Menu

Mode Gelap
Pelindo Sambut Menteri Transportasi Arab Saudi, Bahas Potensi Kerja Sama Kepelabuhanan dan Logistik KAI Gunakan B50 pada Lokomotif, Distribusi BBM Semester I 2026 Ikut Meningkat IDSurvey dan Danantara Investment Management Jalin Kerja Sama Strategis Dukung Pengembangan Sistem Pengolahan Sampah Terintegrasi Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN Petakan Biota Laut, Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan Mulai Rp5.000 Saja, DAMRI Antar Wisatawan dari Kota Denpasar ke Desa Wisata Penglipuran Modernisasi Alat, IPC TPK Panjang Resmi Operasikan QCC 004

PERON

Penjaga Palang Pintu KA di Garut Dikeroyok 4 Orang Usai Tegur Pemotor yang Terobos Palang

badge-check


 Seorang terduga pelaku pengeroyokan mendatangi pos petugas penjaga pintu perlintasan sebidang di Garut. (Ist) Perbesar

Seorang terduga pelaku pengeroyokan mendatangi pos petugas penjaga pintu perlintasan sebidang di Garut. (Ist)

Wartatrans.com, BANDUNG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengusut kasus pengeroyokan terhadap petugas Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 227 Leuwigoong di KM 210+8 petak jalan Karangsari-Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Insiden tersebut terjadi pada Ahad (12/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB saat petugas tengah menjalankan tugas mengamankan perjalanan KA Serayu yang akan melintas.

Manager Humas Daop 2 Bandung Kuswardojo menjelaskan, peristiwa bermula ketika petugas menutup palang pintu perlintasan karena adanya kereta yang akan melintas. Namun, seorang pengendara sepeda motor nekat menerobos area perlintasan yang sudah dinyatakan steril.

“Saat itu petugas menutup palang pintu, karena KA Serayu akan melintas. Petugas pun memberikan teguran kepada pengendara sepeda motor karena menerobos palang pintu yang sudah tertutup,” terang Kuswardojo, Senin (13/7/2026).

Setelah mendapat teguran, pengendara tersebut diduga tidak terima dan meninggalkan lokasi. Tak lama kemudian, ia kembali bersama tiga rekannya dan melakukan pengeroyokan terhadap petugas yang sedang berjaga di pos perlintasan.

“Penerobos itu kembali bersama tiga temannya, lalu melakukan dugaan pemukulan pada petugas Jalur Perlintasan Langsung atau JPL 227. Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengambil langkah lebih lanjut atas insiden itu,” kata Kuswardojo.

Akibat kejadian tersebut, petugas mengalami luka lebam di bagian wajah serta luka gores di tangan. KAI Daop 2 memastikan akan memberikan pendampingan kepada korban selama proses hukum berlangsung.

“Kami kini berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengetahui identitas dan mengejar para pelaku yang melarikan diri itu guna diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata dia.

KAI Daop 2 Bandung juga mengecam keras aksi kekerasan terhadap petugas yang sedang menjalankan tugas menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

“Kami sangat menyayangkan sekaligus mengecam tindakan pengeroyokan terhadap petugas penjaga perlintasan yang sedang menjalankan tugas untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat pengguna jalan raya,” ujar Kuswardojo.

Menurutnya, petugas di lapangan telah menjalankan prosedur operasional sesuai ketentuan demi mencegah potensi kecelakaan di perlintasan sebidang. KAI bersama pemerintah saat ini juga terus meningkatkan upaya keselamatan di perlintasan sebidang.

“Kami terus berupaya dan memastikan kasus ini mendapat penanganan lebih lanjut agar tidak ada kejadian serupa di kemudian hari. Kita semua bertanggungjawab atas keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan raya ketika di perlintasan sebidang,” tegasnya.

KAI kembali mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama dan telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Setiap pengguna jalan wajib berhenti ketika sinyal berbunyi, palang pintu mulai ditutup, atau terdapat isyarat bahwa kereta api akan melintas. Tindakan menerobos perlintasan tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga dapat mengancam keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan lainnya,” tutur Kuswardojo.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Gunakan B50 pada Lokomotif, Distribusi BBM Semester I 2026 Ikut Meningkat

14 Juli 2026 - 21:29 WIB

KAI Resmi Buka Porseni Kereta Api 2026, Diikuti 1.632 Peserta dari 17 Kontingen

14 Juli 2026 - 18:01 WIB

Whoosh Angkut 573 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah, Mobilitas Jakarta-Bandung Meningkat

14 Juli 2026 - 14:54 WIB

KAI Services Tingkatkan Kesiapsiagaan Frontliner melalui Pembinaan K3 di Yogyakarta

14 Juli 2026 - 13:31 WIB

KA Joglosemarkerto jadi Favorit Penumpang, Layani 730 Ribu Pelanggan pada Semester I 2026

14 Juli 2026 - 09:03 WIB

KAI Tanam 25 Pohon Produktif di Balai Yasa Yogyakarta, Perkuat Komitmen Keberlanjutan

13 Juli 2026 - 20:42 WIB

Aksi Jujur Petugas Cleaning KAI Services Kembalikan Dompet Penumpang Tuai Pujian Netizen

13 Juli 2026 - 16:23 WIB

5,5 Juta Penumpang Kereta Api Pakai Face Recognition pada Semester I 2026, Hemat Kertas Setara 75 Pohon

13 Juli 2026 - 15:19 WIB

5 Kereta Api dengan Relasi Terjauh di Indonesia, Ada yang Tempuh Lebih dari 1.000 Kilometer

13 Juli 2026 - 09:29 WIB

KAI Group Layani 7,46 Juta Penumpang Kereta Bandara pada Semester I 2026

12 Juli 2026 - 21:21 WIB

Trending di PERON