28 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Antisipasi Gangguan saat Musim Hujan, KAI Perkuat Perawatan Jalur Kereta

27 Oktober 2026 - 22:28 WIB

KAI Daop 1 Perketat Pengamanan Listrik KRL Hadapi Ancaman Petir dan Pohon Tumbang

27 Oktober 2026 - 16:04 WIB

KAI Palembang Permudah Akses Sewa Aset, Peluang Usaha Makin Terbuka

27 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Kembangkan Jalur KA Angkutan Logistik, Pemerintah Buka Peluang Investasi Swasta

27 Oktober 2026 - 07:25 WIB

KAI dan Pemkot Bogor Tutup Perlintasan MA Salmun, Pengendara Dialihkan ke Jalur Alternatif

26 Oktober 2026 - 22:18 WIB

KAI Services Gandeng UMKM Lokal di Sarkemfest 2026 Yogyakarta

26 Oktober 2026 - 15:19 WIB

KAI Daop 1 Fasilitasi Pameran Seni di Manggarai, Anak-anak Bisa Ikut Kelas Menggambar Gratis

26 Oktober 2026 - 12:03 WIB

Liburan Naik Whoosh Makin Hemat, Ada Diskon hingga 75 Persen

26 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Trending di PERON