Wartatrans.com, BANDUNG – Kereta Cepat Whoosh menjadi salah satu moda transportasi yang digunakan peserta FIFA ASEAN Cup 2026 untuk mendukung mobilitas selama turnamen berlangsung.
Lebih dari 100 pemain, ofisial tim, panitia, dan perangkat pertandingan tercatat telah menggunakan Whoosh dalam perjalanan dari Jakarta menuju Bandung.
Tim Thailand, Pakistan, serta sejumlah tim peserta lainnya memanfaatkan layanan Whoosh untuk menuju Bandung. Dalam setiap perjalanan, jumlah rombongan mencapai hingga 40 penumpang.
Selain pemain dan ofisial, match officials FIFA yang bertugas dalam pertandingan di Bandung juga menggunakan Whoosh untuk menunjang mobilitas selama turnamen.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, penggunaan Whoosh oleh peserta dan penyelenggara FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kebanggaan sekaligus bentuk kepercayaan terhadap layanan kereta cepat Indonesia.
“FIFA ASEAN Cup merupakan ajang internasional yang diikuti pemain dan ofisial dari berbagai negara. Kami ingin menjadikan momentum ini untuk memperkenalkan Whoosh sebagai kebanggaan Indonesia yang memiliki layanan berstandar tinggi, cepat, aman, dan nyaman,” ujar Eva.
Menurut Eva, penggunaan Whoosh membantu peserta menempuh perjalanan Jakarta-Bandung secara lebih efisien. Waktu perjalanan yang lebih singkat membuat mobilitas pemain, ofisial, dan perangkat pertandingan dapat disesuaikan dengan agenda serta jadwal pertandingan.
KCIC juga memberikan dukungan terhadap kebutuhan perjalanan rombongan peserta turnamen. Dukungan mencakup koordinasi pemesanan tiket, proses keberangkatan, penanganan barang bawaan, hingga pendampingan rombongan selama berada di stasiun.
Untuk memudahkan peserta, KCIC turut menyediakan helpdesk FIFA ASEAN Cup di stasiun. Fasilitas tersebut berfungsi memberikan informasi sekaligus mengarahkan rombongan tim, panitia, dan perangkat pertandingan selama menggunakan layanan Whoosh.
Dari sisi keamanan, KCIC berkoordinasi dengan Polres Cimahi di Stasiun Padalarang. Koordinasi meliputi pengamanan, pengaturan kedatangan rombongan, hingga proses perpindahan peserta dari stasiun menuju kendaraan lanjutan.
“KCIC berkomitmen mendukung kebutuhan perjalanan para pemain, ofisial, dan perangkat pertandingan agar berlangsung aman, nyaman, dan tertib. Pelayanan serta pengamanan di stasiun telah dikoordinasikan agar mobilitas rombongan berjalan lancar tanpa mengganggu pelayanan kepada penumpang reguler,” tutup Eva.(fahmi)



























