Menu ✖

Mode Gelap
Kemenhub Pastikan Fuel Surcharge Penerbangan Domestik November 2026 Tetap 40% Pemuda Kalai Anim Didorong Kuasai Jurnalistik, Suarakan Aspirasi Kampung Lewat Media Formas dan BNPB Bahas Uji Coba Kembali Cairan Penanggulangan Karhutla di Sumatera Selatan Syahrial Abadi, penggerak perjuangan Jalan dan Jembatan Tajuk Enang-Enang, berpulang Ditjen Hubdat Temukan Pelanggaran Bus AntarKota Didominasi Penyimpangan Trayek Jasa Raharja Pastikan Seluruh Korban Kecelakaan Truk di Bekasi Terjamin Santunan

RAGAM

PPSI Kabupaten Bogor Jajaki Kolaborasi Seni Budaya dengan Yayasan Surawisesa

badge-check


 PPSI Kabupaten Bogor Jajaki Kolaborasi Seni Budaya dengan Yayasan Surawisesa Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Pencak Silat Indonesia (DPD PPSI) Kabupaten Bogor mulai menegaskan arah geraknya pada upaya pelestarian seni budaya. Usai terpilih sebagai ketua, Dodi Mulya Wibawa, S.Kom., langsung melakukan konsolidasi dengan berbagai elemen seni dan budaya di Kabupaten Bogor.

Langkah awal tersebut ditandai dengan kunjungan jajaran pengurus PPSI ke Yayasan Seni Budaya Surawisesa di Karadenan, Cibinong, Sabtu, 24 Januari 2026. PPSI diwakili oleh Rasyid selaku bendahara bersama pengurus bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK).

Kehadiran PPSI disambut Ketua Sanggar sekaligus Ketua Yayasan Surawisesa, R. Dadang Supadma, didampingi Dewan Pembina Yayasan, Putra Gara. Pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk membangun kerja sama pelestarian seni budaya, khususnya pencak silat sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

“Kita harus saling mendukung lintas lembaga. Selama tujuannya untuk menjaga dan menghidupkan seni budaya, semua harus bergerak bersama,” ujar Dadang Supadma.

Putra Gara menilai silaturahmi tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem kebudayaan di Kabupaten Bogor. Menurut dia, pencak silat tidak hanya sebagai olahraga bela diri, tetapi juga sebagai ekspresi seni, nilai, dan identitas budaya.

“Pelestarian seni budaya tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kebersamaan dan komitmen antarkomunitas agar nilai-nilai budaya tetap hidup dan relevan,” kata Gara.

Sementara itu, Rasyid menyampaikan bahwa PPSI ingin membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan para pelaku seni dan budaya. Melalui kerja sama tersebut, PPSI berharap dapat menghadirkan kegiatan yang kreatif, edukatif, dan berkelanjutan.

“Sebagai kepengurusan baru, kami ingin PPSI hadir tidak hanya dalam konteks organisasi, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan pelestarian budaya. Dukungan dari Yayasan Seni Budaya Surawisesa tentu menjadi kekuatan penting,” ujar Rasyid.

Kolaborasi antara PPSI dan Yayasan Seni Budaya Surawisesa diharapkan dapat melahirkan program-program bersama yang mendorong regenerasi, penguatan identitas budaya, serta keberlanjutan seni tradisi di Kabupaten Bogor.*** (MY)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pemuda Kalai Anim Didorong Kuasai Jurnalistik, Suarakan Aspirasi Kampung Lewat Media

2 November 2026 - 15:53 WIB

Formas dan BNPB Bahas Uji Coba Kembali Cairan Penanggulangan Karhutla di Sumatera Selatan

2 November 2026 - 14:19 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Gelar Pendidikan Politik Kewarganegaraan, Diikuti 300 Peserta dari Berbagai Kecamatan di Kabupaten Bogor

2 November 2026 - 13:22 WIB

Festival Sastra Jakarta 2026, Perkuat Komunitas dan Regenerasi Sastrawan

2 November 2026 - 13:18 WIB

Ananda Omesh Punya Banyak Cerita dengan Kereta, Jadi Brand Ambassador Kampanye Ayo Naik Kereta

2 November 2026 - 10:29 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Luncurkan Gala Indonesia Bercerita 2026–2027, Perkuat Pelestarian Cerita Rakyat Nusantara

2 November 2026 - 05:27 WIB

Bedah Puisi “Ay Lien dalam Empat Babak”, Menguak Jejak Kemanusiaan dan Sejarah dalam Diskusi Sastra di Magelang

2 November 2026 - 03:41 WIB

Teuku Iskandar Muda pimpin ORARI Bener Meriah, Muslok pertama tetapkan arah organisasi

1 November 2026 - 17:52 WIB

Borobudur Disorot: Kesejahteraan Warga dan Kontroversi Konser Andrea Bocelli

1 November 2026 - 11:31 WIB

Pengamanan Konser Andrea Bocelli di Borobudur Libatkan Ribuan Personel, Terbesar Sepanjang Sejarah?

1 November 2026 - 10:58 WIB

Trending di SENI BUDAYA