Menu

Mode Gelap
Jakarta Butuh Hub Logistik Dirjen Perhubungan Udara Tinjau Bandara Terdampak Gempa NTT Suroto Ketua RW 06 Cengbar Jakbar: Bangun Kepedulian dan Kebersamaan Warga Dengan Semangat Kemerdekaan Sempat Memanas Gegara Lagu, Valdy Nyonk dan Ecko Show Akhirnya Berdamai Pedang, Amanah, dan Marwah Linge Gubernur Jateng Mengingatkan DCF 2026 Agar Menjaga Identitas Daerah

RAGAM

PPSI Kabupaten Bogor Jajaki Kolaborasi Seni Budaya dengan Yayasan Surawisesa

badge-check


 PPSI Kabupaten Bogor Jajaki Kolaborasi Seni Budaya dengan Yayasan Surawisesa Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Pencak Silat Indonesia (DPD PPSI) Kabupaten Bogor mulai menegaskan arah geraknya pada upaya pelestarian seni budaya. Usai terpilih sebagai ketua, Dodi Mulya Wibawa, S.Kom., langsung melakukan konsolidasi dengan berbagai elemen seni dan budaya di Kabupaten Bogor.

Langkah awal tersebut ditandai dengan kunjungan jajaran pengurus PPSI ke Yayasan Seni Budaya Surawisesa di Karadenan, Cibinong, Sabtu, 24 Januari 2026. PPSI diwakili oleh Rasyid selaku bendahara bersama pengurus bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK).

Kehadiran PPSI disambut Ketua Sanggar sekaligus Ketua Yayasan Surawisesa, R. Dadang Supadma, didampingi Dewan Pembina Yayasan, Putra Gara. Pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk membangun kerja sama pelestarian seni budaya, khususnya pencak silat sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

“Kita harus saling mendukung lintas lembaga. Selama tujuannya untuk menjaga dan menghidupkan seni budaya, semua harus bergerak bersama,” ujar Dadang Supadma.

Putra Gara menilai silaturahmi tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem kebudayaan di Kabupaten Bogor. Menurut dia, pencak silat tidak hanya sebagai olahraga bela diri, tetapi juga sebagai ekspresi seni, nilai, dan identitas budaya.

“Pelestarian seni budaya tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kebersamaan dan komitmen antarkomunitas agar nilai-nilai budaya tetap hidup dan relevan,” kata Gara.

Sementara itu, Rasyid menyampaikan bahwa PPSI ingin membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan para pelaku seni dan budaya. Melalui kerja sama tersebut, PPSI berharap dapat menghadirkan kegiatan yang kreatif, edukatif, dan berkelanjutan.

“Sebagai kepengurusan baru, kami ingin PPSI hadir tidak hanya dalam konteks organisasi, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan pelestarian budaya. Dukungan dari Yayasan Seni Budaya Surawisesa tentu menjadi kekuatan penting,” ujar Rasyid.

Kolaborasi antara PPSI dan Yayasan Seni Budaya Surawisesa diharapkan dapat melahirkan program-program bersama yang mendorong regenerasi, penguatan identitas budaya, serta keberlanjutan seni tradisi di Kabupaten Bogor.*** (MY)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Suroto Ketua RW 06 Cengbar Jakbar: Bangun Kepedulian dan Kebersamaan Warga Dengan Semangat Kemerdekaan

30 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Sempat Memanas Gegara Lagu, Valdy Nyonk dan Ecko Show Akhirnya Berdamai

30 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Pedang, Amanah, dan Marwah Linge

30 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Jateng Mengingatkan DCF 2026 Agar Menjaga Identitas Daerah

30 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Aset Master Lagu Diduga Dialihkan Tanpa Izin, Valdy Nyong Somasi Label Ide Timur 

30 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Manusia Di Antara Dua Setan 

30 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Sastra Semesta #16 Rayakan 7 Tahun, Komunitas Seni Didorong Jadi Penggerak Pemajuan Kebudayaan

29 Agustus 2026 - 22:23 WIB

BNN Kabupaten Gianyar Meriahkan Peringatan Hari Pramuka ke-65 melalui Pameran UMKM, Expo dan Panggung Kreatif, 50 Anggota Pramuka di Tes Urin

29 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Agnez Mo Inspirasi Perdana di Indonesia Berkarya Besutan InJourney Airports

29 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Sumber Air Baku IPA Kudu Menurun, Pelanggan PDAM di Semarang Diminta Siaga

29 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Trending di RAGAM