Menu

Mode Gelap
Angkutan Lebaran 2026 KAI Cetak Rekor Tertinggi, Okupansi Harian Tembus Lebih 140% Satgas Antinarkoba Dibentuk, Pemkab Bogor Perluas Jangkauan hingga Desa Perang Timur Tengah Ganggu Ekspor RI, Biaya Logistik Melonjak hingga Tiga Kali Lipat Tiga Titik Tanggul Sungai Tuntang di Demak Jebol Sekaligus, Empat Kecamatan Terendam Air Tradisi Membaca, Memahami Kita – Memahami Gen-Z Penumpang Angkutan Laut Lebaran Naik 9,86%, Tembus 2,02 Juta

RAGAM

PPSI Kabupaten Bogor Jajaki Kolaborasi Seni Budaya dengan Yayasan Surawisesa

badge-check


 PPSI Kabupaten Bogor Jajaki Kolaborasi Seni Budaya dengan Yayasan Surawisesa Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Pencak Silat Indonesia (DPD PPSI) Kabupaten Bogor mulai menegaskan arah geraknya pada upaya pelestarian seni budaya. Usai terpilih sebagai ketua, Dodi Mulya Wibawa, S.Kom., langsung melakukan konsolidasi dengan berbagai elemen seni dan budaya di Kabupaten Bogor.

Langkah awal tersebut ditandai dengan kunjungan jajaran pengurus PPSI ke Yayasan Seni Budaya Surawisesa di Karadenan, Cibinong, Sabtu, 24 Januari 2026. PPSI diwakili oleh Rasyid selaku bendahara bersama pengurus bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK).

Kehadiran PPSI disambut Ketua Sanggar sekaligus Ketua Yayasan Surawisesa, R. Dadang Supadma, didampingi Dewan Pembina Yayasan, Putra Gara. Pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk membangun kerja sama pelestarian seni budaya, khususnya pencak silat sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

“Kita harus saling mendukung lintas lembaga. Selama tujuannya untuk menjaga dan menghidupkan seni budaya, semua harus bergerak bersama,” ujar Dadang Supadma.

Putra Gara menilai silaturahmi tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem kebudayaan di Kabupaten Bogor. Menurut dia, pencak silat tidak hanya sebagai olahraga bela diri, tetapi juga sebagai ekspresi seni, nilai, dan identitas budaya.

“Pelestarian seni budaya tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kebersamaan dan komitmen antarkomunitas agar nilai-nilai budaya tetap hidup dan relevan,” kata Gara.

Sementara itu, Rasyid menyampaikan bahwa PPSI ingin membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan para pelaku seni dan budaya. Melalui kerja sama tersebut, PPSI berharap dapat menghadirkan kegiatan yang kreatif, edukatif, dan berkelanjutan.

“Sebagai kepengurusan baru, kami ingin PPSI hadir tidak hanya dalam konteks organisasi, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan pelestarian budaya. Dukungan dari Yayasan Seni Budaya Surawisesa tentu menjadi kekuatan penting,” ujar Rasyid.

Kolaborasi antara PPSI dan Yayasan Seni Budaya Surawisesa diharapkan dapat melahirkan program-program bersama yang mendorong regenerasi, penguatan identitas budaya, serta keberlanjutan seni tradisi di Kabupaten Bogor.*** (MY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Antinarkoba Dibentuk, Pemkab Bogor Perluas Jangkauan hingga Desa

4 April 2026 - 18:18 WIB

Tiga Titik Tanggul Sungai Tuntang di Demak Jebol Sekaligus, Empat Kecamatan Terendam Air

4 April 2026 - 17:52 WIB

Tradisi Membaca, Memahami Kita – Memahami Gen-Z

4 April 2026 - 16:03 WIB

Pelatihan CTO Perkuat SDM Andal di Terminal Petikemas Berlian untuk Akselerasi Transformasi

3 April 2026 - 19:12 WIB

Polemik Toko Kue Gambang Semarang Kian Berkembang Liar, Owner Sesungguhnya Sulit Ditemui

3 April 2026 - 14:09 WIB

Pascagempa Sulut, PGE Pastikan PLTP Lahendong Aman dan Beroperasi Stabil

3 April 2026 - 13:42 WIB

Badai Siap Poles Peserta Band Academy Jadi Musisi Profesional

3 April 2026 - 12:27 WIB

Komunitas Seni Kuflet Gelar Tur Literasi Sumatera di Jambi, Sasar Kampus hingga Komunitas

3 April 2026 - 05:36 WIB

INDOSIAR Luncurkan “Band Academy”, Upaya Hidupkan Kembali Era Musik Band Indonesia

3 April 2026 - 05:26 WIB

Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4

2 April 2026 - 23:40 WIB

Trending di JALUR