Menu

Mode Gelap
Menyusuri Jejak Laskar Pelangi, DAMRI Hadirkan Transportasi Wisata Terjangkau di Bangka Belitung PPSI Kabupaten Bogor Jajaki Kolaborasi Seni Budaya dengan Yayasan Surawisesa Sanksi PT RUJ Dicabut, Syarat Administrasi Terpenuhi KAI Daop 4 Memberlakukan Skema Pemesanan H-45 Tiket Lebaran 2026 IFF Gelar Reuni 38 Tahun Bertema “Baku Dapa Lagi” Rayakan HUT ke-56, Pelita Air Bagi-Bagi Tiket Gratis ke Singapura & Lombok

RAGAM

PPSI Kabupaten Bogor Jajaki Kolaborasi Seni Budaya dengan Yayasan Surawisesa

badge-check


					PPSI Kabupaten Bogor Jajaki Kolaborasi Seni Budaya dengan Yayasan Surawisesa Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Pencak Silat Indonesia (DPD PPSI) Kabupaten Bogor mulai menegaskan arah geraknya pada upaya pelestarian seni budaya. Usai terpilih sebagai ketua, Dodi Mulya Wibawa, S.Kom., langsung melakukan konsolidasi dengan berbagai elemen seni dan budaya di Kabupaten Bogor.

Langkah awal tersebut ditandai dengan kunjungan jajaran pengurus PPSI ke Yayasan Seni Budaya Surawisesa di Karadenan, Cibinong, Sabtu, 24 Januari 2026. PPSI diwakili oleh Rasyid selaku bendahara bersama pengurus bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK).

Kehadiran PPSI disambut Ketua Sanggar sekaligus Ketua Yayasan Surawisesa, R. Dadang Supadma, didampingi Dewan Pembina Yayasan, Putra Gara. Pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk membangun kerja sama pelestarian seni budaya, khususnya pencak silat sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

“Kita harus saling mendukung lintas lembaga. Selama tujuannya untuk menjaga dan menghidupkan seni budaya, semua harus bergerak bersama,” ujar Dadang Supadma.

Putra Gara menilai silaturahmi tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem kebudayaan di Kabupaten Bogor. Menurut dia, pencak silat tidak hanya sebagai olahraga bela diri, tetapi juga sebagai ekspresi seni, nilai, dan identitas budaya.

“Pelestarian seni budaya tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kebersamaan dan komitmen antarkomunitas agar nilai-nilai budaya tetap hidup dan relevan,” kata Gara.

Sementara itu, Rasyid menyampaikan bahwa PPSI ingin membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan para pelaku seni dan budaya. Melalui kerja sama tersebut, PPSI berharap dapat menghadirkan kegiatan yang kreatif, edukatif, dan berkelanjutan.

“Sebagai kepengurusan baru, kami ingin PPSI hadir tidak hanya dalam konteks organisasi, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan pelestarian budaya. Dukungan dari Yayasan Seni Budaya Surawisesa tentu menjadi kekuatan penting,” ujar Rasyid.

Kolaborasi antara PPSI dan Yayasan Seni Budaya Surawisesa diharapkan dapat melahirkan program-program bersama yang mendorong regenerasi, penguatan identitas budaya, serta keberlanjutan seni tradisi di Kabupaten Bogor.*** (MY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menyusuri Jejak Laskar Pelangi, DAMRI Hadirkan Transportasi Wisata Terjangkau di Bangka Belitung

24 Januari 2026 - 21:03 WIB

Sanksi PT RUJ Dicabut, Syarat Administrasi Terpenuhi

24 Januari 2026 - 18:24 WIB

Mahasiswa KKN UNS 75 Gelar Edukasi Hipertensi di Borobudur

24 Januari 2026 - 08:25 WIB

Guru Terjebak Sistem: UU Kalah oleh Kebijakan

24 Januari 2026 - 07:54 WIB

Catatan Halimah Munawir: Taman Ismail Marzuki, Ibu yang Tak Boleh Dibunuh

24 Januari 2026 - 07:31 WIB

Trending di RAGAM