Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 terus menunjukkan tren positif. Hingga 12 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 1.188.930 tiket telah terjual untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 29 Maret 2026.
Jumlah penjualan tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dengan berlanjutnya tahapan pembukaan penjualan tiket berikutnya sesuai skema yang telah ditetapkan KAI.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan penjualan tiket Angkutan Lebaran dilakukan secara bertahap mengikuti skema H-45 sebelum tanggal keberangkatan. Skema ini memungkinkan masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik lebih awal dan terukur.
“Penjualan tiket dilakukan secara bertahap agar pelanggan dapat mengatur perjalanan dengan lebih baik, sekaligus memberikan kesempatan yang merata bagi masyarakat,” ujar Anne.
Berdasarkan data sementara per 12 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, sejumlah tanggal mencatat jumlah pelanggan tertinggi. Tanggal 24 Maret 2026 menjadi yang tertinggi dengan 93.079 pelanggan, disusul 19 Maret 2026 sebanyak 89.222 pelanggan, 23 Maret 2026 sebanyak 87.890 pelanggan, serta 18 Maret 2026 dengan 84.885 pelanggan.
Sementara itu, sepuluh kereta api dengan jumlah pelanggan terbanyak pada periode penjualan yang telah dibuka antara lain KA Airlangga relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi (pp) dengan 48.609 pelanggan, KA Bengawan relasi Pasar Senen–Purwosari (pp) sebanyak 39.359 pelanggan, dan KA Serayu relasi Pasar Senen–Kiaracondong–Purwokerto (pp) dengan 38.282 pelanggan.
Selanjutnya, KA Sri Tanjung relasi Ketapang–Lempuyangan (pp) mencatat 36.697 pelanggan, KA Kahuripan relasi Kiaracondong–Blitar (pp) sebanyak 35.184 pelanggan, KA Sawunggalih relasi Kutoarjo–Pasar Senen (pp) dengan 32.546 pelanggan, serta KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjung Karang (pp) sebanyak 30.986 pelanggan.
Adapun KA Probowangi relasi Surabaya Gubeng–Ketapang (pp) mencatat 21.864 pelanggan, KA Joglosemarkerto relasi Solo Balapan–Purwokerto–Tegal–Semarang Tawang–Solo Balapan sebanyak 20.982 pelanggan, dan KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuklinggau (pp) dengan 19.593 pelanggan.
Anne mengimbau masyarakat yang belum memperoleh tiket pada tanggal atau relasi yang diinginkan untuk terus memantau tahapan pembukaan penjualan selanjutnya. Pelanggan juga dapat memanfaatkan fitur connecting train pada aplikasi Access by KAI sebagai alternatif perjalanan.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk membeli tiket melalui kanal resmi KAI, seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta mitra resmi yang bekerja sama dengan KAI guna memastikan keamanan dan kenyamanan transaksi,” tutup Anne.(****)





















