Menu ✖

Mode Gelap
Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

ANJUNGAN

Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim

badge-check


 Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) bersama PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC) bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional 2025, kembali menegaskan komitmen nyata sekaligus memperkuat kolaborasi strategis dalam mendukung pengembangan talenta muda melalui program Port Connect 2025.

Mengusung tema “Confident Youth, Connected Ports, Stronger Economy”, kegiatan ini bukan hanya menjadi wadah edukasi, tetapi juga simbol sinergi antara dunia pendidikan dan industri kepelabuhanan, serta wujud implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan yang berkelanjutan.

Acara yang berlangsung di Ruang Serba Guna Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta ini menghadirkan 100 peserta inti dari kalangan mahasiswa, dosen, serta praktisi industri. Hadir sebagai narasumber utama, Dwi Rahmad Toto Sugiarto (Direktur Komersial & Pengembangan Usaha) dan Sugeng Mulyadi (Direktur Utama IPCC), yang membawakan Port Insight Talk Cluster Business Multipurpose.

Diskusi ini menyoroti peran pelabuhan multipurpose bukan hanya sebagai titik transit kargo, tetapi juga sebagai pusat ekonomi terintegrasi melalui pembentukan klaster bisnis.

Selain sesi berbagi wawasan, acara juga menghadirkan Diskusi Tematik bersama mahasiswa Prodi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital serta Prodi Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim, yang dimoderatori oleh akademisi dan praktisi berpengalaman.

Kegiatan ini dirancang untuk membuka ruang dialog interaktif, memperkaya perspektif mahasiswa tentang dinamika industri kepelabuhanan, serta menumbuhkan semangat kolaborasi lintas sektor.

Tidak hanya itu, bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan diwujudkan melalui pemberian bantuan alat penunjang pendidikan kepada mahasiswa berprestasi dari kedua program studi terkait. Langkah ini menegaskan komitmen PTP Nonpetikemas dan IPCC dalam mendukung generasi muda agar semakin siap menghadapi tantangan global.

Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Dr. Kurniawati, M.Si mengatakan ”Kegiatan pengenalan perusahaan khususnya dunia kepelabuhanan bagi civitas akademik pada dua jurusan Ilmu Sosial dan Kehumasan serta Manajemen Transportasi dan Logistik Maritim menjadi gerbang utama untuk membuka wawasan bagi mahasiswa bahwa dunia kerja tidak hanya selalu menjadi pegawai negeri, namun berkarir di perusahaan swasta dapat menjadi salah satu pilihan terbaik”, ujar Kurniawati.

“Bagi IPCC, Port Connect adalah bukti nyata bahwa kolaborasi lintas perusahaan dan dunia pendidikan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya percaya diri, tetapi juga siap bersaing di tingkat global. Kami berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif yang memperkuat ekosistem kepelabuhanan sekaligus memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat,” ungkap Sugeng Mulyadi, Direktur Utama IPCC.

“Kami percaya bahwa masa depan industri kepelabuhanan bergantung pada talenta muda yang inovatif dan bersemangat. Port Connect menjadi jembatan penting antara dunia akademik dan industri, sekaligus sarana untuk menumbuhkan kepedulian sosial terhadap pendidikan,” ujar Dwi Rahmad Toto Sugiarto, Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PTP Nonpetikemas.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, mahasiswa juga diajak berpartisipasi dalam Lomba “Add Yours” via Instagram Story dengan konsep “A Day in My Life”. Kompetisi ini mendorong kreativitas mahasiswa dalam mendokumentasikan pengalaman mereka selama acara, sekaligus memperluas jangkauan pesan edukatif melalui media sosial.

Dengan semangat Go Green yang diusung dalam setiap kegiatan dimana hal ini menunjukkan konsep keberlanjutan sebagai prinsip tata kelola baik IPCC maupun PTP Nonpetikemas pada kesempatan ini seluruh peserta diperkenalkan dengan campaign Zero Plastic Waste melalui pemberian tumbler ramah lingkungan dan dapat mengisi air minum secara berulang sesuai dengan kebutuhan.

Port Connect 2025 tidak hanya menjadi forum edukasi, tetapi juga simbol kolaborasi berkelanjutan antara pelabuhan, pendidikan, dan masyarakat.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik

1 Oktober 2026 - 10:43 WIB

KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

1 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027

1 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara

1 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20%

1 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi

1 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global

1 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎

1 Oktober 2026 - 03:08 WIB

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Terminal Teluk Lamong Edukasi Siswa tentang Pemilahan Sampah

30 September 2026 - 20:34 WIB

Dukung Program Presiden Prabowo, KKP Siapkan Produk Perikanan untuk Menu MBG

30 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di RAGAM