Menu

Mode Gelap
KAI Daop 7 Madiun Edukasi Pelajar Nganjuk tentang Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api Berkah Jelang Ramadhan: Hadirkan Promo Rute Antarkota Favorit DAMRI Mulai 120 Ribuan! Stasiun Jatake Perkuat Akomodasi Mobilitas Wilayah Barat Jawa melalui Pengembangan Layanan Bertahap KAI Perkuat Integrasi Antarmoda untuk Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran 2026 Pemkab Kapuas Hulu Sambut Tiga Atlet NPCI Berprestasi Nasional dan Internasional Jelang Musprov Inkindo Sulteng, Gufran Ahmad: Momentum Strategis Dukung Pembangunan Daerah

PERON

Penjualan Tiket Kereta Api Nataru 2025/2026 Tembus 4,1 Juta, Naik 10,86 Persen

badge-check


 Penjualan Tiket Kereta Api Nataru 2025/2026 Tembus 4,1 Juta, Naik 10,86 Persen Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencapai 4.135.783 tiket hingga Ahad (4/1) pukul 08.00 WIB. Angka ini tumbuh 10,86 persen dibanding periode Nataru tahun sebelumnya dan masih berpotensi meningkat seiring penjualan yang berlangsung hingga pukul 24.00 WIB.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa pertumbuhan penjualan didorong oleh kuatnya mobilitas antarwilayah dengan pola perjalanan yang fleksibel. Data menunjukkan tingginya aktivitas naik dan turun pelanggan di berbagai stasiun antara dalam satu lintasan perjalanan, sehingga tingkat pemanfaatan layanan meningkat.

“Selama masa Nataru, kereta api berperan sebagai penghubung mobilitas antarwilayah. Perjalanan pelanggan tersebar di berbagai stasiun, baik pada layanan jarak jauh maupun lokal,” ujar Anne.

Penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat 3.363.058 tiket, setara 121,8 persen dari kapasitas 2.761.048 tempat duduk. Penjualan tiket kereta api lokal mencapai 772.725 tiket, atau 103,7 persen dari kapasitas 745.056 tempat duduk. Secara keseluruhan, KAI menyediakan 3.506.104 tempat duduk selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, dengan tingkat keterisian agregat mencapai 118,0 persen.

Data harian menunjukkan konsistensi volume pelanggan sepanjang periode Nataru, dengan puncak pergerakan tercatat pada 28 Desember 2025 sebanyak 269.719 pelanggan, serta volume harian yang tetap terjaga di atas 200 ribu pelanggan per hari hingga awal Januari 2026. Pola ini mencerminkan permintaan perjalanan yang berkelanjutan.

Anne menambahkan bahwa distribusi stasiun keberangkatan dan tujuan favorit menunjukkan pemerataan arus perjalanan di berbagai wilayah, sekaligus memperkuat peran stasiun sebagai simpul mobilitas regional.

“Kondisi ini menjadi dasar evaluasi operasional KAI, mencakup pengelolaan kapasitas, pengaturan jadwal, dan penguatan layanan sesuai kebutuhan pelanggan di setiap koridor perjalanan,” jelas Anne.

Pada periode yang sama, program diskon tarif 30 persen untuk kereta api ekonomi komersial yang berlaku 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 mencatat penjualan 1.490.523 tiket dari 1.509.080 tempat duduk yang disediakan, atau setara 99 persen, sehingga memperluas akses masyarakat terhadap layanan kereta api selama libur akhir tahun.

Anne menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kepercayaan yang diberikan kepada KAI selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

“KAI mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pelanggan. Setiap masukan dan kritik menjadi bagian dari evaluasi untuk menjaga konsistensi layanan dan meningkatkan kualitas perjalanan ke depan,” tutup Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mitigasi Risiko Kecelakaan Angkutan Barang di Perlintasan Sebidang

3 Februari 2026 - 06:50 WIB

Stasiun Jatake Layani Lebih dari 5 Ribu Pengguna dalam Empat Hari Operasional

1 Februari 2026 - 20:18 WIB

Minat Mudik Lebaran Tinggi, KAI Daop 7 Madiun Sudah Catat 19.110 Penumpang

31 Januari 2026 - 20:48 WIB

KAI Daop 7 Madiun Buka Pemesanan Tiket Angkutan Lebaran 2026

31 Januari 2026 - 19:10 WIB

Mulai 1 Februari Dini Hari, KAI Daop Yogyakarta Buka Penjualan Tiket H-3 Lebaran 2026

31 Januari 2026 - 18:25 WIB

Trending di PERON