Menu

Mode Gelap
Reuni 40 Tahun Jadi Titik Awal, Alumni SMA Muhammadiyah 6 Slipi Bentuk Pengurus Baru periode 2026-2029 IKA Musix 86 Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Santunan Rp1 Miliar kepada Ahli Waris ABK yang Hilang di Laut Transaksi PRJ 2026 Tembus Rp8,2 Triliun, Rekor Baru atau Sekadar Lonjakan Belanja Musiman? Sanggar Oloh Guwel Iringi Parade Puisi 14 Negara pada PPN XIV Aceh di Aceh Tengah 5 Kereta Api dengan Relasi Terjauh di Indonesia, Ada yang Tempuh Lebih dari 1.000 Kilometer Dugaan Keropsi Kantin Sma 3 Medan: Dari 6 Jadi 12 Unit Tanpa Musyawarah, Monopoli Guru Dan Uang Sewa Tak Jelas

SENI BUDAYA

Sanggar Oloh Guwel Iringi Parade Puisi 14 Negara pada PPN XIV Aceh di Aceh Tengah

badge-check


 Sanggar Oloh Guwel Iringi Parade Puisi 14 Negara pada PPN XIV Aceh di Aceh Tengah Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH – Sanggar Oloh Guwel kembali menunjukkan kiprahnya dalam pelestarian seni tradisi Gayo dengan tampil mengiringi Parade Puisi 14 Negara pada rangkaian Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV Aceh 2026 yang berlangsung di Aceh Tengah.

PPN XIV yang diikuti penyair dari 14 negara ini digelar di tiga lokasi utama di Aceh Tengah, yakni Bur Telege, Temas River Park, dan Galeri Kopi. Pembukaan kegiatan berlangsung di Bur Telege pada Rabu, 24 Juni 2026, mengusung tema “Gelar Wicara Peran Sastra Kreatif Nusantara”. Acara dibuka oleh Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, M.SP., didampingi Fitriani Muchsin Hasan.

Dalam parade puisi tersebut, Sanggar Oloh Guwel di bawah pimpinan Yusrizal, S.Pd. atau yang akrab disapa Yus Oloh Guwel, dipercaya mengiringi pembacaan puisi dari empat delegasi, yakni Malaysia (Kuala Lumpur), Singapura, serta para penyair Indonesia, termasuk penyair Tanoh Gayo Anshar dan Salman Yoga.

Penampilan Sanggar Oloh Guwel memadukan kekayaan musik tradisional Gayo melalui alat musik Teganing, Suling, Gegedem, yang diperkaya dengan bunyi Gerantung dan Gong, menciptakan suasana khas yang memperkuat pembacaan puisi para peserta internasional.

Yusrizal dikenal sebagai pelaku seni sekaligus perajin alat musik tradisional Teganing. Ia juga menjadi pelatih di Sanggar Oloh Guwel yang bermarkas di Kampung Pendere Saril, Aceh Tengah. Kecintaannya terhadap seni tradisi diwarisi dari sang ibu, almarhumah Khalifah, yang merupakan penari Bensu dan pemain Teganing pada era 1966. Warisan budaya tersebut terus dijaga dan dikembangkan hingga kini.

Didirikan pada tahun 2000, Sanggar Oloh Guwel tetap eksis sebagai salah satu kelompok seni musik tradisional Gayo. Sanggar ini memiliki sekitar 30 anggota yang secara bergantian berkolaborasi dalam setiap pertunjukan.

Selama lebih dari dua dekade berkarya, Sanggar Oloh Guwel telah menorehkan berbagai prestasi. Mereka empat kali dipercaya mewakili Provinsi Aceh pada festival yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan di Jakarta. Sanggar ini juga meraih Anugerah Pemusik Tradisional Terbaik 2018, penghargaan Arsrtik 2019, masuk 10 Besar Festival Musik Tradisi tingkat nasional pada 2019, serta meraih Juara III Musik Tradisional pada tahun 2020 dalam ajang yang diselenggarakan Uwo Nias bekerja sama dengan Ketua Puspalkam di Jakarta.

Pengalaman internasional juga telah dimiliki Sanggar Oloh Guwel. Pada tahun 2008, mereka tampil mengiringi pembacaan puisi di Kuala Lumpur, Malaysia, dalam peringatan Hari Seniman Sedunia. Selain itu, sanggar ini juga pernah tampil pada panggung ekshibisi musik dalam Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) di Banda Aceh sebagai wakil Aceh Tengah.

Komitmen Sanggar Oloh Guwel dalam menjaga warisan budaya semakin diperkuat ketika alat musik Teganing berhasil ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) pada tahun 2024. Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata dedikasi sanggar dalam melestarikan dan memperkenalkan musik tradisional Gayo, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Keterlibatan Sanggar Oloh Guwel dalam PPN XIV Aceh menjadi salah satu wujud sinergi antara sastra dan seni tradisi, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Gayo kepada para penyair dan tamu dari berbagai negara yang hadir dalam perhelatan sastra internasional tersebut.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tari Bines Gayo Lues Memukau Penonton pada PPN XIV Aceh di Temas River Park

12 Juli 2026 - 22:50 WIB

Seni Gayo Kepung Jakarta, Pegayon Pentaskan Warisan Leluhur Tanoh Gayo

12 Juli 2026 - 20:02 WIB

Gedung GOS Resmi Berubah Fungsi Menjadi Taman Budaya Negeri Gayo

11 Juli 2026 - 12:44 WIB

Bima Alfath Perkenalkan Single “Cinta Tak Bernyawa”, Siap Tampil Perdana di Panggung NEW CELEBRITY

11 Juli 2026 - 12:18 WIB

HSBI Peringati Hari Sastra dengan Pentas Seni di Padepokan Mahagenta

11 Juli 2026 - 01:06 WIB

Nina Nugroho Bergabung dengan IKAC, Wujud Pengabdian untuk Kampung Halaman

10 Juli 2026 - 20:41 WIB

Ahli Waris Kapitan Pattimura Dorong Rumah Pahlawan Nasional Dijadikan Museum

10 Juli 2026 - 18:06 WIB

SCTV Hadirkan “Wajah Cinta Yang Lain”, Dinda Kirana Jalani Transformasi Demi Membalas Pengkhianatan

10 Juli 2026 - 17:12 WIB

Perkuat Akses Pendidikan Anak Marjinal, Gubernur DKI Jakarta Siapkan 8 Hektare Lahan Ekstra

6 Juli 2026 - 16:44 WIB

Hadirkan Genre Bisnis Baru, 10 Bioskop Mini Alfamart Siap Ramaikan Jagat Hiburan

6 Juli 2026 - 16:35 WIB

Trending di RAGAM