Menu ✖

Mode Gelap
Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

Uncategorized

Tiket KA Reguler Lebaran Masih Tersedia, KAI Ajak Masyarakat Rencanakan Libur Lebaran Sejak Dini

badge-check


 Tiket KA Reguler Lebaran Masih Tersedia, KAI Ajak Masyarakat Rencanakan Libur Lebaran Sejak Dini Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa penjualan tiket kereta api reguler untuk masa Angkutan Lebaran 2026 terus bergerak positif seiring penerapan skema penjualan bertahap H-45. Skema ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik dengan pilihan tanggal dan relasi yang lebih beragam.

Melalui pengaturan Angkutan Lebaran 2026, KAI membuka penjualan tiket secara bertahap mulai H-3, H-2, H-1, H1, hingga H2 Lebaran. Pola tersebut dirancang untuk memberi fleksibilitas waktu perjalanan sekaligus mendukung pengelolaan arus penumpang yang lebih seimbang di berbagai tanggal keberangkatan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa hingga 5 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, total pemesanan tiket untuk periode 11 Maret hingga 22 Maret 2026 telah mencapai 496.967 tiket. Saat ini, pemesanan tiket baru dapat dilakukan hingga 22 Maret 2026 sesuai skema H-45, dan angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring masih berlangsungnya penjualan.

Secara rinci, pada H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026 tercatat 58.430 tiket telah terjual. Penjualan tiket H-2 Lebaran atau 19 Maret 2026 mencapai 60.577 tiket. Untuk H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026, tiket yang telah dipesan mencapai 47.490 tiket. Sementara itu, pada H1 Lebaran atau 21 Maret 2026 tercatat 41.228 tiket telah terjual, dan pada H2 Lebaran atau 22 Maret 2026 sebanyak 39.802 tiket telah dipesan.

Berdasarkan data tersebut, H-3 dan H-2 Lebaran masih menjadi tanggal keberangkatan dengan tingkat pemesanan tertinggi. Meski demikian, KAI mencatat bahwa tiket pada tanggal lain di sekitar periode Lebaran masih tersedia dan dapat dimanfaatkan sebagai alternatif perjalanan bagi masyarakat.

Penerapan skema penjualan H-45 juga memungkinkan KAI mengelola pergerakan penumpang secara lebih proporsional. Dengan perencanaan sejak dini, pelanggan memiliki kesempatan lebih besar untuk memilih jadwal dan layanan kereta api reguler sesuai kebutuhan perjalanan masing-masing.

Anne menambahkan bahwa KAI terus menyiapkan langkah operasional untuk mendukung kelancaran Angkutan Lebaran, termasuk rencana pengoperasian KA tambahan yang akan diumumkan setelah proses finalisasi. Di sisi lain, KAI melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana perkeretaapian, mencakup lokomotif dan rangkaian kereta, guna memastikan seluruh layanan berada dalam kondisi optimal saat melayani pelanggan pada periode puncak mudik dan balik.

Dalam rangka menjaga ketertiban layanan, sistem ticketing KAI menerapkan mekanisme pemesanan yang transparan dan terkontrol. Setiap tiket wajib menggunakan identitas asli penumpang dengan ketentuan satu identitas untuk satu nama. Proses boarding juga didukung pemanfaatan teknologi face recognition serta pembatasan transaksi per kode booking guna memastikan tiket digunakan oleh pelanggan yang berhak.

KAI mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi, yaitu aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, serta mitra resmi Online Travel Agent (OTA) yang bekerja sama dengan KAI, guna menghindari potensi penipuan dan memastikan keabsahan tiket perjalanan.

Selain itu, KAI menerapkan ketentuan khusus dalam pemesanan tiket rombongan untuk menjaga pemerataan akses bagi masyarakat. Alokasi tiket rombongan dibatasi maksimal 10 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia, dengan prioritas utama diberikan kepada program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah dan berbagai instansi.

“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dengan mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan transparansi. Dengan dukungan seluruh Insan KAI Group, kami ingin memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 dengan kereta api berlangsung tertib, aman, dan memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi masyarakat,” tutup Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dinas Sosial Kabupaten Fakfak Prioritaskan Pembenahan Data demi Bantuan Tepat Sasaran

28 September 2026 - 16:04 WIB

Penumpang Melahirkan di Kereta KRL Rute Serpong

24 September 2026 - 18:46 WIB

Afternoon Coffee KSOP Muara Angke, Bahas Manifest, Kespel, dan Kesiapsiagaan Darurat

21 September 2026 - 22:25 WIB

Ultrajaya dan Frisian Flag Bersatu, Peta Susu RI Berubah

21 September 2026 - 21:53 WIB

Jakarta-New York: Diplomasi Kota, Transportasi, dan Rp5,2 Triliun

21 September 2026 - 21:47 WIB

Akses Utama Pemkab Fakfak Ditutup Tanpa Alasan Jelas, Pelayanan Publik Dipertanyakan

21 September 2026 - 20:27 WIB

Sanfest 2026: Ketika Santri Menggerakkan Ayat Al-Qur’an Melalui Film

21 September 2026 - 19:30 WIB

Menteri PU Pastikan Daerah Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Sudah Tidak Terisolir Lagi

21 September 2026 - 18:18 WIB

Pegayon Angkat Motif Pepir Gayo, Forum Budaya Disiapkan untuk Hidupkan Seni di Kem Seni Antara

20 September 2026 - 15:47 WIB

PPA Aceh Tengah Tindak Lanjut Proposal Bantuan ke PT THL

18 September 2026 - 07:33 WIB

Trending di Uncategorized